Kamus Penyakit

Cara Mengempeskan Bisul yang Aman, Salah Satunya dengan Bahan Alami!

June 18, 2020 | Ajeng Dwiri Banyu | dr. Raja Friska Yulanda
no-image

Selain menggunakan obat resep dokter, cara mengempeskan bisul juga bisa dengan bahan-bahan alami, lho! Nah, bisul sendiri merupakan infeksi kulit yang berawal dari folikel rambut atau kelenjar minyak.

Pada awalnya, kulit akan menjadi merah di area infeksi dan benjolan lembut mulai berkembang. Setelah empat hingga tujuh hari, benjolan kemudian mulai memutih saat nanah terkumpul di bawah kulit. 

Dilansir Webmd, tempat paling umum untuk bisul muncul adalah pada wajah, leher, ketiak, bahu, hingga bokong. Sementara itu, jika beberapa bisul muncul dalam suatu kelompok maka jenis infeksi ini sudah termasuk cukup serius dan sering disebut dengan carbuncle.

Baca juga: Kaya akan Kalsium, Manfaat Tempe Bisa Tingkatkan Kesehatan Tulang Lho!

Bagaimana cara mengempeskan bisul dengan mudah?

Saat memiliki bisul, biasanya keinginan untuk membuang dengan mengempeskan atau menusuknya akan muncul. Padahal, cara ini sangat tidak disarankan karena bisa menyebarkan infeksi dan membuat bisul justru semakin buruk.

Bisul mungkin mengandung bakteri yang berbahaya jika tidak dirawat dengan benar. Jika bisul terasa sakit atau tidak kunjung sembuh, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan obat antibiotik yang biasa diresepkan.

Nah, selain menggunakan obat, ada beberapa cara mengempeskan bisul dengan bahan alami, seperti:

Minyak pohon teh

Minyak pohon teh atau tea tree oil memiliki sifat antimikroba dan antibakteri yang hebat sehingga telah menjadi obat efektif untuk mengatasi infeksi kulit sejak lama. Tidak hanya memberikan kenyamanan, minyak pohon teh juga bisa mencegah munculnya bisul.

Cara mengaplikasikan cukup dengan mencampur 5 tetes minyak pohon teh dengan olive oil atau minyak kelapa dan oleskan pada area kulit yang terinfeksi dengan menggunakan kapas. Lakukan sebanyak dua sampai tiga kali sehari, hingga bisul sembuh.

Pasta kunyit

Obat alami lainnya yang bisa digunakan untuk menyembuhkan masalah bisul pada kulit adalah kunyit. Kunyit sudah dikenal dengan sifat anti inflamasi dan menjadi solusi populer untuk menyembuhkan bisul.

Kunyit bisa dikonsumsi dengan susu hangat untuk membantu mencegah munculnya bisul. Selain itu, kunyit juga dapat dihaluskan untuk membuat pasta yang dicampurkan dengan jahe dan oleskan pada area kulit yang terinfeksi.

Garam epsom

Garam epsom tidak hanya membantu untuk merileksasikan tubuh tetapi juga bermanfaat untuk mengobati bisul. garam epson dapat membantu mengeringkan bisul sehingga kamu bisa cepat sembuh dari bisul.

Caranya cukup mudah dengan memasukkan garam epsom ke dalam air hangat, lalu basahkan handuk dengan air yang sudah dicampur garam epsom, kompreskan handuk tadi selama 20 menit sebanyak 2-3 kali sehari sampai bisul sembuh.

Perawatan medis untuk bisul yang sudah parah

Jika bisul tidak sembuh dengan perawatan rumahan menggunakan bahan-bahan alami, maka penanganan dokter mungkin akan diperlukan. Nah, beberapa penanganan yang akan dokter berikan, di antaranya antibiotik topikal atau oral, hingga sayatan bedah.

Untuk tindakan bedah, biasanya melibatkan pengeringan bisul terlebih dahulu baru dilakukan penyayatan. Dokter akan membuat sayatan kecil di permukaan bisul dan kemudian menggunakan bahan penyerap seperti kain kasa untuk menyerap nanah di dalam bisul.

Tindakan ini hanya boleh dilakukan oleh tenaga medis atau dokter yang sudah ahli dan jangan pernah mencobanya sendiri di rumah. Hal ini karena rumah bukanlah lingkungan yang steril seperti rumah sakit.

Bisa saja kamu justru meningkatkan risiko infeksi lainnya atau menimbulkan jaringan parut setelah bisul sembuh

Baca juga: Orang Dewasa Minum Obat Cacing? Jangan Ragu, Ini Dia Manfaatnya

Cara mencegah munculnya bisul

Kemunculan bisul pada berbagai permukaan kulit terkadang membuat malu dan ketidaknyamanan ketika melakukan kegiatan sehari-hari. Nah, untuk itu ada beberapa tips pencegahan yang bisa diikuti untuk mencegah bisul tumbuh, seperti:

  • Cuci pakaian dan handuk. Agar terhindar dari infeksi kulit yang menyebabkan kemunculan bisul, maka rajinlah mencuci pakaian dan handuk. Hindari juga penggunaan baju atau handuk secara bergantian dengan anggota keluarga yang mempunyai bisul.
  • Bersihkan dan rawat luka bekas bisul. Untuk mencegah penyebaran infeksi lebih lanjut, maka ada baiknya untuk rutin merawat dan membersihkan luka bekas bisul. Hal ini berguna untuk menghentikan penyebaran infeksi pada area kulit lainnya.
  • Jaga kebersihan diri dengan baik. Cara terbaik untuk mencegah infeksi bisul pada kulit adalah menjaga kebersihan diri dengan baik. Konsumsilah makanan dengan nutrisi yang cukup dan perbanyak istirahat untuk mendapatkan kondisi tubuh stabil.

Jika bisul semakin memburuk dengan disertai demam dan belum membaik dalam dua minggu atau lebih, maka segera periksakan ke dokter. Dokter akan memberikan perawatan tepat untuk jenis infeksi yang menyebabkan bisul pada kulit.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Webmd (2019), diakses 16 Juni 2020. Boils
  2. Healthline (2018), diakses 16 Juni 2020. How to Pop a Boil: Should You Do It Yourself?
  3. Healthline (2020), diakses 4 januari 2021. Home Remedies for Boils
    Berita Terkait
    register-docotr