Kamus Penyakit

Saat Batuk Berdahak, 2 Jenis Obat Ini Bisa Kamu Konsumsi

May 6, 2020 | Dani Kosasih | dr. Pitoyo Marbun
no-image

Obat batuk berdahak memiliki kandungan yang berbeda dengan obat batuk kering. Karena biasanya, batuk berdahak juga diikuti oleh sakit tenggorokan dan beberapa gejala sakit yang lain.

Saat kamu mengalami batuk berdahak, dada akan terasa berat dan sesak serta akan diikuti oleh lendir atau dahak.

Sebagian besar kondisi batuk berdahak ringan bisa sembuh dalam tiga minggu bahkan tidak memerlukan perawatan apa pun.

Namun, pada kondisi yang lebih parah, batuk berdahak yang berlangsung lebih lama terkadang bisa menjadi tanda adanya penyakit lain, seperti infeksi kronis atau infeksi saluran pernapasan. Mengonsumsi obat batuk berdahak yang tepat sangat diperlukan.

Baca Juga: Konsumsi Minuman Energi saat Puasa? Ini Dampak Positif dan Negatifnya!

obat batuk berdahak
Batuk berdahak yang berlangsung lama memiliki indikasi adanya penyakit lain. Foto: Freepik.com

Mengenal perbedaan batuk berdahak dan batuk kering

Batuk sendiri adalah adalah refleks yang normal dan sehat. Batuk membantu tubuh kamu untuk membersihkan lendir, asap, dan iritasi lainnya. Tetapi, batuk yang terus menerus dan cenderung mulai berdahak tentu akan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Ada beberapa perbedaan mendasar yang perlu kamu tahu apakah yang kamu alami itu batuk kering atau batuk berdahak. Kondisi ini perlu kamu tahu agar tidak salah dalam menanganinya.

Kenali perbedaanya

Kebanyakan orang tidak menyadari perbedaan antara kedua jenis batuk ini, hingga akhirnya salah mengonsumsi obat yang justru tidak berpengaruh terhadap penyakit yang sebenarnya kamu alami.

Berikut perbedaannya:

Batuk bardahak biasanya disertai oleh dahak dan lendir sedangkan batuk kering tidak.

  • Batuk berdahak membutuhkan waktu pemulihan yang lebih lama daripada batuk kering.
  • Batuk berdahak kemungkinan disebabkan oleh infeksi dan dalam kasus tertentu bisa menjadi sangat serius. Sedangkan batuk kering disebabkan oleh debu, asap dan alergi.
  • Batuk berdahak biasanya diobati dengan ekspektoran sedangkan batuk kering diobati dengan antitusif.

Pengobatan batuk berdahak

Batuk berdahak menghasilkan lendir atau dahak yang cukup mengganggu. Obat batuk berdahak biasanya bertujuan bukan untuk menekan batuk, namun untuk meningkatkan efisiensi batuk yang membantu membersihkan saluran udara.

Obat batuk berdahak yang harus dikonsumsi pun lebih spesifik berdasarkan penyebab dan lamanya batuk berlangsung.

Untuk mendapatkan obat batuk berdahak, kamu bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter agar kamu mengonsumsi obat yang tepat. Namun, kamu juga bisa mendapatkan obat batuk berdahak di apotek terdekat dari tempat tinggalmu.

Obat batuk berdahak

Agar kamu tidak salah pilih obat, berikut beberapa obat batuk berdahak yang wajib kamu ketahui:

  • Obat batu berdahak memiliki kandungan yang mampu melonggarkan dan menghancurkan lendir atau dahak di paru-paru.
  • Kamu bisa mengonsumsi Guaiphenesin yang dijual dengan nama merek Mucinex. Obat ini digunakan untuk meredakan batuk berdahak.
  • Kamu juga bisa mengonsumsi Bromhexine sebagai langkah pengobatan pertama untuk batuk berdahakmu. Obat ini digunakan untuk mengencerkan dahak pada saluran pernapasan atau yang disebut juga dengan mukolitik (mulkolit).
  • Mengonsumsi obat untuk rasa sakit dan demam, seperti parasetamol atau ibuprofen, juga dapat meredakan tenggorokan yang sakit karena batuk.
  • Menghisap tablet seperti Strepsils atau Difflam yang mengandung antibakteri dan antiinflamasi juga bisa kamu konsumsi untuk meredakan rasa sakit atau tidak nyaman pada tenggorokan akibat batuk berdahak.
  • Beberapa obat batuk dan obat flu yang mengandung antihistamin serta mengeringkan ingus juga bisa kamu pilih. Antihistamin akan membuat lendir jadi lebih sulit untuk keluar dari paru-paru.

