17 Manfaat Kunyit untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Ingin konsultasi dengan dokter tentang obat-obatan tradisional? Silakan chat langsung dengan dokter kami di fitur Kesehatan di aplikasi Grab. Atau langsung klik di sini untuk chat dengan dokter.

Kunyit adalah salah satu jenis rempah yang sangat umum digunakan di banyak negara kawasan Asia. Manfaat kunyit pertama kali dirasakan masyarakan Asia Tengah dalam mengatasi berbagai penyakit, seperti masalah pernapasan, kelelahan, rematik, dan beberapa penyakit serius lain.

Kandungan kunyit

kurkumin pada kunyit.
Kurkumin pada kunyit. Sumber gambar: shutterstock.

Belakangan ini, kunyit sudah mulai dikenal di banyak negara di dunia, termasuk Amerika Serikat. Setelah banyak penelitian dilakukan, ternyata kunyit memiliki senyawa yang sangat bermanfaat untuk kesehatan, yaitu kurkumin.

Setelah itu, kunyit dijadikan sebagai alternatif pendamping obat-obatan medis dalam menangani sejumlah penyakit serius, mulai dari migrain, alergi, sampai gangguan jantung.

Manfaat kunyit untuk kesehatan

Lalu, apa saja manfaat kunyit lainnya bagi kesehatan?

1. Meningkatkan antioksidan tubuh

Manfaat kunyit yang pertama adalah dapat meningkatkan kadar antioksidan yang ada di dalam tubuh. Tanpa antioksidan, seseorang akan mudah terserang penyakit. Antioksidan sendiri bekerja melindungi tubuh dari paparan benda asing, termasuk radikal bebas.

Struktur kimia yang ada pada kurkumin dapat mengoptimalkan enzim antioksidan, serta menetralkan zat-zat asing berbahaya yang terlanjur masuk ke dalam tubuh.

Meski begitu, kurkumin juga bisa memutus senyawa-senyawa berbahaya dari luar yang berusaha mengambil alih fungsi tubuh.

Kadar ontioksidan yang sedikit bisa membahayakan kesehatanmu, lho. Ini karena molekul-molekul jahat sangat reaktif untuk menyerang kekebalan tubuh manusia.

2. Anti-inflamasi

Kunyit adalah salah satu jenis tanaman herbal yang ampuh untuk mengatasi peradangan pada organ. Ini menjadi penting, karena sebagian penyakit kronis yang berakhir pada kefatalan disebabkan oleh peradangan.

Kandungan kurkumin dapat bekerja memerangi radang pada bagian tubuh tertentu. Bahkan, beberapa pakar mengklaim bahwa kunyit lebih efektif sebagai anti-inflamasi daripada obat-obatan medis seperti ibuprofen.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Ibuprofen: Manfaat dan Cara Pakainya

Peradangan sendiri bukanlah sesuatu yang buruk, karena bentuk perlindungan tubuh untuk memberantas bakteri yang masuk. Tanpa peradangan, patogen seperti bakteri sangat rentan untuk mengambil alih fungsi tubuh.

Kurkumin bekerja dengan memutus molekul NF-kB yang bisa bergerak masuk ke inti sel dan mengaktifkan senyawa pemicu peradangan. NF-kB sendiri bertanggung jawab atas beberapa penyakit kronis.

3. Mengatasi jerawat dan peradangan pada kulit

Anti-inflamasi dan antioksidan pada kunyit tidak hanya mampu mengatasi berbagai masalah serius pada tubuh, tapi juga bermanfaat untuk kesehatan kulit. Jurnal dari Macedonian Medical Sciences menyebutkan, kurkumin sangat efektif untuk mengatasi psoriaris atau radang kulit.

Tidak hanya kulit badan, kurkumin bisa membasmi jerawat membandel di wajah. Ini disebabkan oleh fungsi zat anti-inflamasi yang membunuh bakteri pembentuk jerawat.

