Kamus Obat

Dekongestan

September 9, 2020 | Richaldo Hariandja | dr. Pitoyo Marbun
no-image

Dekongestan menjadi obat yang akan kamu cari pada saat sedang sakit flu atau memiliki hidung tersumbat. Obat ini dapat melegakan sumbatan yang terjadi di hidung karena infeksi saluran pernapasan dan alergi.

Dekongestan dapat dipakai untuk meredakan gejala beberapa penyakit seperti flu dan pilek, hay fever dan reaksi alergi lainnya serta masalah di sinus atau sinusitis.

Untuk apa obat dekongestan?

Dekongestan adalah obat yang dapat membuat lega terhadap sumbatan di hidung yang kamu alami saat menderita penyakit-penyakit seperti flu dan pilek. Obat ini akan mengurangi pembengkakan dan sumbatan di saluran hidung dan pernapasan.

Dekongestan hadir dalam bentuk obat oral dan topikal yang dapat langsung kamu aplikasikan di dalam lubang hidung. Obat ini juga bisa dipakai untuk melegakan telinga yang tersumbat.

Apa fungsi dan manfaat obat dekongestan?

Biasanya, orang akan memakai obat dekongestan untuk menghilangkan sumbatan yang terjadi karena:

  • Infeksi saluran pernapasan bagian atas yang disebabkan oleh pilek dan flu
  • Pembengkakan karena alergi
  • Hay fever (alergi)
  • Rhinosinusitis
  • Polip yang tumbuh di bagian rongga hidung

Bagian dalam hidung terdiri dari pembuluh-pembuluh darah berukuran kecil. Darah akan meningkat di pembuluh darah ini saat sistem imun kamu mendeteksi kehadiran alergen seperti virus atau serbuk sari tumbuhan. 

Kondisi ini akan menyebabkan pembengkakan di dalam pembuluh darah sehingga aliran udara di rongga hidung akan tertutup. Kalau sudah demikian, maka bernapas melalui hidung akan terasa menyulitkan dan tidak nyaman.

Dengan mengonsumsi dekongestan, maka pembuluh darah di dalam hidung ini akan menyempit sehingga mengurangi aliran darah di sana. Berkurangnya aliran darah akan menyusutkan jaringan yang bengkak dan melegakan penyumbatan yang terjadi.

Tipe obat dekongestan

Ada berbagai tipe obat dekongestan yang tersedia di pasaran. Masing-masing memiliki komposisi dan efek samping yang berbeda, yaitu:

Phenylephrine

Obat ini merupakan tipe dekongestan nasal yang bisa kamu beli tanpa resep dokter (over the counter / OTC). Phenylephrine tersedia secara generik maupun jadi bagian dari kombinasi obat dalam suatu merek tertentu.

Pseudoephedrine

Obat ini juga merupakan tipe dekongestan nasal yang tersedia secara generik ataupun jadi bagian dari kombinasi obat dalam suatu merek tertentu.

Intranasal decongestant

Dekongestan intranasal atau nasal spray ini adalah tipe dekongestan yang diaplikasikan langsung ke dalam hidung. Obat ini dapat mengurangi risiko efek kardiovaskular yang biasanya dikaitkan dengan obat dekongestan oral.

Intranasal corticosteroid

Tipe obat dekongestan ini dapat mengurangi pembengkakan dan produksi lendir yang berlebihan yang terdapat di pintu masuk saluran hidung hasil dari inflamasi atau alergi.

Obat ini tersedia dalam bentuk spray nasal yang dapat kamu aplikasikan langsung di lubang hidung.

Merek dan harga obat dekongestan

Terdapat beberapa merk dari dekongestan yang tersedia apotek di Indonesia. Berikut beberapa daftar dekongestan dan harganya:

  • Vaporing decongestant 10 caps: Rp. 76.647 per strip
  • Triaminic syrup untuk anak 60 ml: Rp. 78.934 per botol
  • Aqua maris nasal spray 30 ml: Rp. 133.694 per botol
  • Rhinos SR Cap 10 tablet: Rp. 79.300 per strip
  • Procold tablet: Rp. 3.968 per strip
  • Fludexin tab 150S: Rp. 952 per tablet
  • Nipe drop 15ml: Rp. 93.540 per botol
  • IKADRYL DMP TAB STRIP 25S: Rp. 4.700 per strip
  • EFLIN TAB 100S: Rp. 1.771 per tablet
  • OSKADRYL EXTRA TAB 4S STRIP 25S: Rp. 40.222 per dus

Bagaimana cara minum atau pakai dekongestan?

