Kesehatan Wanita

Ikuti Pola Makan Berikut untuk Cegah Migrain saat Haid

March 31, 2021 | Dewi Nurfitriyana | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Migrain seringkali menyerang di periode awal menstruasi. Ini bisa menyebabkan sakit kepala yang berdenyut-denyut, mual, serta berbagai keluhan lainnya.

Serangan ini sulit diobati. Bahkan beberapa obat yang umumnya bisa meredakan nyeri migrain, bisa tidak bekerja pada migrain khas menstruasi. Cara terbaik mengatasinya yakni mencegahnya. Salah satu pendekatan yang bisa kamu lakukan adalah dengan melakukan pola makan berikut.

Baca juga: 8 Penyebab Telat Haid Selain Kehamilan, Kapan Perlu ke Dokter?

Mengapa diet penting untuk mencegah migrain menstruasi?

Kadar estrogen membutuhkan regulasi lebih ketat agar bisa bekerja dengan baik di dalam tubuh dibandingkan hormon lain. Jika terganggu, kamu akan mengalami ketidaknyamanan menjelang haid seperti serangan migrain.

Dilansir dari Migrainepal, bahan makanan tertentu dapat bertindak seperti racun yang mengganggu keseimbangan hormon estrogen.

Jadi mengurangi atau menghilangkannya dari menu makan sehari-hari, bisa membantu menjaga keseimbangan hormon dan mencegah terjadinya migrain ketika menstruasi.

Jenis makanan yang harus dihindari menjelang menstruasi

Berikut adalah beberapa jenis makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi agar kamu tidak terkena migrain ketika haid.

1. Monosodium glutamate (MSG)

Sebenarnya otak memiliki fungsi untuk membantu membersihkan kelebihan glutamat di dalam tubuh. Aktivitas tersebut pada dasarnya diperankan oleh hormon estrogen dan progesteron.

Ketika hormon-hormon ini turun drastis menjelang hari-hari pertama dan terakhir siklus menstruasi, glutamat dapat menumpuk di saraf, menyebabkan gangguan, termasuk serangan migrain.

Jadi hindari sumber makanan yang mengandung senyawa ini, baik yang bersifat alami seperti telur, maupun yang berbentuk sintetis seperti bumbu penyedap, mie instan, susu, dan produk-produk lainnya.

2. Protein nabati terhidrolisis

MSG banyak terdapat pada makanan kaleng dan terkadang menjadi sulit dikenali karena ditulis dengan istilah lain, misalnya protein nabati terhidrolisis atau hydrolyzed vegetable protein (HVP).

Dilansir dari Pubmed, kandungan senyawa ini juga rentan memicu migrain karena umumnya mengandung 10-30 persen MSG di dalamnya.

3. Karbohidrat sederhana

Saat wanita mencapai akhir siklus mereka, hormon estrogen akan turun ke titik terendah. Pada individu normal dan sehat, progesteron selalu ada untuk menyeimbangkannya.

Tetapi jika tidak, hormon menjadi tidak seimbang dan menimbulkan berbagai keluhan seperti migrain.

Sebaiknya hindari pemicu apa pun yang dapat mengganggu keseimbangan tersebut, termasuk sumber karbohidrat sederhana seperti roti, kue kering, dan sejenisnya.

Baca juga: Fakta Terbaru: Hormon Progesteron dapat Cegah Pria Meninggal akibat COVID-19

Makanan dan minuman yang dianjurkan

Agar terhindari dari gejala migrain selama menjalani periode menstruasi, coba ikuti pola makan berikut ini.

1. Perbanyak konsumsi makanan yang kaya magnesium

Satu studi menemukan fakta bahwa magnesium lebih efektif mengatasi migrain menstruasi daripada placebo. Penelitian tersebut bahkan menyatakan bahwa ada “ambang migrain yang lebih rendah dapat dikaitkan dengan kekurangan magnesium.”

Magnesium dapat ditemukan melalui makanan dalam kacang-kacangan, biji-bijian, alpukat, ikan berlemak, cokelat hitam, sayuran berdaun hijau, dan pisang.

2. Minum air putih dengan cukup

Strategi pencegahan diet sederhana lainnya adalah dengan minum cukup air, terutama selama menstruasi.

Teh herbal juga merupakan pilihan yang bagus untuk hidrasi jika kamu bosan dengan air. Kamu bisa menambahkan sepotong lemon atau jeruk nipis dengan daun mint sebagai cara yang menyegarkan untuk tetap terhidrasi.

3. Makan sayuran dan buah untuk mendukung estrogen

Salah satu cara untuk menjaga keseimbangan jumlah hormon estrogen di dalam tubuh adalah dengan makan makanan tertentu. Misalnya seperti buah dan sayuran berserat, ginseng, wortel, sampai asinan kubis.

Semua jenis makanan tersebut mengandung berbagai vitamin yang bisa membantu meningkatkan kinerja estrogen di dalam tubuh agar tetap optimal.

4. Pilih lemak baik

Selain estrogen, progesteron juga memiliki peran besar untuk mencegah terkena migrain ketika haid. Oleh karena itu, jaga hormon tersebut dengan mengonsumsi lemak baik seperti salmon, sarden, dan makarel.

Itu semua dapat membantu mengatur keseimbangan hormon estrogen di dalam tubuh, terutama ketika kamu berada di awal siklus menstruasi.

Memastikan makanan pemicu migrain menstruasi

Jika kamu ragu tentang makanan apa yang memicu serangan migrain ketika haid, ada baiknya mempertimbangkan beberapa hal berikut ini:

  1. Catat pola makan di buku harian khusus
  2. Lakukan tes alergi makanan
  3. Detoksifikasi
  4. Diet eliminasi atau diet ramah migrain.

Kamu juga bisa berkonsultasi dengan ahli diet atau ahli gizi bersertifikat untuk memastikan pola diet terbaik agar terhindar dari migrain khas menstruasi.

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Pubmed, MSG and hydrolyzed vegetable protein induced headache: review and case studies, diakses pada 30 Maret 2021

Health central, 9 Tips to Prevent Menstrual Migraines, diakses pada 30 Maret 2021

Migraine pal, HOW TO PREVENT MENSTRUAL MIGRAINE, diakses pada 30 Maret 2021

Healthline, 16 Foods to Eat (and Some to Avoid) During Your Period, diakses pada 30 Maret 2021

    register-docotr