Puasa

Stop Minum Kopi saat Sahur, Ini Bahayanya!

April 24, 2021 | Felicia Elfriestha | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Kebiasan minum kopi saat ini sudah menjadi salah satu gaya hidup bagi sebagian orang. Namun, ternyata minum kopi saat sahur tidak dianjurkan lho, simak ulasannya di bawah ini, yuk!

Kopi dan manfaatnya untuk tubuh

Tak sekedar menjadi gaya hidup bagi sebagian orang, kebiasaan minum kopi ternyata juga memiliki sejumlah manfaat untuk kesehatan tubuh. Itu sebabnya banyak orang yang suka minum kopi.

Salah satu manfaat kopi yang dikenal adalah memiliki kandungan antioksidan yang baik. Selain itu, berikut penjelasan lebih lanjut tentang kandungan nutrisi dalam secangkir kopi. 

  • Riboflavin (vitamin B2): 11 persen dari asupan harian yang dianjurkan
  • Asam pantotenat (vitamin B5): 6 persen dari asupan harian yang dianjurkan
  • Mangan dan kalium: 3 persen dari asupan harian yang dianjurkan
  • Magnesium dan niacin (vitamin B3): 2 persen dari asupan harian yang dianjurkan

Kopi juga mengandung polifenol yakni salah satu jenis antioksidan. Seperti diketahui, antioksidan dapat membantu membersihkan tubuh dari radikal bebas.

Radikal bebas yang dibiarkan dapat menumpuk dan dapat menyebabkan peradangan. Para ilmuwan telah menemukan hubungan antara peradangan dan berbagai aspek sindrom metabolik, termasuk diabetes tipe 2 dan obesitas.

Tak cuma itu, minum kopi juga memberikan manfaat lainnya seperti:

Meningkatkan energi dan fungsi otak

Alasannya, kopi mengandung kafein, yakni zat psikoaktif yang dapat memengaruhi kerja otak. Beberapa penelitian pada manusia menunjukkan bahwa kopi terbukti meningkatkan aspek fungsi otak. 

Ada berbagai aspek fungsi otak, termasuk memori, suasana hati, kewaspadaan, tingkat energi, waktu reaksi dan fungsi mental secara umum. 

Meningkatkan kinerja fisik

Tidak cuma berpengaruh pada otak, kafein juga berpengaruh pada kinerja fisik. Karena kafein dalam kopi dapat menstimulasi sistem saraf seseorang. Memberi sinyal pada sel lemak untuk memecah lemak tubuh. Selain itu, juga akan meningkatkan adrenalin di dalam darah. 

Kafein dapat meningkatkan kinerja fisik rata-rata 11 hingga 12 persen. Karena itu, minum secangkir kopi kental sekitar setengah jam sebelum ke gym bisa kamu coba untuk meningkatkan kinerja fisik. 

Melindungi dari Alzheimer dan demensia

Makan sehat dan berolahraga adalah salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah Alzheimer, penyakit neurodegeneratif umum, salah satu penyebab utama demensia. 

Selain makan sehat dan olahraga, minum kopi bisa dilakukan untuk mencegah Alzheimer. Beberapa studi menunjukkan bahwa peminum kopi memiliki risiko lebih rendah 65 persen terkena Alzheimer. 

Menurunkan risiko Parkinson

Parkinson juga salah satu kondisi neurodegeneratif, sama seperti Alzheimer. Studi menunjukkan bahwa peminum kopi memiliki risiko penyakit Parkinson yang jauh lebih rendah, dengan pengurangan risiko berkisar antara 32-60 persen. 

Melindungi hati 

Hati adalah salah satu organ penting yang menjalankan banyak fungsi. Namun, hati juga bisa terserang penyakit, termasuk hepatitis dan penyakit lainnya. 

Penyakit yang menyerang hati dapat menyebabkan terjadinya sirosis, yaitu terjadinya jaringan parut. Dan ternyata kopi dapat melindungi hati dari sirosis. 

Melawan depresi

Dalam sebuah studi dari Harvard yang diterbitkan pada 2011, wanita yang minum 4 cangkir kopi atau lebih per hari memiliki risiko 20 persen lebih rendah untuk mengalami depresi.

Studi lain pada 208.424 orang menemukan bahwa mereka yang minum 4 cangkir atau lebih per hari memiliki kemungkinan 53 persen lebih kecil untuk meninggal karena bunuh diri.

