Kamus Penyakit

Jangan Remehkan, Ini Bahaya Cacing Kremi bagi Kesehatan

May 29, 2020 | Putri Prima Soraya | dr. Pitoyo Marbun
no-image

Kamu keliru, jika selama ini berpikiran bahwa bahaya cacing kremi hanya bisa dialami pada masa kanak-kanak. Karena faktanya bahaya dari cacing kremi dapat pula menginfeksi orang dewasa, lho.

Pada kebanyakan kasus, cacing kremi memang tidak menimbulkan masalah yang serius. Tapi jika dibiarkan cacing kremi bisa berkembang dan berpindah menuju organ tubuh lainnya.

Termasuk di antaranya seperti vagina, uterus, dan tuba falopi, sehingga berpotensi bisa menyebabkan komplikasi.

Apa itu cacing kremi?

Ilustrasi cacing kremi dalam tubuh. Sumber foto: Healthline.com

Cacing kremi atau Enterobius vermicularis, merupakan parasit yang dapat menginfeksi tubuh. Cacing kremi umumnya berukuran sangat kecil yaitu sekitar 2-13 mm. Cacing kremi dapat menginfeksi usus besar manusia.

Pada saluran pencernaan cacing akan tumbuh dewasa, lalu berkembang biak dengan cara bertelur. Di dalam usus kita, cacing kremi dapat berkembang biak dan menimbulkan gejala berupa gatal, nyeri, dan ruam pada anus.

Cacing kremi mampu bertahan dalam usus manusia hingga 13 minggu. Cacing kremi akan terus berkembang atau bahkan berpindah ke orang di sekitar kita jika tidak kita obati. Ketika cacing kremi berkembang dan semakin banyak, hal ini bisa memicu berbagai komplikasi penyakit. 

Bahaya cacing kremi bagi kesehatan

Selain menyebabkan gatal dan tubuh terlihat kurus, terdapat beberapa masalah kesehatan lainnya yang bisa disebabkan oleh penyakit cacing kremi, di antaranya adalah:

Penurunan nafsu makan dan berat badan

Bahaya cacing kremi yang paling umum dikenal adalah menyebabkan terganggunya asupan nutrisi tubuh. Infeksi parasit ini memengaruhi pengolahan dan penyerapan makanan, sehingga menyebabkan hilangnya vitamin, protein, karbohidrat, dan lemak dalam jumlah besar.

Pada anak-anak yang terkena penyakit ini, cacing kremi bisa menyebabkan anak kehilangan nafsu makan, tidur tidak tenang dan gangguan tumbuh kembang serta penurunan konsentrasi.

Peradangan saluran tuba falopi

Bahaya cacing kremi yang lainnya adalah menyebabkan peradangan pada saluran tuba. Hal itu disebabkan karena aktivitas cacing kremi di dalam tubuh, sehingga banyak cairan nanah mengendap di saluran tersebut.

Jika dibiarkan, maka hal ini dapat mengganggu kesuburan dari penderitanya dikarenakan saluran tuba falopi merupakan salah satu bagian penting dalam keluarnya sel telur pada wanita.

Infeksi saluran kemih

Meskipun merupakan salah satu kasus yang jarang terjadi, jika cacing kremi dibiarkan tidak diobati, infeksi ini dapat menyebabkan infeksi saluran kemih (ISK) pada wanita.

Cacing kremi dapat masuk ke dalam saluran kemih melalui vagina dan menyebabkan infeksi.

Gejala infeksi saluran kemih sangat beragam, di antaranya demam, sakit di perut dan panggul, serta nyeri saat buang air kecil dan munculnya darah di dalam urine.

Vaginitis

Pada wanita, cacing kremi yang terus bertumbuh dan bertambah banyak dapat mengakibatkan peradangan pada vagina. Kondisi peradangan ini disebut juga dengan vaginitis atau vulvovaginitis. 

Gejala yang muncul jika seseorang menderita vaginitis adalah berupa rasa nyeri saat berhubungan seksual dan buang air kecil.

Endometritis

Endometritis adalah suatu kondisi peradangan pada lapisan rahim dan biasanya disebabkan oleh infeksi. Endometritis biasanya menyebabkan gejala seperti pembengkakan perut, pendarahan pada vagina secara abnormal, keputihan abnormal dan sembelit.

Gatal di sekitar anus

Biasanya, cacing kremi yang akan bertelur, keluar melalui anus saat malam hari untuk meletakkan telur-telurnya pada lipatan kulit di sekitar anus.

Telur cacing yang berhasil menetas pada lipatan kulit di sekitar anus, akan masuk kembali ke dalam usus. Telur yang ditinggalkan cacing kremi di lipatan kulit tersebut dapat menyebabkan gatal.

Anak-anak umumnya lebih tidak tahan dengan rasa gatal ini, dan cenderung akan menggaruk daerah anus yang dapat menimbulkan infeksi hingga bernanah.

Itulah berbagai bahaya cacing kremi bagi kesehatan yang tidak boleh kamu sepelekan. Agar kamu terhindar dan tidak mengalami kondisi tersebut, sangat dianjurkan untuk konsultasi ke dokter dan rutin meminum obat cacing seperti yang sudah dianjurkan, yaitu 6 bulan sekali. 

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference

Caring for kids (2018).  Diakses pada 26/05/20. Pinworms

Healthline (2018). Diakses pada 26/05/20. Pinworms Complications

Mayo clinic (2018). Diakses pada 26/05/20. Pinworm infection – Symptoms and causes

NCH (2015). Diakses pada 26/05/20. Diseases and Conditions Pinworm infection

HSE (2011). Diakses pada 26/05/20. Complications of threadworms

    Berita Terkait
    register-docotr