Info Parenting

Moms, Catat Ini Cara Memanaskan ASI Perah yang Aman dan Benar

May 4, 2021 | Nik Nik Fadlah | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Cara memanaskan air susu ibu (ASI) harus dilakukan dengan tepat. Ini dilakukan agar kandungan nutrisinya tetap terjaga. Lantas, bagaimana cara memanaskan ASI yang benar? Yuk, Moms simak ulasannya di bawah ini.

Cara termudah untuk memberikan ASI pada si Kecil adalah dengan memberikannya secara langsung.

Namun, ada beberapa kondisi yang mungkin saja membuat Moms sulit untuk memberikan ASI secara langsung, misalnya saja bekerja atau kesibukan lainnya, sehingga Moms memilih untuk memberikan ASI perah pada si Kecil.

Baca juga: Kecerdasan Anak Diwariskan Secara Genetik dari Ibu, Benarkah Demikian?

Cara memanaskan ASI perah dari kulkas

Perlu Moms ketahui bahwa memanaskan ASI yang sebelumnya disimpan di dalam kulkas atau freezer dapat menjaga konstitensi ASI setelah disimpan. Ketika ASI dibekukan atau didinginkan, lemak ASI cenderung terpisah di dalam botol.

Nah, menghangatkan atau memanaskan ASI dapat membantu mencampurkan kembali pada konstitensi semula dengan lebih mudah. Namun, memanaskan ASI harus dilakukan dengan benar, ya Moms.

Berikut ini adalah cara memanaskan ASI perah yang benar dan penting untuk Moms ketahui.

  • Ambil ASI dari dalam kulkas
  • Cek terlebih dahulu tanggal pada label wadah ASI. Sebaiknya, pilihlah ASI perah yang paling dulu disimpan
  • Pastikan wadah ASI tertutup rapat pada saat proses pemanasan
  • Hangatkan ASI perah dengan menempatkan wadah ASI ke dalam wadah terpisah atau panci berisi air hangat selama beberapa menit. Pilihan lainnya adalah Moms bisa mengalirkan air hangat (pastikan tidak terlalu panas) pada ASI perah selama beberapa menit
  • Uji suhu ASI perah terlebih dahulu sebelum memberikannya pada si Kecil. Untuk hal ini, Moms bisa meletakkan beberapa tetes ASI di pergelangan tangan, ASI harus memiliki suhu yang hangat dan tidak terlalu panas
  • Goyangkan botol ASI secara perlahan untuk mencampurkan lemak ASI yang mungkin telah terpisah. Hindari mengocok ASI. Sebab, ini dapat merusak komponen penting dalam ASI
  • Berikan ASI perah yang telah dihangatkan dalam waktu 24 jam. Ingat, jangan pernah membekukan ulang ASI yang sudah dihangatkan

Cara memanaskan ASI perah penting untuk diperhatikan, ini hal yang perlu dihindari

Seperti yang sudah diketahui bahwa cara memanaskan ASI perah perlu dilakukan dengan benar. Ada beberapa hal-hal yang perlu dihindari ketika Moms memanaskan ASI perah, seperti:

Jangan menaruh wadah ASI dalam microwave

Microwave tidak dapat memanaskan ASI secara merata. Melakukan hal ini juga bisa membentuk bagian panas yang mana dapat berisiko melukai si Kecil. Tak hanya itu, penggunaan microwave untuk memanaskan ASI perah juga dipercaya dapat merusak nutrisi dan antibodi dalam ASI.

Di sisi lain, botol ASI perah juga dapat pecah apabila dimasukkan ke dalam microwave dalam waktu yang relatif lama.

Jangan menghangatkan ASI perah secara langsung dengan kompor

Cara memanaskan ASI perah yang benar juga harus menghindari memanaskan atau menghangatkan ASI dengan kompor secara langsung. Jangan pernah meletakkan botol ASI dalam air mendidih di atas kompor.

Dikutip dari laman Parents, ini berisiko membuat ASI perah terlalu panas (overheat). Tak hanya itu, cara ini juga tidak aman jika Moms meletakkan ASI perah dalam botol plastik. Sebab, botol plastik dapat meleleh dalam suhu yang terlalu panas.

Baca juga: Harus Dilakukan dengan Hati-hati, Begini Cara Membersihkan Hidung Bayi yang Tepat

Tips menyimpan ASI perah

Selain cara memanaskan ASI perah, Moms juga perlu untuk mengetahui bagaimana cara menyimpan ASI perah dengan benar. Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), berikut ini adalah beberapa tips penyimpanan ASI perah yang benar.

  • Beri label pada ASI perah yang berisi informasi tanggal ASI diperah
  • Jangan menyimpan ASI di pintu kulkas atau freezer. Ini dilakukan untuk membantu melindungi ASI dari perubahan suhu ketika membuka dan menutup pintu kulkas ataupun freezer
  • Jika Moms merasa tidak akan menggunakan ASI yang baru diperah dalam kurun waktu 4 hari, bekukan dengan segera. Ini dapat membantu menjaga kualitas ASI
  • Bekukan ASI perah dalam jumlah kecil, yakni sekitar 2 hingga 4 ons atau Moms juga bisa membekukan ASI dalam jumlah yang akan diberikan pada si Kecil
  • Ketika membekukkan ASI sisakan sekitar 1 inci ruang di bagian atas wadah. Sebab, ketika membeku ASI cenderung mengembang.

Nah, itulah beberapa informasi mengenai cara memanaskan ASI perah yang benar dari dalam kulkas. Ingat, selalu perhatikanlah cara menyimpan serta menghangatkan ASI dengan tepat, ya Moms agar kualitasnya tetap terjaga.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Center for Disease Control and Prevention (2021). Diakses pada 28 April 2021. Proper Storage and Preparation of Breast Milk 

Ikatan Dokter Anak Indonesia (2014). Diakses pada 28 April 2021. Penyimpanan ASI Perah 

Healthline (2019). Diakses pada 28 April 2021. How to Safely Warm Breast Milk from the Refrigerator and Freezer 

Parents (2020). Diakses pada 28 April 2021. How to Warm Up Breast Milk 

    register-docotr