Kamus Penyakit

Disfungsi Ereksi karena Diabetes Bukan Hal Baru, Pria Wajib Pahami Faktanya di Sini!

August 11, 2020 | Richaldo Hariandja | dr. Debby Deriyanthi
no-image

Disfungsi ereksi karena diabetes adalah penyakit yang umum. Kedua penyakit ini bahkan saling berkaitan walaupun masalah kesehatannya berbeda.

Dilansir diabetes.co.uk, disfungsi ereksi bahkan bisa menyerang 35 persen hingga 75 persen pria penderita diabetes. Gejala impotensi karena diabetes ini bahkan akan dialami oleh 75 persen pria penderita diabetes lho.

Riset soal disfungsi ereksi karena diabetes

Penelitian di Boston University, Amerika Serikat, mencatat sekitar setengah pria yang didiagnosis mengidap diabetes tipe 2 akan terkena disfungsi ereksi dalam 10 tahun setelah diagnosis. 

Para peneliti bahkan mencatat jika risiko disfungsi ereksi karena diabetes akan semakin tinggi kalau pengidap juga memiliki penyakit jantung.

Meskipun demikian, para peneliti di Italia menemukan harapan dalam mengatasi disfungsi ereksi karena diabetes lewat perubahan pola hidup yang lebih sehat. 

Menurut mereka, gaya hidup yang lebih sehat akan menurunkan gejala diabetes serta meningkatkan kesehatan seksual. Pola hidup sehat ini antara lain dengan memakan makanan seimbang dan berolahraga secara rutin.

Penyebab impotensi karena diabetes

Hubungan antara diabetes dan disfungsi ereksi terletak pada sistem sirkulasi dan saraf. Kontrol gula darah yang lemah pada penderita diabetes dapat merusak pembuluh darah berukuran kecil dan saraf.

Padahal, kamu membutuhkan pembuluh darah, saraf dan sistem hormon yang sehat untuk dapat ereksi dan memiliki gairah seksual. Itulah sebabnya kerusakan pembuluh darah dan sistem saraf karena diabetes ini dapat menyebabkan impotensi.

Penurunan aliran darah dari pembuluh darah yang rusak juga bisa berkontribusi terhadap impotensi karena diabetes ini.

Faktor risiko disfungsi ereksi karena diabetes

Beberapa faktor risiko berikut ini dapat meningkatkan peluang komplikasi diabetes termasuk menyebabkan disfungsi ereksi, yaitu:

  • Kontrol gula darah yang buruk
  • Stres
  • Resah
  • Depresi
  • Memakan-makanan yang tidak seimbang
  • Tidak aktif bergerak
  • Kegemukan atau obesitas
  • Merokok
  • Mengonsumsi alkohol secara berlebihan
  • Hipertensi yang tidak terkontrol
  • Memiliki profil lipid darah yang tidak normal
  • Mengonsumsi obat-obatan yang memiliki efek samping impotensi
  • Mengonsumsi obat-obatan seperti antidepresan serta obat untuk tekanan darah 

Mengobati disfungsi ereksi karena diabetes

Seperti persoalan disfungsi ereksi lainnya, kamu dianjurkan untuk mengonsumsi obat oral untuk mengatasi impotensi karena diabetes ini. Beberapa obat yang bisa kamu konsumsi adalah sildenafil (Viagra), tadalafil (Cialis atau vardenafil (Levitra)).

Obat-obatan tersebut membantu meningkatkan aliran darah ke penis dan secara umum dapat ditoleransi dengan baik oleh banyak pria. 

Dan yang terpenting, kondisi diabetes kamu tidak akan memengaruhi konsumsi obat-obatan tersebut karena tidak akan ada interaksi dengan obat diabetes yang kamu gunakan seperti Glucophage (metformin) atau insulin.

Pengobatan non-oral

Beberapa metode berikut ini bisa digunakan untuk mengatasi disfungsi ereksi termasuk yang disebabkan oleh diabetes:

Pompa vakum

Perawatan ini menggunakan alat untuk menstimulasi ereksi dengan cara menarik darah ke penis untuk menciptakan ereksi. Beberapa komponen dari pompa ini adalah:

  • Pipa plastik yang ditempatkan di penis kamu
  • Pompa untuk memompa keluar udara dari pipa plastik
  • Cincin elastis yang akan kamu tempatkan di pangkal penis saat pipa plastik dilepaskan

Cincin elastis berfungsi untuk mempertahankan ereksi yang sudah dibuat dengan cara menahan darah di penis dan mencegahnya kembali ke sirkulasi darah. Cara ini dapat bertahan selama 30 menit.

Terapi suntik

Mengatasi impotensi karena diabetes juga bisa dilakukan dengan menyuntikkan alprostadil yang merupakan obat hormon untuk menstimulasi aliran darah ke penis. Obat ini dapat disuntikkan dengan dua cara, yaitu:

  • Suntik intracavernosal: alprostadil diberikan dengan menyuntikannya langsung ke pangkal penis
  • Aplikasi intra uretra: alprostadil dimasukkan ke uretra

Alprostadil biasanya diresepkan jika kamu tidak merespons pengobatan lain atau kalau kamu tidak mau menggunakan pompa vakum. Tenaga medis akan mengajarkan kamu tentang bagaimana cara menyuntik atau memasukkan alprostadil ini.

Pengobatan yang paling tepat bervariasi pada tiap orang, karena bergantung pada kondisi kesehatan dan bagaimana tubuh kamu menoleransi tiap pengobatan yang diberikan. 

Jaga selalu kondisi kesehatan kamu, termasuk dari diabetes karena bisa menyebabkan impotensi. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter kami. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Healthline.com (2019) diakses 07 Agustus 2020. https://www.healthline.com/health/type-2-diabetes/type-2-and-erectile-dysfunction
  2. Diabetes.co.uk (2019) diakses 07 Agustus 2020. https://www.diabetes.co.uk/diabetes-erectile-dysfunction.html
  3. Bumc.bu.edu diakses 07 Agustus 2020. http://www.bumc.bu.edu/sexualmedicine/physicianinformation/epidemiology-of-ed/
  4. Ncbi.nlm.nih.gov (2014) diakses 07 Agustus 2020. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3949699/
    Berita Terkait
    register-docotr