4. Mencegah penuaan dini

Jika kamu perhatikan, ada banyak suplemen untuk kesehatan wajah yang mengandung kurkumin. Tidak hanya efektif untuk pencegahan penyakit, kurkumin pada kunyit juga mampu mengatasi penuaan dini.

Penuaan dini pada kulit, khususnya wajah, bisa terjadi karena beberapa faktor. Salah satu yang cukup memberi pengaruh adalah radikal bebas. Hal ini membuat kulit sulit untuk melakukan proses regenerasi.

Senyawa antioksidan yang ada pada kunyit dapat melawan radikal bebas tersebut. Dengan begitu, proses regenerasi kulit bisa berlangsung dan kamu terhindar dari penuaan dini.

5. Pencegahan dan penanganan kanker

Salah satu manfaat kunyit yang jarang diketahui adalah kemampuannya dalam memerangi sel kanker. Kurkumin sendiri bekerja dengan cara menghambat pertumbuhan sel-sel tumor yang jika dibiarkan akan menjadi kanker.

Oleh karena itu, sebelum memasuki tahap kanker, kunyit sangat berperan dalam memberantas sel-sel pemicunya. Meski tidak menutup kemungkinan sel tumor yang telah berubah menjadi sel kanker tetap dapat dihambat oleh zat kuning dari kunyit itu sendiri.

Pencegahan akan terjadi karena perubahan-perubahan di level molekuler bisa dicegah, sebelum akhirnya berganti menjadi zat-zat yang semakin mengganas.

Sedangkan untuk pengobatan, US National Institutes of Healts mengatakan saat ini masih dilakukan penelitian terkait takaran yang tepat untuk membunuh sel kanker.

6. Pencegahan alzheimer

Sampai saat ini, belum ada obat-obatan medis yang pasti bisa menyembuhkan alzheimer. Yang dilakukan tenaga medis adalah mengobati gejala-gejala yang timbul. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan pencegahan terhadap penyakit yang satu ini.

Kurkumin, yang merupakan zat kuning pada kunyit, bisa membantu pencegahan alzheimer dengan mengurangi plak beta-amiloid yang menumpuk di otak. Tidak hanya itu, peradangan di saraf juga bisa diminimalkan.

7. Menjaga kesehatan otak

Berbicara soal otak, kunyit juga efektif mencegah beberapa gangguan atau penyakit lain yang berhubungan dengan pusat saraf, salah satunya adalah parkinson. Kurkumin pada kunyit bisa meningkatkan fungsi faktor neurotropik pada otak (BDNF).

Dengan begitu, dapat dikatakan bahwa BDNF bisa mengoptimalkan pertumbuhan neuron yang memiliki peran utama dalam melawan proses degenerasi sel pada otak. Saraf kognitif manusia yang berada di otak juga akan berfungsi dengan baik dengan adanya senyawa kurkumin pada tubuh.

8. Pengobatan dan pencegahan  diabetes

Masih dengan kandungan utama pada kunyit yaitu kurkumin, manfaat lainnya untuk kesehatan adalah mampu mencegah dan mengobati diabetes. Pada kasus diabetes, kurkumin sendiri bekerja dengan mengontrol kadar gula darah pada tubuh seseorang.

Kadar gula darah sangat penting untuk diperhatikan dalam menghindari diabetes. Kepekaan kurkumin sangat efektif dalam menurunkan glukosa (unsur pemicu naiknya kadar gula darah), serta mengurangi kadar insulin pada darah.

Baca juga: Penderita Diabetes Makan Makanan Manis, Aman atau Tidak?

9. Menjaga tekanan darah

Bukan hanya kadar gula darah, kurkumin juga efektif mengontrol tekanan darah manusia. Tekanan darah yang tidak stabil biasanya terjadi pada seseorang lanjut usia. Ini disebabkan oleh fungsi endotel vaskular yang semakin menurun.

Sel endotel yang tidak stabil dapat menyebabkan tidak lancarnya aliran darah pada arteri. Akibatnya, tekanan darah tinggi atau hipertensi bisa terjadi.

