Kesehatan Pria

Hindari Sebelum Terlambat, Ini 4 Efek Merokok pada Kualitas Sperma Kamu!

January 18, 2021 | Richaldo Hariandja | dr. Pitoyo Marbun
no-image

Ada beragam efek merokok pada sperma yang perlu diwaspadai kaum Adam. Karena jika sperma rusak, maka kesuburan pria pun akan terganggu.

Merokok memang menyebabkan masalah kesehatan, salah satunya adalah infertilitas. Oleh karena itu, mengutip laman yourfertility.org.au, jika kamu mau melindungi diri dan calon bayi, maka cara terbaik adalah berhenti merokok. 

Baca Juga: Penyebab Sperma Tidak Bertemu Sel Telur dan Cara Mengatasinya

Efek merokok pada sperma

Situs kesehatan WebMD menyebut kebiasaan merokok dapat merusak sperma. Salah satu sel yang sangat penting untuk menghasilkan keturunan ini bisa menjadi kesulitan untuk membuahi sel telur, bahkan jika embrio terbentuk, kebiasaan merokok bisa membuatnya sulit bertahan.

Berikut ini adalah beberapa efek merokok pada sperma yang perlu kamu pahami:

1. Efek merokok pada konsentrasi sperma

Konsentrasi sperma didefinisikan sebagai jumlah sperma yang terdapat dalam semen. Jumlah sperma yang normal sangat penting, karena bisa memengaruhi keberhasilan kamu membuahi sel telur pasangan.

Dalam kondisi normal, jumlah sperma berkisar dari 15 juta sperma hingga 200 juta sperma per milimeter semen. Jika kamu memiliki kurang dari 15 juta sperma per milimeter atau 39 juta sperma per ejakulasi, maka sperma kamu masuk dalam kategori sedikit.

Nah, sebuah penelitian dalam World Journal of Men’s Health menyebut adanya pengurangan 23 persen konsentrasi sperma pada pria yang merokok.

Kondisi ini tentu sangat mengkhawatirkan jika kamu ingin membuahi pasangan secara alami. Sebab, rendahnya jumlah sperma menjadi satu masalah fertilitas yang dialami banyak pria. 

2. Merokok merusak DNA sperma

Sebuah penelitian dalam jurnal Andrology menyebut sperma para perokok memiliki fragmentasi DNA yang tinggi. 

Sperma dengan DNA yang rusak bisa menyebabkan beberapa masalah dengan fertilisasi, perkembangan embrio, implantasi embrio dan peningkatan kemungkinan keguguran.

Selain itu, pria yang merokok dikatakan situs kesehatan verywellfamily dapat memiliki level hormon yang abnormal. Kondisi ini pun dapat berpengaruh pada fertilitas.

Protein yang tidak seimbang

Kerusakan pada DNA sperma ini diawali dari rusaknya protein yang dibawa oleh sperma. Pada dasarnya, sperma manusia membawa dua protein kecil protamine 1 dan protamine 2. 

Pada kondisi normal kedua protein ini berada dalam level seimbang. Tapi pada perokok, spermanya mengandung terlalu sedikit protamine 2. Ketidakseimbangan ini lah yang membuat DNA sperma rentan rusak.

Mohamad Eid Hammadeh, PhD, seorang profesor obstetrics and gynecology dari University of the Saarland, Jerman menyebut Alfabet DNA dari sperma yang rusak ini memiliki satu atau dua huruf yang hilang. Kerusakan ini sayangnya tidak bisa diperbaiki.

“Saat kami suntikan sperma yang rusak ini ke sel telur, sel spermanya tidak bisa membuahi sel telur. Kalaupun bisa, maka potensi kegugurannya sangat tinggi,” ucap Hammadeh sebagaimana dilansir situs kesehatan WebMD.

3. Efek merokok pada morfologi sperma

Morfologi sperma adalah bentuk dari sperma. Sperma yang bentuknya aneh kemungkinan tidak akan bisa berenang dengan baik menuju sel telur serta sulit untuk membuahi sel telur.

Mengutip Mayo Clinic, bentuk sperma yang normal adalah kepala oval dengan buntut yang panjang. Sementara jika kondisinya abnormal, kemungkinan kepala atau buntut tersebut tidak sempurna atau cacat.

Efek merokok pada morfologi sperma ini disebutkan dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Reproductive Systems. Para peneliti menemukan sperma para perokok cenderung memiliki morfologi abnormal ketimbang yang tidak merokok.

Baca Juga: 10 Makanan Penambah Sperma, Berikut Daftar Lengkapnya!

4. Merokok rusak kemampuan berenang sperma

Efek merokok juga terdapat pada kemampuan berenang sperma (sperm motility). Padahal, kemampuan ini sangat penting agar sperma dapat menuju sel telur di dalam saluran vagina pasangan.

Dilansir Healthline, sperma dengan kemampuan berenang yang sehat dapat bergerak setidaknya 25 mikrometer per detik. Jika kemampuan sperma kurang dari ini, maka kondisi ini disebut dengan asthenospermia.

Sebuah penelitian yang dipublikasi dalam jurnal Wiener Klinische Wochenschrift menyebut pria yang merokok lebih dari 10 batang per hari memiliki sperm motility yang rendah.

Demikianlah berbagai efek merokok pada sperma yang perlu kamu ketahui. Selalu hindari budaya merokok demi kesehatan dan kesuburan, ya!

Pastikan untuk mengecek kesehatan kamu dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference
  1. Verywellfamily, diakses 10 Januari 2021. The Effect Smoking Has on Sperm and Male Fertility
  2. Yourfertility.org.au, diakses 10 Januari 2021. Smoking
  3. WebMD, diakses 10 Januari 2021. Smokers’ Sperm Less Fertile
  4. Healthline, diakses 10 Januari 2021. Sperm Motility: Causes, Treatment, and More
  5. Mayo Clinic, diakses 10 Januari 2021. Abnormal sperm morphology: What does it mean?
  6. Healthline, diakses 10 Januari 2021.Normal Sperm Count: Understanding Your Semen Analysis
  7. National Library of Medicine, diakses 10 Januari 2021. Synergistic effects of cigarette smoking and varicocele on semen parameters in 715 patients
  8. Taylor and Francis Online, diakses 10 Januari 2021. Effects of Cigarette Smoking on Semen Characteristics of a Population in Mexico
  9. Wiley Online Library, diakses 10 Januari 2021. Cigarette smoking significantly alters sperm DNA methylation patterns
  10. ScienceDirect, diakses 10 Januari 2021. Cigarette Smoking and Semen Quality: A New Meta-analysis Examining the Effect of the 2010 World Health Organization Laboratory Methods for the Examination of Human Semen
  11. World Journal of Men’s Health, diakses 10 Januari 2021. :: WJMH
    Berita Terkait
    register-docotr