Diet dan Nutrisi

Minum Air Dingin usai Berolahraga, Apa Manfaatnya?

December 30, 2020 | Nanda Hadiyanti | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Menjaga tubuh tetap cukup cairan harus selalu dilakukan. Salah satunya tentu saja dengan minum cukup air. Namun, ternyata minum air pun bisa menjadi pertanyaan, boleh atau tidak.

Seperti yang terjadi pada pilihan minum air dingin setelah olahraga. Ada yang mendukung tetapi ada juga yang tidak. Seperti apa air yang baik untuk kamu yang baru saja berolahraga? Yuk simak ulasannya berikut ini.

Minum dingin setelah berolahraga

Setelah lelah berolahraga, minum air dingin bisa kembali menyegarkan tubuh. Tapi ada perdebatan mengenai air dingin yang dapat memengaruhi kesehatan. Ada yang melarangnya, akan tetapi sebagian justru menyarankannya.

Jika melihat salah satu artikel Healthline, minum dingin saat berolahraga ternyata bermanfaat untuk tubuh. Berikut manfaat minum air dingin usai berolahraga:

  • Minum air putih dapat menetralkan suhu tubuh. Karena suhu tubuh dapat meningkat saat berolahraga, minum air dingin dapat kembali menormalkannya.
  • Olahraga lebih lancar. Melanjut dari poin sebelumnya, minum air putih dapat menetralkan suhu tubuh. Maka kamu akan lebih tahan lama untuk tidak kepanasan dan olahragamu bisa lebih maksimal dengan suhu yang normal.
  • Menambah energi. Di luar dingin atau tidak, minum air dengan cukup dapat membuat tubuh lebih berenergi sepanjang hari.
  • Menggantikan keringat. Cairan dingin yang diminum akan mudah mengalir dan diserap tubuh. Ini akan membantu dengan cepat mengganti cairan tubuh yang terbuang melalui keringat. Sehingga mencegah kamu dari dehidrasi.

Dari beberapa poin di atas dapat disimpulkan minum air dingin sebenarnya tidak menimbulkan masalah bagi tubuh. Bahkan menurut Gatorade Sports Science Institute, minum air dingin dapat dilakukan atlet yang berlatih saat cuaca panas.

Bagaimana dengan anggapan sebaiknya tidak minum dingin setelah olahraga?

Menyambung dari manfaat yang telah disebutkan di atas, minum dingin sebenarnya dapat membantu mendinginkan kembali tubuh yang panas setelah berolahraga.

Namun, minum air dingin terlalu banyak juga bisa menyebabkan tubuh menggigil secara refleks. Meski penelitian mengenai hal tersebut masih terbatas.

Apakah ada manfaat minum air dingin lainnya?

Dilansir dari Healthline, memilih air putih, bagaimana pun juga tetap lebih baik dibanding minum minuman manis. Karena selain baik untuk pencernaan juga baik untuk menjaga berat badan.

Selain itu, disebutkan juga minum air dingin sebenarnya dapat membantu membakar kalori ekstra. Di saat harus mencerna kalori ekstra, tubuh berusaha keras untuk mempertahankan suhu tubuh normal. Di situ air dingin berperan untuk menstabilkan suhu tubuh.

Sehingga, bukan tidak mungkin bahwa minum air dingin adalah langkah awal untuk menurunkan berat badan. Walau masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikannya.

Apakah ada kerugian lain saat minum air dingin?

Selain yang sudah disebutkan di atas, minum air dingin dapat memengaruhi tubuh dalam cara yang tak terduga. Seperti sebuah penelitian yang menemukan jika minum air dingin dapat membuat lendir di hidung lebih kental dan lebih sulit melewati saluran napas.

Karena itu, jika kamu sedang pilek atau flu sebaiknya menghindari air dingin. Minum air dingin akan membuat penyumbatan semakin parah.

Selain itu, minum air dingin juga dikaitkan dengan munculnya migrain pada orang yang sebelumnya sudah pernah mengalami migrain.

Sementara menurut pengobatan tradisional Tiongkok kuno, air dingin termasuk ke dalam asupan yang menciptakan ketidakseimbangan dalam tubuh. Maka dalam budaya makanan orang Tionghoa, makanan atau minuman disajikan dalam keadaan hangat atau panas.

Sebaiknya minum air dingin atau tidak, dan berapa banyak?

Di luar berapa pun suhunya, setiap orang harus memastikan mereka mendapat cukup air. Dilansir dari Medical News Today, perempuan dewasa harus mengonsumsi sekitar 2,7 liter air setiap hari sementara laki-laki sekitar 3,7 liter air, demi menghindari terjadinya dehidrasi.

Sementara untuk kamu yang aktif berolahraga, juga harus memerhatikan kebutuhan cairan tubuh. Karena saat tubuh terhidrasi, akan membuat kinerja terjaga, seperti kata Brooke Schantz, RD, seorang spesialis nutrisi olahraga, dilansir dari Webmd.

“Tetap terhidrasi berarti kamu akan memiliki detak jantung yang lebih rendah dan suhu tubuh yang lebih rendah. Kamu tidak akan merasa lelah dan akan memiliki kinerja yang lebih baik,” kata Schantz.

Untuk memastikan tubuh cukup air, Schantz menyarankan minum segelas besar beberapa jam sebelum berolahraga, kemudian satu cangkir sekitar 10 atau 20 menit sebelumnya. Saat berolahraga, terutama saat panas, berhentilah dan minum seteguk air setidaknya setiap 15 atau 20 menit.

Demikian informasi tentang minum dingin setelah berolahraga. Semoga kamu tidak bingung lagi ya memilih minuman untuk menemani waktu olahragamu!

Punya pertanyaan lebih lanjut seputar kesehatan? Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

PMC, diakses 30 Desember 2020
The effect of a cold beverage during an exercise session
Healthline, diakses 30 Desember 2020
What Are the Risks and Benefits of Drinking Cold Water?
Webmd, diakses 30 Desember 2020
Is It Better to Drink Cold Water While Exercising?
Medical News Today, diakses 30 Desember 2020
Is drinking cold water bad for a person?

    register-docotr