Kurkumin yang merupakan zat teraktif pada kunyit dapat mengoptimalkan kinerja sel endotel. Dengan begitu, aliran darah ke seluruh tubuh dapat berjalan dengan lancar. Hasilnya, ketidakstabilan tekanan darah bisa dikontrol.

10. Meredakan emosi dan depresi

Jika kamu suka marah-marah, sulit mengontrol emosi dan sering merasakan depresi, ada baiknya kamu mulai mengonsumsi kunyit. Emosi, stres, dan depresi, sangat bergantung pada bagaimana otak menafsirkan sesuatu.

Kurkumin efektif dalam membantu kinerja neurotransmiter (senyawa yang menghubungkan satu sel dengan yang lain) untuk memaksimalkan fungsi serotonin, senyawa pada otak yang bisa menciptakan rasa bahagia.

Kadar serotonin yang rendah akan membuat kamu gampang stres, marah-marah, dan mudah depresi.

US Natioal Library of Medicine Institutes of Health mengatakan dalam sebuah uji coba melibatkan tiga kelompok berjumlah total 60 orang yang depresi, satu grup mengalami manajemen emosi yang lebih baik setelah mendapat asupan kurkumin selama enam minggu.

11. Menjaga kesehatan jantung

Manfaat kunyit yang tak kalah bermanfaat adalah mampu mencegah berbagai gangguan pada jantung. Dalam menjaga kesehatan jantung, kurkumin bekerja dengan mengoptimalkan fungsi endotelium, yaitu lapisan pembuluh darah.

Berbagai gangguan dan penyakit jantung  disebabkan oleh sel endotel yang rusak atau tidak mampu mengatur tekanan darah. Oleh karena itu, sangat penting untuk tetap menjaga sel-sel endotel tidak rusak, yaitu dengan mengonsumsi kunyit.

Selain itu, kurkumin yang memiliki sifat anti-inflamasi sangat membantu dalam mengurangi peradangan dan oksidasi. Dua hal tersebut sangat bertanggung jawab atas banyaknya kasus penyakit jantung, terutama koroner.

12. Manfaat kunyit untuk alergi

Alergi adalah kondisi di mana sistem kekebalan manusia mengidentifikasi adanya zat asing yang berbahaya bagi tubuh. Meski terlihat normal, tapi seseorang yang memiliki alergi khusus berarti ada reaksi berlebihan dari sistem metabolismenya.

Alergi biasanya terjadi dengan munculnya ruam atau bercak merah pada kulit. Meski, tidak sedikit yang berupa batuk atau bersin-bersin. Bubuk kunyit adalah olahan rempah-rempah yang tepat untuk mengatasinya.

Aktivitas inflamasi seperti alergi pada tubuh bisa dilawan dengan kurkumin. Senyawa aktif kurkumin mampu membantu sistem tubuh untuk mengurangi gejala pilek, bersin, batuk, dan tanda-tanda alergi lainnya.

13. Manfaat kunyit untuk hati

Hati atau liver adalah salah satu organ yang memiliki peran vital pada keberlangsungan hidup manusia. Di organ inilah, racun-racun yang masuk ke dalam tubuh bisa dimusnahkan.

Itulah mengapa beberapa kasus gangguan pada hati yang tidak tertangani dengan baik akan berakhir fatal, bahkan kematian.

Kurkumin sendiri tidak bekerja dengan membunuh racun-racun tersebut, melainkan menjaga agar liver tetap berfungsi dengan baik dan terhindar dari kerusakan. Dengan begitu, organ hati tetap bisa melakukan detoksifikasi atau pembersihan-permbersihan racun dari darah.

Tidak hanya itu, kunyit juga dapat merangsang terjadinya produksi empedu. Ini akan membantu fungsi hati dalam menghilangkan ‘limbah-limbah’ jahat yang bisa mengganggu kesehatan seseorang.