Berdasarkan daftar merek dan dekongestan di atas, obat ini bisa diminum dan diaplikasikan langsung di lubang hidung. Caranya adalah sebagai berikut:

Cara minum

Untuk obat yang diminum secara oral, obat ini harus diminum minimal 3 kali dalam sehari. Pada obat sirup yang khusus anak, obat tersebut diminum 2 sendok takar 3 kali sehari untuk anak dengan usia di atas 12 tahun, serta 1 sendok takar 3 kali sehari untuk anak usia 6-12 tahun.

Cara pakai

Untuk dekongestan cair yang harus dihirup, kamu harus potong bagian atas kapsul lunak tersebut lalu pijat kapsul dan tampung isinya ke saputangan dan hirup aroma yang keluar. Untuk dekongestan spray, semprotkan langsung obat ini ke hidung.

Berapa dosis obat dekongestan?

Dekongestan memiliki dosis yang berbeda-beda tergantung dari penyakit yang ingin disembuhkan. Berikut ini adalah contoh dosis untuk pemakaian salah satu tipe dekongestan, pseudoephedrine:

Dosis untuk penyumbatan di hidung

Untuk mengatasi penyumbatan di hidung karena pilek, flu hay fever atau alergi di saluran pernapasan bagian atas, dosis maksimal dari obat ini di dalam tubuh yang bisa kamu konsumsi per hari adalah 240 mg. Sehingga dosis dan aturan minumnya adalah sebagai berikut:

  • Jika diminum 3 kali sehari: 30-60 mg per sekali minum, diminum 4 sampai 6 jam sekali sesuai kebutuhan
  • Bila diminum 2 kali sehari: 120 mg per sekali minum, diminum per 12 jam sesuai kebutuhan
  • Jika diminum satu kali sehari: 240 mg per sekali minum, diminum per 24 jam sesuai kebutuhan

Acuan dosis ini juga dipakai untuk mengatasi penyumbatan karena sinus dan tekanan di saluran pernapasan secara sementara.

Dosis obat dekongestan untuk anak

Biasanya, untuk mengatasi penyumbatan di hidung pada anak-anak, dosis yang biasanya dipakai adalah sebagai berikut:

  • Untuk anak usia 4-5 tahun: 15 mg sekali minum, diminum setiap 4-6 jam sekali sesuai kebutuhan. Dosis maksimal adalah 60 mg dalam waktu 24 jam
  • Untuk anak usia 6-12 tahun: 30 mg per sekali minum, diminum setiap 4-6 jam sekali sesuai kebutuhan. Dosis maksimal adalah 120 mg dalam waktu 24 jam
  • 12 tahun ke atas: 30-60 mg sekali minum setiap 4-6 jam sekali, 120 mg sekali minum dalam 12 jam sekali dan 240 mg sekali minum yang diminum sehari sekali. Dosis maksimal adalah 240 mg per 24 jam

Dosis itu biasanya dipakai untuk mengatasi penyumbatan di hidung karena pilek, flu, hay fever atau alergi di saluran pernapasan bagian atas. Takaran minum tersebut juga bisa dipakai untuk mengatasi penyumbatan dan tekanan di sinus.

Apakah obat dekongestan aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Sampai saat ini belum diketahui apakah segala jenis dekongestan ini aman untuk ibu hamil. Jadi kalau kamu sedang mengandung, sebaiknya hanya gunakan obat ini sesuai petunjuk dokter.

Lain halnya jika kamu sedang menyusui, kamu tidak direkomendasikan untuk mengonsumsi dekongestan yang hadir dalam bentuk tablet, cairan atau bubuk yang harus kamu telan secara oral.

Namun untuk beberapa dekongestan yang hadir dalam bentuk spray atau obat tetes dikatakan National Health Service aman untuk dipakai jika kamu sedang menyusui. Akan tetapi komunikasikan dulu dengan tenaga kesehatan dan apoteker sebelum kamu menggunakannya.

Apa efek samping obat dekongestan?

