Kamus Penyakit

Benjolan di Leher, Yuk Cek Penyebab dan Cara Mengatasinya

May 13, 2020 | Husni Efendi | dr. Pitoyo Marbun
no-image

Mungkin kamu pernah melihat orang-orang terdekat kamu yang mempunyai benjolan di leher, dan penasaran apa kira-kira penyebabnya? Yuk, simak ulasan berikut

Baca Juga: Pilihan Obat Sakit Pinggang yang Efektif, Sudah Tahu Belum?

Memahami benjolan di leher

Benjolan di leher juga disebut neck mass. Hal tersebut bisa besar dan terlihat, atau juga bisa sangat kecil. Sebagian besar mungkin tidak berbahaya. Sebagian besar juga jinak.

Tapi benjolan di leher juga bisa menjadi tanda dari kondisi yang serius, seperti infeksi atau pertumbuhan kanker.

Jika orang-orang terdekat atau bahkan kamu memiliki keluhan di leher, tidak usah panik dulu, segera hubungi dokter dan coba periksa.

Kondisi yang menyebabkan benjolan di leher

Banyak kondisi yang dapat menyebabkan benjolan di leher. Berikut adalah beberapa kemungkinan penyebabnya:

1. Infeksi mononukleosis

Infeksi mononukleosis, adalah keadaan yang merujuk pada sekelompok gejala yang biasanya disebabkan oleh virus Epstein-Barr (EBV). Ini biasanya terjadi pada remaja, tetapi kamu bisa mendapatkannya pada usia berapa pun. Virus ini menyebar melalui air liur.

Infeksi mononukleosis ini biasanya terjadi pada siswa sekolah menengah dan perguruan tinggi.

Gejalanya meliputi

  • Demam
  • Pembengkakan kelenjar getah bening
  • Sakit tenggorokan
  • Sakit kepala
  • Pembengkakan tonsil
  • Kelelahan
  • Keringat dingin
  • Sakit atau nyeri di badan, gejala ini dapat berlangsung hingga 2 bulan.

Tidak ada pengobatan khusus untuk infeksi mononukleosis. Namun, dokter mungkin meresepkan obat kortikosteroid untuk mengurangi pembengkakan tenggorokan dan amandel.

Gejala biasanya sembuh sendiri dalam 1 hingga 2 bulan. Hubungi dokter jika gejalanya memburuk.

2. Nodul tiroid

Apa itu nodul tiroid? Nodul tiroid adalah benjolan di leher yang dapat berkembang di kelenjar tiroid kamu. Itu bisa padat atau berisi cairan.

Lebih dari 90 persen dari semua nodul tiroid bersifat jinak (bukan kanker). Sebagian besar nodul tiroid tidak serius.

Kecuali jika itu menjadi cukup besar untuk menekan di batang tenggorokan kamu. Banyak nodul tiroid ditemukan selama menjalani CT scan atau MRI scan yang dilakukan untuk mendiagnosis sesuatu yang lain.

Nodul tiroid biasanya tidak berbahaya, tetapi mungkin merupakan tanda penyakit seperti kanker atau disfungsi autoimun.

Kelenjar tiroid yang bengkak biasanya menyebabkan batuk, suara serak, nyeri di tenggorokan atau leher, sulit menelan. Gejala tadi dapat menunjukkan tiroid yang aktif (hipertiroid) atau tiroid yang kurang aktif (hipotiroid).

Jika kamu mengalami gejala tersebut, segeralah menemui dokter.

3. Gondok

Gondok adalah kelenjar yang ditemukan di leher tepat di bawah jakun. Suatu kondisi yang meningkatkan ukuran tiroid. Gondok ini dapat berkembang pada siapa saja, tetapi lebih sering terjadi pada wanita. Terkadang, itu memengaruhi cara fungsi tiroid.

Gejala utama gondok adalah pembengkakan di leher, dan ukurannya bisa berkisar dari sangat kecil hingga sangat besar.

Gejala lainnya juga termasuk beberapa berikut ini:

  • Kesulitan menelan atau bernapas
  • Batuk
  • Suara menjadi serak
  • Pusing saat mengangkat lengan di atas kepala.

Apa yang menyebabkan gondok?

Kekurangan yodium adalah penyebab utama dari goiter atau gondok ini. Yodium sangat penting untuk membantu tiroid menghasilkan hormon tiroid. Ketika tidak memiliki cukup yodium, tiroid bekerja ekstra keras untuk membuat hormon tiroid, menyebabkan kelenjar tumbuh lebih besar.

Jika kamu mengalami gejala seperti di atas, segeralah hubungi dokter. Dokter biasanya akan memutuskan program pengobatan berdasarkan ukuran dan kondisi gondok itu sendiri, dan gejala yang terkait dengannya.

Perawatan juga didasarkan pada masalah kesehatan yang berkontribusi pada gondok.

4. Amandel

Benjolan di leher (kerongkongan) berikutnya adalah amandel. Amanel adalah dua kelenjar getah bening yang terletak di setiap sisi belakang tenggorokan.

Mereka berfungsi sebagai mekanisme pertahanan dan membantu mencegah tubuh dari infeksi. Ketika amandel terinfeksi, kondisinya disebut tonsilitis.

Tonsilitis dapat terjadi pada usia berapa pun dan merupakan penyakit anak yang umum. Ini paling sering didiagnosis pada anak-anak dari usia prasekolah hingga remaja.

Gejalanya meliputi sakit tenggorokan, pembengkakan tonsil, dan demam.

Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai virus dan bakteri umum, seperti bakteri Streptococcal, yang menyebabkan radang tenggorokan.

Tonsilitis yang disebabkan oleh radang tenggorokan dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak ditangani.

Tonsilitis mudah didiagnosis. Gejala biasanya hilang dalam 7 hingga 10 hari. Segera hubungi dokter jika kamu mengalami beberapa gejala tadi.

Baca Juga: Gusi Bengkak Bikin Susah Makan dan Tidur, Begini Cara Mengatasinya

Cara mengatasi benjolan di leher

Jenis perawatan untuk benjolan di leher tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Jika disebabkan oleh infeksi bakteri bisa diobati dengan antibiotik.

Tetapi jika jenisnya serius, pilihan pengobatan seperti untuk kanker di leher bisa termasuk operasi, radiasi, dan kemoterapi.

Deteksi dini adalah kunci keberhasilan pengobatan dari penyebab benjolan di leher. Jadi bersegeralah  untuk berkonsultasi ke dokter jika kamu mengalami beberapa gejala-gejala tadi di leher.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

– Healthline.com, diakses 11 Mei 2020 – What’s Causing This Lump on My Neck?

https://www.healthline.com/health/neck-lump#treatment

– Healthline.com, diakses 11 Mei 2020 – Everything You Need to Know About Tonsillitis

https://www.healthline.com/health/tonsillitis

– Healthline.com, diakses 11 Mei 2020 – What You Need to Know About Goiter

https://www.healthline.com/health/goiter-simple

– medicalnewstoday.com, diakses 11 Mei 2020 – Cause of a lump on the back of the neck

https://www.medicalnewstoday.com/articles/324866

– medlineplus.gov, diakses 11 Mei 2020 – Neck lump

https://medlineplus.gov/ency/article/003098.htm

    Berita Terkait
    register-docotr