Menurunkan risiko beberapa penyakit tertentu

Kopi tampaknya dapat melindungi dua jenis kanker, yaitu kanker hati dan kolorektal. Selain itu, minum kopi juga dapat menurunkan risiko stroke. 

Di luar yang sudah disebutkan, kopi bisa membantu peminumnya untuk hidup lebih lama. Ini dibuktikan melalui penelitian ilmiah, di mana minum kopi dikaitkan dengan 20 persen penurunan risiko kematian pada pria dan 26 persen penurunan risiko kematian pada wanita, selama 18-24 tahun.

Sayangnya, walau memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh, kopi juga bisa memberikan efek yang tidak menyenangkan. Salah satunya, kopi kurang bersahabat bagi orang-orang yang menjalan ibadah puasa di bulan Ramadan. 

Bahkan tidak dianjurkan minum kopi saat sahur, karena bisa menimbulkan beberapa efek samping. Apa saja efek samping minum kopi saat sahur, dan bagaimana cara membiasakan tanpa kopi selama Ramadan? Berikut penjelasannya. 

Apa bahayanya kalau kita minum kopi saat sahur?

Meski kopi memiliki segudang manfaat bagi kesehatan tubuh, ternyata minum kopi saat sahur sangat tidak dianjurkan.

Mengapa demikian? Karena saat sahur kita belum mengkonsumsi makanan apapun terlebih dahulu, ternyata bisa merusak sistem pencernaan kita.

Selengkapnya, simak berbagai efek samping yang bisa timbul akibat sering ngopi saat sahur di bulan puasa:

  • Kopi dapat meningkatkan produksi asam klorida dan cairan lambung di perut yang berfungsi membantu melarutkan makanan. Hal ini dapat menyebabkan zat asam klorida merusak bagian dalam perut dan membuat iritasi lambung.
  • Minum kopi saat sahur yaitu dapat memicu dehidrasi. Sebab, kopi memiliki sifat diuretik yang dapat membuat frekuensi buang air kecil menjadi lebih sering. Apalagi saat berpuasa, kita tidak diperbolehkan minum sepanjang hari. Jadi, cairan yang keluar dari tubuh saat buang air kecil tak bisa segera digantikan.
  • Kopi juga berfungsi melepaskan hormon yang membuat kamu mengalami perubahan mood. Jangan heran kalau kamu suka tiba-tiba bete.
  • Minum kopi saat sahur juga dapat menimbulkan efek samping seperti sakit kepala, pusing, dan sembelit. Berat badan kamu juga bisa menurun jika kamu tidak mengonsumsi makanan terlebih dahulu saat sahur.

Pilihan pengganti minum kopi saat sahur

Walaupun minum kopi saat sahur tidak dianjurkan karena membahayakan tubuh, kamu tidak perlu khawatir kok. Ada alternatif minuman lain yang cocok diminum saat sahur.

Berikut daftar minuman sehat yang cocok dikonsumsi saat sahur.

  • Jus Buah

Makanan dan minuman yang kaya akan serat sangat dianjurkan saat sahur. Seperti minum jus buah yang kaya akan vitamin dan menyehatkan bagi tubuh kita.

Selain mencukupi kebutuhan mineral bagi tubuh, minum jus buah mampu meningkatkan konsentrasi tinggi dan mempertahankan agar tubuh tetap fit sepanjang hari.

  • Air Putih

Sudah tak asing lagi bahwa air putih sangat kaya akan manfaat bagi kesehatan tubuh kita. Tubuh kita sangat membutuhkan air putih di kehidupan sehari-hari apalagi saat berpuasa di mana kita harus menahan haus sepanjang hari. 

Kita dianjurkan meminum air putih saat berbuka puasa untuk menghindari dehidrasi pada tubuh kita. Meski dianjurkan, tetapi minum air putih secara berlebihan saat sahur juga sangat tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan overhidrasi atau kelebihan cairan tubuh.

  • Teh Hijau Hangat

Meski teh menjadi andalan bagi kita saat berbuka puasa, ternyata ada beberapa ketentuan mengonsumsi teh yang cocok untuk sahur. Bagi sebagian orang, teh manis hangat adalah minuman yang paling cocok sahur maupun berbuka.

Nah, untuk sahur, coba pilih teh hijau hangat.

Minum teh hijau hangat tanpa gula sangat disarankan untuk sahur karena dapat membantu membunuh bakteri yang ada di mulut.

