Kesehatan Pria

Berbagai Penyebab Penis Lecet yang Bisa Menimpa Setiap Pria

February 16, 2021 | Richaldo Hariandja | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Ada berbagai aktivitas dan kebiasaan yang jadi penyebab penis lecet. Mulai dari aktivitas seksual kamu hingga penggunaan pakaian dalam yang tidak nyaman.

Penis yang lecet biasanya bukan satu hal yang harus kamu khawatirkan. Seperti luka pada umumnya, penis lecet akan sembuh dengan cepat.

Apa saja penyebab penis lecet?

Penis merupakan organ yang sangat sensitif. Alat reproduksi pria ini memiliki kulit yang sensitif sehingga membuatnya mudah lecet dan cedera.

Beberapa hal berikut ini adalah penyebab penis lecet yang bisa menimpa siapa saja:

Penis cedera karena gesekan

Saking tipisnya, kulit penis bisa lecet karena gesekan yang diakibatkan oleh aktivitas fisik atau seksual. Penis juga bisa mengalami lecet karena aktivitas berikut:

  • Olahraga seperti sepak bola, bola basket, baseball dan bersepeda
  • Jogging atau lari
  • Olahraga kardio yang mengandung gerakan naik dan turun yang banyak
  • Aktivitas seksual
  • Masturbasi

Baik sedang ereksi atau kondisi normal, kulit penis tetap kendur. Kulit ini akan tertarik maju dan mundur di dalam celana ataupun saat kamu berhubungan seksual sehingga bisa menyebabkannya lecet.

Saat berhubungan seksual, setiap bagian kulit berpotensi untuk mengalami lecet dari apapun aktivitas seksual yang kamu dan pasangan lakukan. 

Bagian kulit penis yang halus merupakan bagian yang mungkin lecet, yaitu di frenulum, kulit kecil dan tipis yang menyambungkan bagian bawah kepala penis dengan batang.

Mencukur bulu kemaluan

Beberapa orang memilih untuk mencukur bulu kemaluan mereka. Dalam hal ini, menggunakan silet atau pisau cukur terkadang bisa menyebabkan luka yang tidak sengaja di sekitar pangkal penis.

Sebuah kajian yang diterbitkan dalam publikasi JAMA Dermatology menyebut 25 persen masyarakat Amerika Serikat yang mencukur bulu kemaluan mereka sendiri mengalami cedera dalam prosesnya.

Para partisipan sering melaporkan bagaimana mereka membuat bagian penis dan skrotum mereka lecet.

Untuk itu, lakukan langkah berikut ini untuk mengurangi cedera dan lecet di penis saat kamu mencukur bulu kemaluan:

  • Gunakan silet atau pisau cukur yang bersih dan tajam
  • Basahkan rambut dan kulit kemaluan
  • Gunakan gel atau krim cukur
  • Mencukurlah dalam posisi berdiri dan usahakan tidak ada gangguan

Balanitis bisa jadi penyebab penis lecet

Balanitis merupakan iritasi di kepala penis. Kondisi ini sangat umum terjadi pada pria yang belum disunat. 

Balanitis biasanya disebabkan karena kamu tidak membersihkan bagian dalam kulit kepala penis, infeksi menular seksual atau karena masalah kulit tertentu seperti eksim.

Gejala dari balanitis berupa:

  • Kemerahan
  • Bengkak di kepala penis
  • Rasa sakit di penis
  • Gatal-gatal
  • Nyeri saat buang air kecil

Iritasi yang timbul bisa menyerupai lecet. Jika kamu menggaruk bagian yang gatal terlalu sering atau terlalu kuat, maka lokasi tersebut bisa menimbulkan luka. Jika dibiarkan, balanitis dapat menyebabkan kulit kepala penis tidak bisa ditarik atau istilah medisnya fimosis.

Infeksi ragi

Salah satu penyebab penis lecet adalah adanya infeksi ragi. Biasanya disebabkan oleh Candida albicans yang tumbuh tidak terkontrol di kulit bagian kepala atau batang penis.

Kondisi ini bisa terjadi kalau kamu tidak membersihkan penis kamu dengan benar, berkeringat di bagian kunci paha atau berhubungan seksual dengan seseorang yang sudah terinfeksi sebelumnya.

Gejala yang timbul biasanya berupa:

  • Gumpalan putih di penis
  • Kulit yang teriritasi
  • Kemerahan
  • Gatal-gatal
  • Sensasi terbakar di penis

Sama seperti balanitis, lokasi yang teriritasi bisa menyerupai lecet. Area ini pun bisa terbuka dan terluka kalau kamu menggaruknya.

Penyakit menular seksual

Beberapa penyakit menular seksual memiliki gejala yang membuat penis terlihat lecet. Selain itu, kemerahan, bengkak, ruam, iritasi hingga timbulnya benjolan di kulit merupakan tanda penyakit menular seksual yang umum, seperti:

  • Herpes kelamin
  • Kutil kelamin
  • Sifilis
  • Human immunodeficiency virus (HIV)

Iritasi dan ruam yang parah dapat menyebabkan kulit menjadi lecet dan terbuka. Karena itu, penting untuk mengatasi penyakit menular seksual dengan cepat sebelum ada komplikasi yang timbul.

Cara mengatasi penis lecet

Mengatasi penis lecet ini sangat tergantung dari penyebabnya. Jika lecetnya kecil, kamu bisa mengatasinya dengan pertolongan dasar seperti:

  • Bersihkan tangan
  • Jika ada darah, maka kamu bisa menghentikannya dengan menggunakan plester atau potongan kain
  • Gunakan air bersih untuk membersihkan luka dan lecet tersebut. Jika menggunakan sabun, cukup di sekitarnya saja, jangan sampai kena bagian yang lecet
  • Gunakan salep atau antibiotik untuk melembapkan area sekitar lecet
  • Tutup luka dengan perban
  • Ganti perban sehari sekali

Pengobatan yang disebabkan oleh penyebab spesifik antara lain:

  • Balanitis: Gunakan krim steroid seperti hydrocortisone
  • Infeksi ragi: Gunakan krim antijamur seperti clotrimazole
  • Kutil kelamin: Kutil bisa diatasi dengan menggunakan krim atau gel, seperti podofilox atau imiquimod

Demikianlah berbagai penyebab penis lecet yang bisa menimpa setiap pria. Selalu jaga kesehatan alat reproduksi, ya!

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference
  1. Healthline, diakses 10 Februari 2021. Cut on Penis: What Causes It and How to Treat It
  2. MedicalNewsToday, diakses 10 Februari 2021. Cut on penis: Causes, treatment, and home remedies
  3. US National Library of Medicine, diakses 10 Februari 2021. Prevalence of Pubic Hair Grooming–Related Injuries and Identification of High-Risk Individuals in the United States
    register-docotr