Olahraga

Apakah Sit Up Bisa Mengecilkan Perut? Berikut Penjelasannya!

January 18, 2021 | Muhammad Hanif S. | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Memiliki bentuk tubuh ideal adalah idaman bagi banyak orang, salah satunya adalah perut yang ramping. Tak sedikit yang rela rajin berolahraga untuk mengecilkan perut, termasuk dengan rutin latihan sit up. Pertanyaannya, apakah sit up bisa membantu mengecilkan perut?

Nah, untuk mengetahui jawaban dari apakah sit up bisa mengecilkan perut, simak ulasan lengkapnya berikut ini, yuk!

Apakah sit up bisa mengecilkan perut?

Anggapan bahwa sit up bisa mengecilkan perut adalah mitos alias tidak benar. Opini yang terlanjur dipercaya banyak orang tersebut sudah dibantah oleh sejumlah penelitian yang ada.

Sebuah studi pada 2011 yang melibatkan sekelompok peserta pelatihan tak menemukan hasil pengecilan perut dari aktivitas sit up selama enam minggu. Hasil yang sama juga dikemukakan oleh riset yang terbit di Journal of Manipulative and Physiological Therapeutics pada 2015.

Dari dua penelitian tersebut, tidak ada perbedaan signifikan pada berat badan dan ukuran lingkar pinggang meski seseorang telah rutin melakukan sit up. Lemak subkutan yang berada di bawah lapisan kulit juga tak menunjukkan perubahan yang menggembirakan.

Baca juga: 6 Cara Mengecilkan Perut Buncit, dari Olahraga hingga Makanan

Mengapa sit up tak bisa bantu mengecilkan perut?

Pada dasarnya, sit up bukanlah sebuah latihan atau exercise yang berfungsi mengecilkan perut. Menurut Karen Cooper, pakar manajemen berat badan di Cleveland Clinic, manfaat utama dari sit up adalah untuk mengencangkan dan memperkuat otot inti.

Otot inti sendiri terbentang dari dada, perut, punggung, hingga di sekitar panggul. Manfaat berupa pengencangan otot perut (rektus abdominus) inilah yang kerap membuat banyak orang bertanya apakah sit up bisa mengecilkan perut atau tidak.

Meski tak efektif mengecilkan perut, bukan berarti kamu harus melewatkan latihan ini. Melakukan sit up secara rutin dapat memberi efek positif bagi tubuh, seperti mempertahankan massa otot, mengoptimalkan keseimbangan dan fleksibilitas, hingga memperbaiki postur.

Lalu, apa yang harus dilakukan?

Mengecilkan perut bukanlah perkara mudah. Mengutip Live Strong, untuk membuat perut menjadi lebih kecil, kamu harus menjaga keseimbangan kalori. Caranya, bakar lebih banyak kalori di dalam tubuh daripada yang dikonsumsi.

Ada dua pilihan yang bisa ditempuh, yaitu menurunkan asupan kalori atau meningkatkan aktivitas fisik yang dapat membakarnya. Aktivitas fisik tertentu juga diyakini dapat membakar timbunan lemak di bawah kulit perut.

Jika memungkinkan, kombinasikan keduanya secara bersamaan, yaitu menjalani diet dan rajin berolahraga. Tetapkan durasi atau periode waktu untuk memantau hasil dari usaha mengecilkan perut yang telah dilakukan.

Baca juga: Yuk, Cari Tahu Berapa Kebutuhan Kalori per Hari yang Diperlukan Tubuh

Olahraga yang bisa bantu kecilkan perut

Jika kamu ingin mengecilkan perut, sit up bukanlah jenis latihan yang tepat. Sebagai gantinya, ada beberapa olahraga yang dapat kamu lakukan untuk membakar lemak dan kalori, di antaranya adalah:

  • Jalan kaki: Sebuah riset pada 2014 menjelaskan, berjalan selama 50-70 menit tiga kali dalam seminggu selama 12 pekan dapat mengecilkan lingkar pinggang hingga 2,8 sentimeter. Untuk permulaan, cobalah berjalan kaki 3-4 kali seminggu dengan durasi 30 menit per sesi.
  • Berlari atau joging: Mengutip Harvard Medical School, dalam waktu 30 menit, joging dengan speed 8 km/jam dapat membakar 298 kalori, sedangkan lari berkecepatan 9,7 km/jam mengurangi 372 kalori. Menurut riset, keduanya juga dapat membantu membakar lemak perut.
  • Bersepeda: Dalam 30 menit, bersepeda dengan speed 19-22,4 km/jam bisa membakar 298 kalori. Olahraga ini juga dapat meningkatkan kebugaran dan meminimalkan risiko sejumlah penyakit serius, seperti kanker dan gangguan jantung.
  • Berenang: Sekitar 233 kalori akan terbakar dengan berenang menggunakan gaya punggung selama setengah jam. Sebuah studi memaparkan, jika dilakukan tiga kali dalam seminggu, berenang cukup efektif membantu mengurangi lemak perut.
  • Yoga: Selain bisa bantu redakan stres, melakukan yoga selama 30 menit dapat membakar 149 kalori. Menurut studi pada 2016, dua sesi yoga berdurasi 90 menit per minggu selama 12 pekan dapat membantu mengurangi lingkar pinggang hingga 3,8 sentimeter.

Nah, itulah ulasan dan fakta sebenarnya dari mitos tentang apakah sit up bisa mengecilkan perut atau tidak. Jika ingin memiliki perut yang ramping, lakukan beberapa olahraga dan latihan seperti yang telah disebutkan secara rutin, ya!

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

  1. Live Strong, diakses 6 Januari 2021, Do Sit-Ups Burn Belly Fat?
  2. Cleveland Clinic, diakses 6 Januari 2021, Will Sit-ups Burn Off Your Belly Fat? 
  3. Healthline, diakses 6 Januari 2021, The 8 Best Exercises for Weight Loss.
  4. Healthline, diakses 6 Januari 2021, 9 Benefits of Sit-Ups and How to Do Them.
  5. Harvard Medical School, diakses 6 Januari 2021, Calories burned in 30 minutes for people of three different weights.
  6. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 6 Januari 2021, The effect of abdominal exercise on abdominal fat.
  7. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 6 Januari 2021, Effect of abdominal resistance exercise on abdominal subcutaneous fat of obese women: a randomized controlled trial using ultrasound imaging assessments.
  8. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 6 Januari 2021, Effect of walking exercise on abdominal fat, insulin resistance and serum cytokines in obese women.
  9. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 6 Januari 2021, A dose-response relation between aerobic exercise and visceral fat reduction: systematic review of clinical trials.
  10. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 6 Januari 2021, Effect of regular swimming exercise on the physical composition, strength, and blood lipid of middle-aged women.
  11. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 6 Januari 2021, Yoga in Women With Abdominal Obesityߞa Randomized Controlled Trial.

    register-docotr