Info Parenting

Catat, Ini 10 Cara Mengatasi Speech Delay pada Anak di Rumah

February 17, 2021 | Dewi Nurfitriyana | dr. Pitoyo Marbun
no-image

Setiap anak memiliki fase pertumbuhan yang berbeda-beda. Namun ada kalanya orang tua tetap cemas, terutama saat si Kecil tidak menguasai keterampilan yang dimiliki sebagian besar anak lain pada usia mereka.

Salah satu yang paling umum misalnya adalah kemampuan berbicara, yang biasa disebut dengan istilah speech delay.

Meski banyak yang tidak bersifat serius dan bisa dikejar oleh anak seiring dengan perkembangan waktu, tetapi tak ada salahnya mengenal hal ini lebih jauh lewat ulasan berikut.

Baca juga: Ini Lho Penyebab Anak Sulit Membaca yang Harus Diketahui Orang Tua, Apa Saja?

Apa itu speech delay?

Dilansir Healthline, speech delay pada dasarnya adalah kondisi keterlambatan anak dalam berkomunikasi, baik secara verbal maupun nonverbal.

Anak dengan kondisi ini mungkin mampu membuat suara yang benar dan mengucapkan beberapa kata. Tetapi mereka sulit membentuk kalimat yang masuk akal. Mereka juga mungkin sulit memahami ucapan orang lain.

Speech delay bisa menjadi gejala dari banyak gangguan lain. Misalnya seperti keterbelakangan mental, gangguan pendengaran, kelainan psikososial, autisme, dan lain-lain.

Ini telah menjadi perhatian sejak lama, karena sangat mungkin berdampak pada kehidupan pribadi anak, baik dari sisi sosial, akademis dan bahkan kognitifnya.

Mengatasi speech delay pada anak

Menurut American Academy of Family Physicians atau AAFP, penanganan anak dengan keterlambatan bicara harus dilakukan dengan menyesuaikan kondisi masing-masing anak.

Ini mungkin akan melibatkan sebuah tim yang terdiri dari dokter, ahli wicara-bahasa, psikolog, sampai terapis okupasi.

Cara mengatasi speech delay oleh orang tua di rumah

Orang tua adalah pihak pertama yang paling berperan dalam perkembangan anak. Begitu pun saat harus menangani anak yang mengalami keterlambatan bicara.

Sebagai langkah awal, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi hal ini, meliputi:

  1. Bicaralah langsung dengan anak, meskipun hanya untuk menceritakan apa yang kamu lakukan
  2. Gunakan gerakan dan arahkan anak ke objek yang sesuai dengan kata yang kamu ucapkan. Misalnya saat kamu mengatakan sebuah warna, tunjuk benda yang memiliki warna tersebut
  3. Rutin bacakan buku dengan suara nyaring untuk balita
  4. Nyanyikan lagu sederhana yang mudah diulang anak
  5. Berikan perhatian penuh saat berbicara dengan anak. Bersabarlah saat balita masih kesulitan berbicara
  6. Ketika seseorang bertanya kepada mereka, jangan berupaya menjawabnya
  7. Meskipun kamu mengerti apa yang anak inginkan, berikan mereka kesempatan untuk mengatakannya sendiri
  8. Ulangi kata-kata dengan benar daripada langsung memberi kritik
  9. Biarkan anak berinteraksi dengan anak lain yang memiliki kemampuan bahasa lebih baik
  10. Ajukan pertanyaan dan berikan pilihan, berikan banyak waktu untuk menanggapi

Baca juga: Dear Parents, 11 Cara Efektif Meningkatkan Daya Ingat Anak Sejak Dini

Penanganan medis penanganan speech delay

Untuk mendukung langkah-langkah yang telah orang tua terapkan di rumah, keterlambatan bicara pada anak juga bisa diberikan beberapa jenis penanganan sebagai berikut:

Terapi wicara-bahasa

Jika bicara adalah satu-satunya keterlambatan perkembangan yang dialami si Kecil, mungkin terapi wicara-bahasa adalah satu-satunya pengobatan yang ia perlukan.

Apalagi jika gangguan tersebut terdeteksi sejak dini. Maka peluang keberhasilannya akan menjadi lebih besar.

Terapi wicara-bahasa juga dinilai efektif sebagai bagian dari keseluruhan rencana perawatan jika ada diagnosis gangguan lain pada anak.

Mengobati kondisi yang mendasarinya

Saat keterlambatan bicara disebabkan oleh sebuah kondisi khusus, penting untuk mengatasi masalah tersebut terlebih dahulu. Ini mungkin termasuk:

Speech delay karena gangguan pendengaran

Tindakan seperti pemberian alat bantu dengar, pelatihan pendengaran, atau instruksi membaca bibir, bisa menjadi alternatif solusi mengatasi speech delay akibat gangguan pendengaran pada anak-anak.

Terkadang upaya rekonstruksi saluran pendengaran eksternal, rekonstruksi osikular dan implantasi koklea juga mungkin diperlukan.

Mutisme elektif

Psikoterapi dapat diberikan untuk anak dengan mutisme elektif. Ini adalah sebuah kondisi di mana anak menolak bicara dalam waktu yang sangat lama.

Tindakan ini juga dianjurkan jika keterlambatan bicara disertai kecemasan atau depresi yang tidak semestinya.

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menangani speech delay pada anak-anak. Jangan lupa, orang tua dan pengasuh juga harus diberi tahu tentang kebutuhan anak untuk menyesuaikan kemampuan bicara mereka pada tingkat tertentu.

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Does My Toddler Have a Speech Delay?, https://www.healthline.com/health/speech-delay-3-year-old-2#treatment diakses pada 16 Februari 2021

Spotting Developmental Delays in Your Child: Ages 3-5, https://www.webmd.com/parenting/recognizing-developmental-delays-your-child-ages-3-5#1 diakses pada 16 Februari 2021

Evaluation and Management of the Child with Speech Delay, https://www.aafp.org/afp/1999/0601/p3121.html diakses pada 16 Februari 2021

 

    Berita Terkait
    register-docotr