Teh hijau juga sangat baik untuk menjaga berat badan sehingga kamu tidak perlu khawatir lagi berat badanmu mengalami penggemukan selama bulan Ramadhan ini.

  • Susu Hangat

Susu memiliki kandungan yang baik untuk tubuh kita apalagi selama berpuasa. Minum susu sebagai pelengkap sahur akan menambah asupan cairan yang sangat baik bagi tubuh.

Kandungan vitamin yang dimiliki susu dapat memberi manfaat baik bagi kesehatan orang yang sedang berpuasa.

  • Yoghurt

Sudah tak asing lagi bahwa yoghurt memiliki kandungan yang sangat banyak untuk kesehatan tubuh. Yoghurt mengandung bakteri baik yang dapat melawan bakteri jahat di usus yang sangat baik untuk pencernaan kita.

Kebiasaan minum kopi saat sahur

Minum kopi saat sahur sepertinya adalah pilihan yang paling mungkin. Karena di waktu berbuka banyak orang yang lebih memilih makanan atau minuman manis untuk dikonsumsi.

Namun, jika minum kopi saat sahur sebaiknya dihindari, bagaimana jika seseorang sudah terbiasa untuk minum kopi? Mungkin banyak orang yang bertanya-tanya mengenai hal ini.

Karena orang yang sudah terbiasa mengonsumsi minuman berkafein secara teratur, cenderung mengalami keinginan untuk minum kopi, jika mereka tiba-tiba berhenti mengonsumsi kopi. Atau yang biasa disebut dengan caffein withdrawal. 

Caffein withdrawal biasanya akan menimbulkan beberapa gejala seperti sakit kepala, kelelahan, mudah marah dan merasa tertekan. 

Apa yang bisa dilakukan untuk menghindari kondisi tersebut selama bulan Ramadan? Jawabannya adalah tetap minum kopi, tetapi sambil menurunkan asupan kafein secara bertahap. 

Tips menurunkan asupan kopi selama Ramadan

Minum kopi saat sahur bisa menyebabkan beberapa efek samping yang kurang menyenangkan. Maka tidak ada salahnya mencoba untuk menurunkan asupan kafein, agar tubuh lebih bisa menyesuaikan diri dengan pola makan dan minum dengan kafein yang rendah. 

Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menurunkan asupan kopi selama bulan puasa:

  • Mulailah menggunakan cangkir yang lebih kecil. 
  • Jika kamu terbiasa minum lebih dari satu cangkir kopi atau teh sehari, mulailah dengan mengurangi setengah cangkir, lalu satu cangkir penuh, dan ulangi dengan pola yang sama. 
  • Cobalah minuman pengganti yang bebas kafein atau campur minuman berkafein biasa dengan setengah kafein atau tanpa kafein. 
  • Seduh teh atau kopi dalam waktu yang lebih singkat.
  • Cobalah minuman dengan sedikit atau tanpa kafein seperti teh hijau atau teh herbal. 
  • Cobalah selang-seling waktu dengan kafein. Misalnya, hari ini minum kopi, besoknya absen dari minum kopi. Lusa kembali minum kopi. Secara bertahap tambah waktu tanpa kafein menjadi lebih banyak, sehingga perlahan terbiasa tanpa kafein.

Jika sebaiknya tidak minum kopi saat sahur, kapan waktu yang dianjurkan?

Orang yang menjalankan ibadah puasa bisa minum kopi, beberapa jam setelah waktu berbuka puasa, menurut Cleveland Clinic Abu Dhabi. Setidaknya 2 jam setelah berbuka. Ini akan membantu kamu terhindar dari caffein withdrawal.

Namun, harus berhati-hati dengan jumlah kafein yang diminum. Sebab, bisa menyebabkan orang lebih berenergi. Sementara beberapa jam setelah berbuka biasanya sudah masuk ke dalam jam istirahat malam. 

Satu orang dewasa hanya disarankan untuk minum kopi sebanyak 400 miligram. Tidak dianjurkan untuk melebihi batas yang sudah ditentukan. Jika kamu masih memiliki pertanyaan seputar minum kopi saat bulan puasa, konsultasikan dengan dokter kepercayaanmu. 

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference
  1. Livestrong.com (2019) diakses 21 April 2020. The Negative Health Effect of Drink Coffee. 21 April 2020 pukul 14.00
  2. Healthline (2018) diakses 21 April 2020. Coffee – Good or Bad?. 21 April 2020 pukul 14.50.
    register-docotr