Hal-hal yang harus kamu perhatikan saat memilih obat batuk berdahak

Obat batuk berdahak memiliki kandungan yang mampu berinteraksi dengan obat lain. Agar terhindar dari efek samping akibat interaksi obat, selalu baca dan periksa kandungan dan panduan penggunaan yang tertera pada label.

Jika kamu mengonsumsi obat kombinasi dari obat batuk berdahak yang kamu dapatkan dari apotek, misalnya satu obat yang mengandung ekspektoran dan mulkolit sekaligus, jangan sampai lupa untuk membaca keterangan yang tertera pada kemasan produk.

Apalagi bagi kamu yang juga sedang dalam pengobatan dengan mengonsumsi obat lain. Jika tidak diperhatikan, akan menyebabkan risiko overdosis.

Obat batuk berdahak pada anak

Kondisi batuk pada anak biasanya disebabkan oleh infeksi virus. Selain itu, beberapa indikasi seperti menghirup asap rokok atau udara yang tercemar lainnya juga bisa menjadi penyebab.

Sayangnya, tidak banyak jenis obat batuk berdahak dari apotek yang aman dikonsumsi oleh anak-anak.

Namun tidak perlu khawatir, mengutip artikel ilmiah yang dipublikasikan oleh Journal of Pharmaceutical Science Invention, terdapat beberapa cara pengolahan dari bahan-bahan alami yang dapat digunakan sebagai obat batuk berdahak yang sudah pasti aman.

Berikut beberapa di antaranya:

Madu

Madu bisa menjadi obat batuk berdahak yang efektif . Mengonsumsi madu yang dicampur dengan teh atau air lemon hangat akan bermanfaat untuk meredakan sakit tenggorokan.

Untuk hasil terbaik, minumlah madu sebelum tidur. Ini akan membantu membersihkan lendir dan membuat tenggorokan terasa nyaman. Obat rumahan ini bisa meredakan berbagai gejala batuk tanpa menimbulkan efek samping sehingga cocok dikonsumsi oleh anak-anak.

Daun pepermin sebagai obat batuk berdahak alami untuk anak

Menthol yang terkandung dalam pepermin mampu menimbulkan rasa nyaman pada tenggorokan dan bekerja sebagai dekongestan yang bisa menjadi obat batuk berdahak dan membantu menghancurkan lendir pada batuk anak.

Kamu bisa meminum teh pepermin atau menghirup uap pepermin secara rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Daun thyme

Mencampur dua sendok teh daun tyhme bersama dengan satu cangkir air mendidih yang dikonsumsi secara rutin dapat memberikan khasiat meredakan batuk dan bronkitis jangka pendek.

Daun thyme yang mengandung flavonoid mampu mengendurkan otot-otot tenggorokan serta berkhasiat mengurangi peradangan.

Campuran rempah-rempah

Campuran rempah-rempah seperti jahe dan kunyit juga dapat diolah menjadi obat batuk berdahak.

Buatlah teh herbal dengan menambahkan satu sendok teh bubuk kunyit dan satu sendok teh biji karom ke dalam secangkir air dan rebus sampai air berkurang menjadi satu setengah cangkir.

Tambahkan sedikit madu dan potongan jahe, lalu minum larutan herbal ini dua hingga tiga kali sehari. Ramuan herbal tersebut mampu menjadi obat batuk berdahak dan menghancurkan lendir-lendir yang menutupi jalur udara di tenggorokan dan paru-paru.

Penyebab batuk berdahak

Penyebab paling umum batuk berdahak biasanya adalah infeksi dari virus atau bakteri. Saat kondisi batuk telah mengiritasi paru-paru dan menyebabkan batuk yang lebih banyak, saat itulah batuk berdahak akan muncul.