14. Manfaat kunyit untuk mata

Semakin bertambahnya usia, kesehatan mata manusia akan mulai berkurang. Untuk itu, sangat penting menjaga kesehatan mata agar tetap berfungsi dengan baik. Salah satu manfaat kunyit yang bisa kamu dapatkan adalah kinerjanya dalam proses regenerasi sel pada mata.

Sel-sel yang mulai berkurang fungsinya akan menyebabkan glaukoma, yaitu kondisi di mana mata mulai mengalami beberapa gangguan, yang terparah adalah kebutaan. Hasil penelitian dari Scientific Reports pada 2018 menjelaskan, senyawa kurkumin dapat mengoptimalkan fungsi retina.

15. Mengatasi peradangan pada sendi

Dengan sifatnya yang anti-inflamasi, kurkumin bisa menjadi alternatif untuk pengobatan jangka panjang bagi penderita osteoarthritis atau radang sendi. Pasien osteoarthritis yang mengonsumsi 1.000 mg meriva per hari akan merasakan fungsi sendi yang lebih baik.

Meriva sendiri adalah ekstrak yang dihasilkan dari kurkumin (curcuminoid) alami dengan persentase sampai 75%. Kurkumin sangat efektif dalam menghambat atau memperlambat perkembangan radang yang terjadi pada sendi.

16. Mengatasi migrain dan sakit kepala

Migrain atau sakit kepala sebelah bisa terjadi akibat peradangan saraf.  Ini membuat aliran darah menjadi terganggu dan terhambat. Dampaknya, rasa sakit tak tertahankan bisa dirasakan setelahnya.

Meski belum ada data ilmiah yang membuktikan efektivitas kunyit pada migrain, sebuah riset yang dipublikasikan dalam Rheumatology menyebutkan bahwa rasa nyeri pada kepala bisa dikurangi dengan kurkumin.

Ini disebabkan oleh anti-inflamasi yang bisa menghambat prostaglandin, senyawa pemicu rasa nyeri berlebihan.

Baca juga: Lezat dan Sehat, 7 Makanan Ini Mengandung Protein Tinggi

17. Mengatasi mual, kembung, dan maag

Mual, kembung, dan maag adalah kondisi yang disebabkan oleh adanya masalah di lambung. Salah satu manfaat kunyit yang belum banyak diketahui adalah fungsinya pada sistem pencernaan manusia.

Kurkumin dapat membantu mengurangi gas pada lambung yang menyebabkan begah atau kembung, mengendalikan asam lambung berlebih, dan menjaga dinding lambung tidak terkikis.

Efek samping jika kunyit digunakan berlebihan

Meski kunyit memiliki khasiat yang beragam, ternyata ada efek samping yang bisa memberikan dampak kurang baik untuk tubuh jika dikonsumsi atau digunakan secara berlebihan. Tidak ada rekomendasi takaran khusus dalam penggunaannya, semua disesuaikan dengan kebutuhan tubuh.

Dari banyak efek samping yang berpotensi muncul adalah terjadinya masalah pada sistem pencernaan. Maka dari itu, kamu bisa langsung menghentikan penggunaannya jika efek tersebut mulai terasa.

Itulah 17 manfaat kunyit untuk kesehatan dan efek sampingnya jika dikonsumsi secara berlebihan.

Ingin konsultasi dengan dokter tentang obat-obatan tradisional? Silakan chat langsung dengan dokter kami di fitur Kesehatan di aplikasi Grab. Atau langsung klik di sini untuk chat dengan dokter.

  1. Medical News Today, diakses 29 April 2020, The positive and negative health effects of turmeric.
  2. US National Center for Complementary and Integrative Health, diakses 29 April 2020, Turmeric.
  3. Healthline, diakses 29 April 2020, 10 Proven Health Benefits of Turmeric and Curcumin.
  4. Everyday Health, diakses 29 April 2020, 12 Scientific Health Benefits of Turmeric and Curcumin.
  5. WEBmd, diakses 29 April 2020, Health Benefits of Turmeric.

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter