Kamus Obat

Pengganti Ranitidine, Ini Obat Asam Lambung yang Aman

July 30, 2020 | Arianti Khairina | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Demi mengatasi asam lambung, biasanya obat ranitidine dikenal paling ampuh. Namun beberapa waktu lalu obat tersebut justru ditarik oleh BPOM. Terkait hal itu, berikut ini obat asam lambung pengganti ranitidine yang aman dikonsumsi. 

Apa itu ranitidine? 

Dilansir dari Drug.com, ranitidine adalah salah satu obat yang digunakan ketika kondisi perut menghasilkan terlalu banyak asam, seperti sindrom Zollinger-Ellison.

Ranitidine juga digunakan untuk mengobati penyakit refluks gastroesofageal (GERD) dan kondisi lain di mana asam naik dari lambung ke kerongkongan, sehingga menyebabkan rasa mulas.

Obat ini bekerja dengan cara mengurangi jumlah asam yang dihasilkan lambungmu.

Namun sayangnya menurut keterangan dari laman resmi Badan Pom, obat tersebut harus ditarik dari peredaran karena adanya cemaran N-Nitrosodimethylamine (NDMA) pada kandungan obat ranitidine. 

Obat asam lambung pengganti ranitidine

Bagi kamu yang terbiasa mengonsumsi obat tersebut untuk mengatasi masalah asam lambung naik tak perlu khawatir, berikut ini ada beberapa obat asam lambung pengganti ranitidine yang aman digunakan seperti dilansir dari Medtruth

1. Penghambat pompa proton

Ini adalah kelas obat yang bekerja dengan cara menghambat sekresi asam ke dalam lambung dengan enzim spesifik. 

Karena obat yang masuk dalam golongan penghambat pompa proton telah dicatat lebih efektif daripada ranitidine dan nizatidine. Berikut ini beberapa obat yang termasuk dalam penghambat pompa proton: 

  • Lansoprazol, biasanya kamu akan menemukan dalam bentuk kapsul 30 mg, tablet 15 mg, tablet 30 mg.
  • Omperazol, bentuk kapsul 20 mg.
  • Pantoprazole bentuk tablet enterik 20 mg dan 40 mg.
  • Esemoprazoel, bentuk tablet enterik 20 mg dan 40 mg.
  • Natrium Rabeprazole, tablet enterik 10 mg dan 20 mg.

2. Antasida

Dilansir dari WebMD, obat ini digunakan untuk mengobati gejala asam lambung seperti sakit perut, mulas, dan gangguan pencernaan asam.

Ini juga digunakan untuk bagi kamu yang mengalami gas tambahan seperti bersendawa, kembung, dan perasaan tertekan/tidak nyaman di perut/usus. 

Simethicone membantu memecah gelembung gas di usus. Antasida aluminium dan magnesium bekerja dengan cepat untuk menurunkan asam di lambung.

Antasida cair biasanya bekerja lebih cepat/lebih baik daripada tablet atau kapsul.

Kemudian beberapa obat tersebut biasanya tersedia dalam bentuk tablet kunyah yang memiliki 200/200/50 mg Suspensi 250/250/50 m per 5 ml. 

Obat ini hanya bekerja pada asam yang ada di lambung. Tentunya tidak mencegah produksi asam.

Obat ini dapat digunakan sendiri atau dengan obat lain yang menurunkan produksi asam lambung seperti antagonis reseptor-H2 seperti simetidin. 

Baca juga: Kamu Penderita Asam Lambung? Coba Hindari 7 Makanan Ini

3. Antagonis Reseptor-H2

Penjelasan dari Medium, ranitidine dan nizatidine adalah antagonis reseptor H-2 yang bekerja dengan menghalangi histamin untuk tidak mengaktifkan sel-sel lapisan lambung yang dapat mengeluarkan asam ke dalam lambung.

Untungnya, kontaminasi NDMA tampaknya hanya terbatas pada ranitidine dan nizatidine, dan ada dua obat lain dari kelas ini yang dapat berfungsi sebagai alternatif. Berikut ini dua obat alternatif yang aman kamu gunakan seperti:

  • Simetidin, bentuk sediaan tablet 200 mg, 400 mg, dan 200 mg
  • Famotidin, bentuk sediaan tablet 20 mg dan 40 mg

Antagonis reseptor H-2 dinilai cukup baik secara umum untuk mengatasi asam lambung naik, tetapi simetidin ternyata memiliki berbagai efek samping termasuk ginekomastia, impotensi, defisiensi vitamin B12, anemia, trombositopenia, neutropenia, dan pansitopenia. 

Antagonis reseptor H-2 juga dapat menimbulkan efek samping seperti perubahan status mental, sakit kepala, pusing, dan gelisah, terutama pada pasien yang lebih tua.

4. Sitoprotektif

Sitoprotektor bermanfaat mengatasi jejas mukosa lambung akibat penyakit-penyakit tersebut dengan meningkatkan perlindungan terhadap mukosa lambung.

Jenis obatnya yaitu Sukralfat dan tersedia dalam bentuk tablet 500 mg, suspensi 500 mg/5 ml

 5. Analog Prostaglandin

Biasanya akan diberikan obat jenis Rebamipid dan yang tersedia pada umumnya dalam bentuk tablet 100 mg. 

Beberapa obat di atas memang menjadi alternatif yang ampuh untuk mengatasi asam lambung, namun kamu tetap harus melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum memulai pengobatan ya. 

Cek kesehatan lambungmu di Klinik Maag bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini ya!

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Drugs.com (2020) diakses 27 Juli 2020. Ranitidine Alternatives Compared
  2. Medium.com (2020) diakses 27 Juli 2020. 5 Alternatives to Zantac
  3. Medtruth.com (2020) diakses 27 Juli 2020. 5 Alternatives to Zantac
  4. Pom.go.id (2019) diakses 27 Juli 2020. PENJELASAN BPOM RI TENTANG PENARIKAN PRODUK RANITIDIN YANG TERKONTAMINASI N-NITROSODIMETHYLAMINE (NDMA)
  5. Drugs.com (2020) diakses 27 Juli 2020. Ranitidine
  6. Webmd.com (2020) diakses 27 Juli 2020. Antacid 200 Mg-200 Mg-20 Mg/5 Ml Oral Suspension 
    register-docotr