Mengutip dari health.harvard.edu, kondisi batuk berdahak yang terjadi dalam jangka waktu yang lama bisa dilihat tergantung dari beberapa kondisi seperti di bawah ini.

Post nasal drip atau post nasal tetes

Post nasal drip adalah kondisi di mana terjadi akumulasi lendir yang berlebih dan turun ke bagian belakang hidung dan tenggorokan. Post nasal drip ini disebabkan oleh beberapa kemungkinan, seperti:

  • Alergi
  • Iritasi saluran pernapasan atas
  • Infeksi
  • Kelainan bawaan pada hidung
  • Efek samping obat-obatan.

Dahak atau lendir yang menetes akan merangsang terjadinya batuk agar lendir tersebut tidak turun ke paru-paru.

“Karena jika lendir turun ke paru-paru, kondisi terparah akan menyebabkan penumonia” jelas Dr. Ahmad Sedaghat, dokter spesialis THT di Rumah Sakit Mata dan Telinga yang berafiliasi dengan Harvard.

Penyakit paru obstruktif kronik

Penyakit paru obstruktif kronik adalah kondisi di mana kamu mengalami kesulitan bernapas karena aliran udara dari paru-paru terhalangi. Penyakit ini biasanya terjadi akibat paparan zat iritan, seperti:

  • Polusi udara
  • Asap rokok
  • Asap dari zat-zat kimia

Gejala paling sederhana yang bisa dipantau dari penyakit ini adalah batuk yang disertai oleh dahak yang berlebih dan nafas yang terasa sesak.

Pneumonia atau radang paru-paru

Pneumonia adalah infeksi di paru-paru yang disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur. Pneumonia memiliki kadar kondisi yang beragam berdasarkan tingkat keparahan.

Batuk yang muncul akibat pneumonia biasanya tidak berdahak di awal, namun seiring waktu bisa berkembang menjadi batuk berdahak dan cenderung berdarah. Kondisi paling berat bahkan mampu menyebabkan kematian.

Bronkitis

Bronkitis adalah kondisi di mana terjadinya peradangan pada lapisan dalam dinding bronkus. Bronkus sendiri adalah saluran yang terletak di bawah tenggorokan yang menyambung ke paru-paru dan berfungsi untuk membawa udara dari dan ke paru-paru.

Saat peradangan ini terjadi, saluran udara menjadi kendur yang akhirnya menyebabkan luka dan membuat lendir tersangkut.

Kamu yang menderita bronkitis akan mengeluarkan dahak yang tebal dan berwarna. Dahak ini keluar akibat reaksi dari tubuh yang sedang berusaha untuk mengeluarkan lendir tersebut dari paru-paru.

Baca juga: Yuk, Mengenal Bronkitis, Penyebab dan Gejalanya

Obat batuk berdahak tidak efektif jika kamu mengalami kondisi ini

Batuk sendiri merupakan kondisi yang relatif umum terjadi, sehingga saat mengalami batuk, jarang sekali penderitanya memeriksakan diri ke dokter.

Namun, ada beberapa kondisi yang jika kamu alami, maka segeralah periksakan kondisi batukmu ke dokter sebelum kondisinya semakin parah.

Beberapa kondisi tersebut, seperti:

  • Saat anak usia di bawah dua tahun mengalami batuk berdahak segeralah bawa ke dokter.
  • Saat kamu mengalami batuk yang disertai darah.
  • Saat kamu mengalami batuk berdahak dan mengeluarkan lendir dengan warna apapun, terutama merah muda atau hijau gelap.
  • Saat kamu mengalami batuk berdahak disertai demam tinggi di atas 39 derajat celsius.
  • Saat kamu mengalami perubahan batuk dari batuk kering menjadi batuk berdahak.

