Kamus Obat

Allopurinol Ampuh Turunkan Asam Urat, Ini Dosis dan Tips Penggunaannya

May 12, 2020 | Anisya Fitrianti | dr. Debby Deriyanthi
no-image

Allopurinol adalah obat yang digunakan untuk mengobati asam urat. Obat ini mampu mengurangi produksi asam urat dalam tubuh. Sehingga tubuh terhindar dari penumpukan asam urat yang dapat menyebabkan asam urat atau batu ginjal.

Di samping itu, allopurinol juga dapat digunakan untuk tujuan yang tidak tercantum dalam panduan pengobatan ini sebagai bagian dari terapi kombinasi. Sehingga konsumsinya perlu dibarengi dengan obat lain. 

Bagaimana obat ini bekerja?

Allopurinol termasuk dalam kelas obat yang disebut xanthine oxidase inhibitor.

Obat ini digunakan untuk menurunkan kadar asam urat darah dan urin dengan memblokir xanthine oxidase.

Xanthine oxidase adalah enzim yang membantu produksi asam urat dalam tubuh. Tingginya kadar asam urat dalam darah atau urin dapat menimbulkan penyakit asam urat atau batu ginjal. 

Pada tubuh seseorang, kadar asam urat yang tinggi dapat disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya adalah sebagai berikut: 

  • Encok.
  • Batu ginjal, kerusakan ginjal, atau perawatan dengan dialisis.
  • Kemoterapi kanker.
  • Psoriasis.
  • Penggunaan diuretik (pil air).
  • Diet tinggi minuman bersoda, daging sapi, steak, salami, atau bir.

Apa saja efek samping konsumsi obat ini?

Allopurinol akan menimbulkan rasa kantuk setelah dikonsumsi. Untuk itu, pastikan kamu tidak mengemudi, menggunakan mesin, atau melakukan tugas lain yang membutuhkan konsentrasi tinggi. 

Selain mengantuk, obat ini juga akan menimbulkan efek samping lainnya seperti:

  1. Ruam kulit.
  2. Diare.
  3. Mual.
  4. Perubahan dalam hasil tes fungsi hati.
  5. Gout flare-up (penyakit yang biasanya menyerang sendi di pangkal ibu jari kaki. Penyakit ini menandakan asam urat pada tubuh sudah tinggi).

Efek samping yang tergolong ringan ini umumnya dapat hilang dalam kurun beberapa hari atau beberapa minggu. Namun jika efek samping terasa semakin parah, kamu bisa segera konsultasi dengan dokter. 

Baca juga: Kamu Perlu Tahu, Ini Pilihan Obat Asam Urat Paling Ampuh

Efek samping yang serius 

Efek samping yang serius biasanya jarang dialami karena sebelum diberikan resep, dokter akan menimbang antara manfaat dan efek samping dari obat. Namun kamu harus segera mengabarkan dokter jika gejala efek samping muncul seperti di bawah ini.

  • Mati rasa.
  • Kesemutan pada lengan/kaki.
  • Mudah berdarah/memar.
  • Kelelahan yang tidak biasa.
  • Tanda-tanda masalah ginjal (seperti perubahan jumlah urin, nyeri / berdarah urinasi).
  • Mata atau  kulit menguning.
  • Sakit perut yang parah.
  • Mual atau muntah terus menerus. 
  • Urin gelap.
  • Penurunan berat badan yang tidak biasa. 
  • Nyeri mata.
  • Perubahan penglihatan.

Reaksi alergi obat

Reaksi alergi yang sangat serius terhadap obat ini jarang terjadi. Namun pada sebagian kasus, konsumsi obat asam urat ini dapat menimbulkan reaksi alergi. 

Segeralah minta pertolongan medis jika kamu memiliki tanda-tanda reaksi alergi terhadap obat ini, misalnya:

  • Gatal-gatal.
  • Sulit bernafas.
  • Bengkak di wajah atau tenggorokan.
  • Demam.
  • Pusing yang tak tertahan.

Bagaimana cara mengonsumsi allopurinol?

Minumlah obat ini tepat seperti yang diarahkan oleh dokter. Supaya terhindar dari sakit perut, minumlah obat ini setelah makan. Perbanyak makanan berserat untuk menjaga kesehatan tubuh. 

