Kesehatan Pria

Kenali Gejala Diabetes pada Pria agar Bisa Ditangani Lebih Cepat

July 30, 2020 | Dewi Nurfitriyana | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Gejala diabetes pada pria terbilang cukup mudah dikenali. Meski begitu, masih ada saja yang tidak menyadarinya sehingga membuat proses penyembuhan menjadi semakin lama.

Tentu ini sangat disayangkan karena bisa memperbesar risiko terjadinya komplikasi. Oleh karena itu kaum adam harus lebih cermat mengenali apa saja gejala diabetes pada pria berikut ini.

Baca Juga: Bantu Jaga Kadar Gula, Begini Panduan Diet Ketofastosis untuk Penderita Diabetes

Apakah pria lebih berisiko terkena penyakit diabetes?

Baik pria maupun wanita, keduanya sama-sama bisa terkena diabetes. Namun sebuah penelitian yang dilakukan pada 2016, menyebutkan bahwa pria lebih berisiko terkena gangguan kesehatan yang satu ini.

Hasil analisis dari penelitian tersebut juga menyatakan bahwa pria lebih mudah mengalami kenaikan berat badan. Ini tentu semakin memperbesar risiko kaum adam terkena penyakit diabetes itu sendiri.

Gejala awal diabetes secara umum

Pada tahap awal, biasanya gejala diabetes pada pria maupun wanita tidak akan jauh berbeda yakni:

  1. Merasa haus dan lapar terus menerus
  2. Lebih sering buang air kecil daripada biasanya
  3. Kencing lebih banyak di malam hari
  4. Mudah merasa lelah
  5. Penglihatan menjadi kabur
  6. Pada diabetes tipe 2 biasanya terjadi luka yang susah sembuh
  7. Pada diabetes tibe 1 dapat terjadi penurunan berat badan meski tidak sedang melakukan diet.

Gejala diabetes pada pria secara khusus

Adapun jika telah berlangsung lama, pria akan memiliki gejala diabetes yang lebih spesifik, seperti yang dicantumkan pada ulasan berikut.

Mengalami disfungsi ereksi

Gejala diabetes pada pria yang pertama adalah disfungsi ereksi. Disfungsi ereksi adalah ketidakmampuan seorang pria dalam mengalami atau mempertahankan ereksi saat berhubungan intim.

Sebenarnya ini bisa menjadi pertanda beberapa penyakit seperti darah tinggi, gangguan ginjal, atau kelainan sistem saraf. Namun pria penderita diabetes dinilai memiliki kemungkinan lebih besar mengalami gangguan ini.

Penyebabnya adalah karena saat diabetes tubuh akan gagal menghasilkan insulin yang membuat gairah seksual seorang pria menjadi berkurang.

Fakta ini didukung oleh penelitian yang dilansir dari healthline.com. Di situ disebutkan dari 145 kasus pria penderita diabetes, 50 persen di antaranya mengalami disfungsi ereksi.

Gejala diabetes pada pria yakni kerusakan sistem saraf otonom

gejala diabetes pada pria
Diabetes bisa menyebabkan aliran sel-sel darah kepada penis berkurang. Sumber foto: Freepik.com

Sistem ini berfungsi mengatur pelebaran atau penyempitan pembuluh darah pada tubuh.

Saat seorang pria mengalami diabetes, muncul kemungkinan terjadinya gangguan sistem saraf otonom pada pembuluh darah dan saraf yang berada di dalam penis.

Hal ini akan membuat ia mengalami masalah seksualitas seperti penurunan aliran darah ke dalam penis. Pada akhirnya ini juga bisa menyebabkan disfungsi ereksi.

Ejakulasi retrograde

Gejala diabetes pada pria yang lainnya yakni adanya kondisi ejakulasi retrograde. Ini merupakan sebuah kondisi di mana sebagian air mani yang dikeluarkan penis masuk ke dalam saluran kencing.

Salah satu ciri utama gejala ini, adalah air mani yang keluar lebih sedikit daripada biasanya.

Produksi hormon testosteron berkurang

Testosteron adalah hormon yang diperlukan dalam proses pertumbuhan seorang pria. Ia sangat berperan dalam membentuk otot, massa tulang, produksi sperma, dan menghasilkan gairah seksual.

Tak hanya itu, hormon ini juga berperan penting dalam menjalankan fungsi reproduksi kaum adam. Ketika seorang pria mengalami diabetes, tubuhnya tidak bisa menghasilkan testosteron dalam jumlah yang seharusnya.

Dilansir dari medicinenet.com, hal ini tidak hanya akan menurunkan beberapa fungsi yang telah disebutkan di atas. Namun juga menyebabkan gangguan kesehatan lainnya. Mulai dari sulit tidur, perubahan suasana hati secara drastis, sampai kelebihan berat badan.

Sariawan pada penis termasuk gejala diabetes pada pria

Dilansir dari medicalnewstoday.com, pria yang memiliki diabetes kemungkinan akan mengalami sariawan pada penis ini berulang kali.

Penyebabnya adalah infeksi jamur ragi yang diakibatkan kelebihan gula darah di dalam air kencing. Ketika jamur tersebut tumbuh subur di dalam penis, lama kelamaan ia akan menyebabkan gangguan ini.

Adapun beberapa ciri dari sariawan pada penis adalah sebagai berikut:

  1. Muncul kemerahan di sekitar kepala penis
  2. Kepala penis membengkak dan gatal-gatal
  3. Muncul bau tidak sedap dari penis
  4. Timbul kelenjar putih pada kulit penis, dan
  5. Saat berhubungan seks, penis terasa perih dan tidak nyaman.

Penurunan massa otot

Gejala yang satu ini lebih sering terjadi pada kasus diabetes tipe 1. Jadi saat kadar gula darah terus naik, lama kelamaan ia akan merusak otot tubuh dan lemak yang diperlukan sebagai sumber energi.

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference

Recognizing Diabetes Symptoms in Men, https://www.healthline.com/health/recognizing-diabetes-symptoms-men#risk-factors diakses pada 27 Juli 2020

Low Testosterone (Low-T), https://www.medicinenet.com/low_testosterone_low_t/article.htm diakses pada 27 Juli 2020

Diabetes Early Symptoms and Signs, https://www.medicinenet.com/diabetes_symptoms_in_men/article.htm diakses pada 27 Juli 2020

What are the symptoms of diabetes in men? https://www.medicalnewstoday.com/articles/311173#general-signs diakses pada 27 Juli 2020

 

 

    register-docotr