Saat batuk kamu memiliki gejala lain seperti;

  •    Nyeri dada
  •    Mengi (suara bernada tinggi yang keluar saat bernapas)
  •    Sulit bernapas
  •    Berat badan menurun
  •    Sakit kepala yang persisten
  •    Sakit telinga
  •    Mengalami ruam
  • Saat kamu mengalami batuk yang persisten di malam hari, terlebih jika kamu seorang perokok.
  • Saat kamu mengalami batuk yang berlangsung lebih dari lima hari dan semakin memburuk

Cegah konsumsi obat batuk berdahak dengan cara ini

Agar kamu terhindar dari sakit tenggorokan dan tidak perlu mengonsumsi obat batuk berdahak, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan sebagai langkah pencegahan.

Selain mengonsumsi ramuan-ramuan herbal alami secara rutin, berikut beberapa hal yang harus kamu perhatikan agar terhindar dari sakit tenggorokan seperti batuk berdahak.

Selalu terhidrasi

Mengonsumsi banyak cairan akan membuat paru-paru kamu lebih mudah untuk membersihkan lendir yang mengganggu.

Karena, tubuh yang kering dapat mendorong sistem kekebalan dan melepaskan lebih banyak histamin ke luar dari tubuh.

Jika tubuh kamu mengalami dehidrasi saat imunitas menurun, maka zat kimia ini akan membengkak dan membuat lebih banyak lendir, yang bisa memicu batuk.

Jaga kondisi tempat tinggal selalu bersih

Bagi kamu yang sensitif terhadap parfum, wewangian dalam deterjen, pengharum ruangan dan penyegar udara, maka sebisa mungkin hindarilah terapapar zat-zat tersebut.

Karena zat yang sensitif bagi kamu itu dapat menyebabkan iritasi sinus dan meningkatkan produksi lendir atau dahak.

Hindari apapun yang menyebabkan alergi

Jika kamu memiliki alergi, bersihkan tempat tinggal kamu dari jamur, debu atau paparan serbuk sari yang akan memicu reaksi alergimu termasuk batuk.

Apabila diperlukan, mungkin kamu juga perlu mencuci seprai dengan air panas, membersihkan lantai dengan vakum HEPA-filter, dan menggosok jendela dengan larutan pemutih.

Hindari asap rokok untuk mengurangi konsumsi obat batuk berdahak

Jika kamu merokok, maka berhentilah. Karena mengonsumsi obat batuk berdahak hanya akan sia-sia. Jika kamu bukan perokok, maka menghindari asap rokok akan menjaga kondisi kamu tetap sehat dan terjaga.

Asap rokok akan melumpuhkan rambut-rambut sisilia yang melapisi paru-paru. Padahal, sisilia ini berfungsi untuk membersihkan lendir dan kotoran.

Gunakan pelembab udara

Menggunakan humidifier atau alat pelembap udara yang bekerja dengan cara menyemprotkan uap air ke udara, akan mencegah timbulnya jamur dan bakteri di tempat kamu tinggal.

Pastikan kamu rutin membersihkan dan mengganti filter seperti yang dianjurkan dalam buku pentunjuk penggunaan.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

1. mydr.com.au diakses 3 Mei 2020. https://www.mydr.com.au/respiratory-health/chesty-coughs

2. health.harvard.edu (2018) diakses 3 Mei 2020. https://www.health.harvard.edu/diseases-and-conditions/cracking-the-cough-code

3. mayoclinic.org diakses 3 Mei 2020. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/copd/symptoms-causes/syc-20353679

4. mydr.com.au diakses 3 Mei 2020. https://www.mydr.com.au/respiratory-health/cough-productive-or-wet-cough-treatments

5. webmd.com diakses 3 Mei 2020. https://www.webmd.com/lung/qa/how-can-bronchiectasis-cause-a-productive-cough

6. epainassist.com diakses 3 Mei 2020. https://www.epainassist.com/chest-pain/lungs/differentiating-dry-cough-and-wet-cough
7. International Journal of Pharmaceutical Science Invention diakses 3 Mei 2020.

Sultana, S., Khan, A., Safhi, M. M., & Alhazmi, H. A. (2016). Cough suppressant herbal drugs: A review. International Journal of Pharmaceutical Science Invention, 5(5), 15-28.

8. webmd.com diakses 3 Mei 2020. https://www.webmd.com/cold-and-flu/cough-get-rid-home-hacks

    Berita Terkait
    register-docotr