Kesehatan Wanita

Ingin Program Hamil Berhasil, Ketahui Dulu Ini Bedanya Ovulasi dan Masa Subur

May 31, 2021 | Ajeng Dwiri Banyu | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Bedanya ovulasi dan masa subur perlu diketahui, terutama jika memiliki keinginan untuk segera hamil. Meski terdapat perbedaan, namun perlu diketahui bahwa ovulasi dan masa subur berkaitan satu sama lain.

Karena itu, masalah pada masa subur atau ovulasi bisa ditanyakan pada dokter. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut mengenai bedanya ovulasi dan masa subur yuk simak penjelasannya berikut.

Baca juga: Tanda-Tanda Mau Menstruasi yang Paling Umum, Mulai Kram Perut hingga Perubahan Mood

Apa bedanya ovulasi dan masa subur?

Dilansir dari Very Well Family, kesuburan dapat diartikan sebagai kemampuan alami untuk mengandung seorang anak. Sementara itu, ovulasi adalah bagian dari siklus menstruasi di mana terjadi ketika sel telur dilepaskan dari ovarium.

Ovulasi hanya dilakukan oleh wanita, sementara masa subur biasanya dimiliki baik wanita maupun pria. Karena itu, jika wanita mengalami masalah saat berovulasi maka kehamilan juga mungkin sulit untuk terjadi. 

Ovulasi sendiri biasanya terjadi sekitar hari ke-14 dari siklus menstruasi 28 hari. Namun, tidak semua orang memiliki siklus yang sama sehingga waktu pastinya dapat berbeda-beda. Untuk itu, agar hamil berhasil maka wanita bisa melakukan hubungan seksual dengan pasangan saat masa subur.

Dalam sebuah studi, saat ovulasi umumnya akan terbentuk jendela subur. Kondisi ini adalah periode waktu di mana hubungan seksual dapat menyebabkan kehamilan. Sperma mungkin akan menunggu selama beberapa hari di saluran tuba setelah berhubungan seksual.

Sperma ini siap untuk membuahi sel telur setelah dilepaskan. Setelah telur berada di tuba falopi, maka akan hidup sekitar 24 jam.

Tanda-tanda ovulasi pada wanita

Meski mengetahui masa subur sangat penting, namun kamu juga perlu memahami tanda-tanda ovulasi. Beberapa cara untuk mengetahui datangnya ovulasi pada wanita, antara lain sebagai berikut:

Hasil positif pada tes ovulasi

Alat prediksi ovulasi bekerja sangat mirip dengan tes kehamilan di rumah. Pertama, kamu harus buang air kecil ke dalam cangkir kemudian masukkan tongkat atau strip.

Setelah itu, dua baris akan muncul di mana akan dianggap positif dan menunjukkan bahwa kemungkinan besar akan berovulasi.

Suhu tubuh basal tinggi

Grafik suhu tubuh basal atau BBT melibatkan pengukuran suhu dengan termometer basal setiap pagi selama siklus untuk mencatat perubahannya. Ovulasi akan dikonfirmasi jika suhu tetap tinggi dari standar selama tiga hari.

Hasrat seksual meningkat

Keinginan wanita untuk seks akan meningkat tepat sebelum ovulasi. Ovulasi bukanlah satu-satunya hal yang dapat membuat libido melonjak. Jika kamu stres, cemas, atau depresi, maka mungkin tidak mengalami peningkatan hasrat seksual bahkan sebelum ovulasi.

Perubahan pada posisi serviks

Posisi serviks akan bergeser dan berubah selama siklus menstruasi di mana kamu dapat melacak perubahan ini. Tepat sebelum ovulasi, serviks bergerak ke atas, menjadi lembut saat disentuh dan sedikit terbuka.

Saat tidak berada dalam tahap subur dari siklus, maka biasanya serviks lebih rendah, lebih keras, dan tertutup.

Nyeri payudara

Hormon yang diproduksi tubuh setelah ovulasi dapat menyebabkan payudara menjadi nyeri. Karena itu, kamu dapat menggunakan perubahan ini sebagai cara untuk memastikan bahwa ovulasi kemungkinan besar telah terjadi.

Hal yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kesuburan wanita

Setelah bedanya ovulasi dan masa subur dipahami, kamu perlu mengetahui cara tepat untuk meningkatkan kesuburan pada wanita. Pilihan gaya hidup sehat umumnya dapat membantu meningkatkan kesuburan. Beberapa langkah-langkah lain untuk meningkatkan kesuburan, yakni:

  • Pertahankan berat badan yang sehat. Kelebihan berat badan atau sangat kurus diketahui dapat menghambat ovulasi normal sehingga penting untuk memiliki berat badan ideal.
  • Mencegah infeksi menular seksual. Klamidia dan gonore adalah penyebab utama kemandulan bagi wanita hingga harus menghindari kemungkinan terjadinya infeksi.
  • Hindari faktor pemicu stres. Stres akibat bekerja terlalu malam atau kurang tidur juga dapat mengganggu kesuburan wanita.

Baca juga: Apa Darah Haid Hitam Normal? Yuk Ketahui Beberapa Penyebabnya!

Pastikan untuk mengecek kesehatan kamu dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Jaga kesehatan kamu dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference
  1. Mayo Clinic (2020), diakses 27 Mei 2021. Getting pregnant
  2. Very Well Family (2020), diakses 27 Mei 2021. What Is Fertility?
  3. Healthline (2018), diakses 27 Mei 2021. What Is Ovulation? 16 Things to Know About Your Menstrual Cycle
  4. Very Well Family (2020), diakses 27 Mei 2021. 8 Signs of Ovulation That Help Detect Your Most Fertile Time
    register-docotr