Kesehatan Wanita

6 Tips Mencegah Infeksi Jamur Vagina, Catat Ya Ladies!

January 17, 2021 | Nik Nik Fadlah | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Infeksi jamur vagina merupakan salah satu kondisi yang perlu diwaspadai, sebab bisa menimbulkan gejala gatal, iritasi, hingga keputihan yang tidak normal.

Agar kamu bisa terhindar dari kondisi tersebut, yuk simak cara mencegah infeksi jamur pada vagina berikut ini.

Baca juga: 6 Penyebab Vagina Terasa Panas, Jangan Anggap Sepele!

Tips mencegah infeksi jamur pada vagina

Jamur Candida albicans adalah penyebab utama dari infeksi jamur pada vagina. Jamur ini dapat berkembang di mana saja, termasuk kulit, mulut, hingga area genital. Pada dasarnya, infeksi jamur vagina memerlukan penanganan medis secara tepat.

Sebab, infeksi dapat masuk ke dalam aliran darah jika kondisi ini tidak segera ditangani. Nah, berikut ini adalah beberapa cara mencegah infeksi jamur pada vagina.

1. Menjaga kebersihan organ intim

Langkah utama untuk mencegah infeksi jamur pada vagina adalah menjaga kebersihan vagina. Sebaiknya, hindarilah membersihkan area genital dengan menggunakan produk mengandung pewangi, sebab dapat memicu iritasi.

Kamu juga perlu menghindari produk yang mengandung bahan kimia keras lainnya. Berikut adalah beberapa cara untuk menjaga kebersihan vagina:

  • Setelah buang air kecil, keringkan vagina dengan tisu dari depan ke belakang. Ini dapat membantu mencegah penyebaran jamur atau bakteri dari area antara anus dan vagina (perineum)
  • Ketika sedang menstruasi, gantilah tampon, pembalut, ataupun panty liner sesering mungkin
  • Setelah mandi, keringkan area vagina secara perlahan untuk menghilangkan kelembapan berlebih
  • Mengganti celana atau pakaian yang lembap atau basah

2. Hindari vaginal douching

Douching adalah membersihkan bagian dalam vagina menggunakan cairan yang mengandung beberapa bahan lainnya. Biasanya, campuran tersebut dikemas ke dalam alat yang dikenal sebagai douche.

American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menyarankan agar wanita menghindari douching. Sebab, produk pembersih area kewanitaan seperti douche bisa membunuh bakteri baik pada vagina, yang mana dapat membantu mencegah infeksi.

Sebagai gantinya, bersihkanlah area luar vagina dengan air. Jika ingin menggunakan sabun, pilihlah sabun lembut bebas pewangi.

Baca juga: Bahaya Vaginal Douche, Mulai dari Infeksi hingga Sulit Hamil!

3. Batasi asupan gula

Mencegah infeksi jamur vagina juga melibatkan pola makan sehat. Sebaiknya, batasilah konsumsi makanan atau minuman manis.

Sebuah tinjauan pada tahun 2015 menunjukkan bahwa mengonsumsi gula rafinasi serta produk susu tinggi laktosa dapat mendorong pertumbuhan jamur.

Tak hanya itu, sebaiknya kurangilah asupan makanan yang mengandung karbohidrat olahan, seperti tepung putih. Mengurangi gula dan karbohidrat olahan dapat meningkatkan rasa lapar, sebagai gantinya kamu dapat mengonsumsi:

  • Buah dan sayur-sayuran
  • Makanan kaya akan kandungan protein, seperti kacang-kacangan serta biji-bijian
  • Lemak sehat

4. Jaga berat badan sehat

Seseorang dengan obesitas dapat memiliki lipatan kulit, yang mana bisa menyebabkan kelembapan mudah terperangkap. Hal tersebut dapat membuat jamur lebih mudah berkembang.

Di sisi lain, obesitas juga merupakan faktor risiko dari diabetes. Diabetes sendiri dapat menyebabkan seseorang rentan terkena infeksi jamur.

5. Hindari menggunakan celana atau pakaian dalam yang terlalu ketat

Jamur dapat tumbuh subur di lingkungan yang hangat dan lembap. Untuk menghindari hal ini, sebaiknya pastikanlah kamu menggunakan jeans, rok, pakaian dalam, atau celana yang tak terlalu ketat.

Sebab, pakaian yang lembap dapat meningkatkan suhu tubuh serta kelembapan di sekitar area vagina sehingga bisa meningkatkan risiko infeksi jamur.

Selain itu, sebaiknya pilihlah pakaian dalam berbahan dasar katun. Ini karena, katun dapat menjaga sirkulasi udara di area vagina. Kamu juga perlu memastikan untuk selalu mengganti pakaian yang lembap setelah berolahraga.

6. Konsumsi makanan mengandung probiotik

Melansir dari laman Medical News Today, beberapa bakteri dapat membantu mengendalikan perkembangan jamur. Ketidakseimbangan antara bakteri baik dan jahat dapat menyebabkan jamur berkembang secara berlebih, sehingga dapat menyebabkan infeksi jamur.

Terdapat beberapa faktor yang bisa menyebabkan ketidakseimbangan tersebut, seperti stres terus-menerus, perubahan atau ketidakseimbangan hormon, serta penggunaan antibitotik tertentu.

Nah, untuk meningkatkan jumlah bakteri bermanfaat tersebut, kamu dapat mengonsumsi makanan mengandung probiotik. Adapun beberapa makanan sebagai sumber probioti adalah:

  • Yoghurt
  • Makanan fermentasi, termasuk kimchi, kombucha, acar, kefir, serta sauerkraut (fermentasi kubis)

Nah, itulah beberapa informasi mengenai cara mencegah infeksi jamur pada vagina. Ingat, selalu jaga kebersihan serta kesehatan vagina ya agar terhindar dari infeksi jamur vagina.

Punya pertanyaan lebih lanjut seputar kesehatan wanita? Silakan chat kami melalui Aplikasi Good Doctor. Mitra dokter kami siap membantumu dengan akses layanan 24/7. Jangan ragu untuk bekronsultasi, ya!

Reference

Healthline (2019). Diakses pada 15 Januari 2021. How to Treat a Yeast Infection 

Medical News Today (2020). Diakses pada 15 Januari 2021. Methods of preventing a yeast infection 

Webmd (2020). Diakses pada 15 Januari 2021. 10 Ways to Prevent Yeast Infections 

Womenshealth.gov (2019). Diakses pada 15 Januari 2021. Douching 

Patil, Shankargouda, Roopa S. Rao (2015). Clinical Appearance of Oral Candida Infection and Therapeutic Strategies. NCBI (diakses pada 15 Januari 2021)

 

    register-docotr