Dibalik kegunaannya, obat ini juga memiliki efek samping yang perlu kamu waspadai. Beberapa efek samping yang bisa timbul tergantung dari tipe dekongestan yang dipakai, yaitu:

Phenylephrine

Efek samping dari obat ini adalah:

  • Sensasi pedas
  • Sensasi terbakar
  • Bersin-bersin
  • Meningkatnya cairan yang keluar rongga hidung
  • Jantung yang berdebar kencang
  • Cemas dan resah

Pseudoephedrine

Beberapa efek samping yang bisa timbul karena mengonsumsi obat ini adalah:

  • Sakit kepala
  • Mulut yang menjadi kering
  • Mual atau muntah-muntah
  • Gugup
  • Gelisah
  • Insomnia
  • Jantung yang berdebar kencang

Intranasal decongestant

Efek samping yang bisa timbul karena mengonsumsi obat ini adalah:

  • Bersin-bersin
  • Sensasi pedas
  • Sensasi terbakar
  • Mulut dan tenggorokan yang menjadi kering
  • Penyumbatan yang berbalik atau penyumbatan kronis yang terjadi karena penggunaan obat ini secara berlebihan

Intranasal corticosteroid

Efek samping yang bisa timbul karena mengonsumsi obat ini antara lain sebagai berikut:

  • Sensasi panas atau terbakar di hidung
  • Munculnya merah-merah, pembengkakan atau gatal-gatal di dalam hidung
  • Rongga hidung menjadi mengering dan mengeras
  • Mimisan
  • Iritasi dan kering di dalam tenggorokan
  • Sensasi rasa yang tidak enak di dalam mulut

Peringatan dan perhatian obat dekongestan

Tidak semua orang bisa minum atau pakai obat ini, ada beberapa kelompok orang yang tidak boleh menggunakan dekongestan. Terutama jika kamu memiliki tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol.

Menggunakan dekongestan bisa meningkatkan tekanan darah bahkan dalam kondisi normal dan terkontrol. Jadi, kamu harus cari alternatif dekongestan untuk mengatasi kondisi yang ingin kamu sembuhkan.

Kamu direkomendasikan untuk berkonsultasi dulu dengan dokter apabila memiliki masalah kesehatan berikut ini:

  • Diabetes
  • Glaukoma
  • Masalah pada jantung
  • Tekanan darah tinggi
  • Masalah pada prostat
  • Masalah pada kelenjar tiroid

Alternatif pada anak-anak

Jangan gunakan dekongestan pada anak di bawah usia 6 tahun. Karena itu, kamu bisa menggunakan cara ini untuk mengatasi gejala penyumbatan nasal mereka:

  • Untuk anak kecil, gunakan bulb syringe untuk menarik lendir dari hidung
  • Gunakan air garam spray atau tetes untuk mengencerkan lendir mereka
  • Kamu bisa gunakan pelembap cool-mist. Tempatkan benda ini di kamar anak, kelembapan yang dihasilkan akan membantu agar hidung dan tenggorokan anak tidak terasa terlalu kering
  • Gunakan ibuprofen atau acetaminophen untuk menurunkan demam anak. Meskipun demikian, selalu berkonsultasilah dengan dokter apabila kamu mau memberikan obat pada anak

Interaksi dengan obat lain

Dekongestan dapat berinteraksi dengan banyak obat yang sedang kamu konsumsi. Jadi, jika kamu kamu harus tanya dokter jika ingin mengonsumsi dekongestan saat sedang meminum obat berikut:

  • Pil diet
  • Obat-obatan untuk asma
  • Pengoabtan untuk tekanan darah tinggi

Beberapa produk mencampurkan dekongestan dengan obat-obatan lain untuk mengatasi berbagai gejala yang timbul karena flu atau pilek. Karena itu, kamu harus pahami dulu masing-masing komposisi aktifnya dalam obat kombinasi tersebut.

Karena, masing-masing komposisi obat dapat berinteraksi dengan obat lainnya. Untuk amannya, sebisa mungkin kamu harus menghindari kombinasi yang mengatasi banyak gejala dalam satu produk.

Biasakan untuk menggunakan dekongestan kombinasi jika kamu sedang tidak menggunakan obat-obatan lain yang memiliki komposisi aktif yang sama. Hal ini bertujuan agar tidak ada terlalu banyak komposisi obat di dalam tubuh kamu.

Konsultasi kesehatan bisa ditanyakan pada dokter ahli di Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Medicalnewstoday.com (2020) diakses 09 September 2020. What are the best nasal decongestants by age?
  2. Drugs.com (2018) diakses 09 September 2020. Decongestants
  3. Drugs.com (2020) diakses 09 September 2020. Pseudoephedrine Dosage
  4. Nhs.uk (2019) diakses 09 September 2020. Decongestants
  5. Familydoctor.org (2020) diakses 09 September 2020. Decongestants: OTC Relief for Congestion
  6. K24klik.com, diakses 09 September 2020. Dekongestan
    Berita Terkait
    register-docotr