Tablet allopurinol dapat kamu potong atau hancurkan terlebih dahulu jika kamu kesulitan mengonsumsinya dalam keadaan utuh. 

Kamu juga harus minum obat ini disertai banyak cairan untuk membantu mencegah batu ginjal. Kamu bisa bertanya pada dokter tentang jumlah cairan yang harus diminum setiap hari selama mengonsumsi allopurinol.

Untuk penderita batu ginjal, kamu mungkin disarankan untuk mengurangi asupan protein hewani, natrium, gula rafinasi, atau makanan yang kaya akan oksalat dan kalsium. 

Interaksi obat

Interaksi obat adalah kondisi yang dapat mengubah cara kerja obat. Hal ini terjadi saat satu obat dikonsumsi dengan obat lainnya. 

Tablet allopurinol dapat berinteraksi dengan obat-obatan pengencer darah seperti warfarin, capecitabine dan didanosine.

Dosis allopurinol

Setiap pasien akan mendapatkan dosis yang berbeda sesuai dengan umur dan kondisi medis masing-masing. Ikutilah perintah dokter atau petunjuk pada kemasan obat.

Informasi di bawah ini adalah dosis yang rata-rata digunakan untuk mengonsumsi allopurinol. Jika dosis kamu berbeda, jangan mengubahnya tanpa sepengetahuan dokter. 

Untuk asam urat:

  • Dewasa

Awalnya, 100 hingga 300 miligram (mg) per hari, diminum sekali sehari atau dalam dosis terbagi. Dokter akan menyesuaikan dosis sesuai kebutuhan tubuhmu. Namun, biasanya dosis yang diberikan tidak lebih dari 800 mg per hari.

  • Anak-anak 

Penggunaan dan dosis harus ditentukan oleh dokter.

Baca juga: Ini Berbagai Penyebab Asam Urat yang Patut Kamu Ketahui

Untuk kadar asam urat tinggi yang disebabkan oleh obat kanker:

  • Orang dewasa dan anak-anak berusia 11 tahun ke atas

600 hingga 800 miligram (mg) per hari, diminum dalam dosis terbagi selama 2 hingga 3 hari.

  • Anak-anak usia 6 hingga 10 tahun

300 mg per hari, diminum sekali sehari selama 2 hingga 3 hari.

  • Anak-anak di bawah usia 6 tahun 

150 mg per hari, diminum sekali sehari selama 2 hingga 3 hari.

Untuk batu ginjal:

  • Dewasa 

200 hingga 300 miligram (mg) per hari, diminum sekali sehari atau dalam dosis terbagi. Dokter akan menyesuaikan dosis sesuai kebutuhan tubuhmu. Namun, biasanya dosis yang diberikan tidak lebih dari 800 mg per hari.

  • Anak-anak 

Penggunaan dan dosis harus ditentukan oleh dokter.

Khusus untuk penderita batu ginjal, dokter akan meresepkan obat ini sesuai dengan fungsi ginjal. Sehingga kamu perlu melewati tes fungsi ginjal terlebih dahulu. 

Apa yang terjadi jika obat tidak sesuai dosis?

Tablet allopurinol adalah obat yang digunakan untuk perawatan jangka panjang. Untuk itu gunakanlah sesuai dengan resep dokter. 

  • Jika berhenti minum obat secara tiba-tiba

Kadar asam urat dalam darah atau urin dalam tubuh kamu akan tetap tinggi.

  • Jika melewatkan dosis:

Jika kamu melewatkan satu dosis, minumlah sesegera mungkin. Namun, jika sudah hampir waktunya untuk dosis berikutnya, lewati saja dosis yang terlewat dan kembali ke jadwal dosis reguler.

Kondisi seperti ini dapat membuat obat tidak bekerja dengan baik atau mungkin berhenti bekerja sepenuhnya. Untuk itu usahakan tepat dalam penggunaan obat. 

Yang paling penting, jangan menggandakan dosis obat ini ya!

  • Jika konsumsi obat terlalu banyak

Tingkat obat dalam tubuh yang terlalu tinggi dapat membahayakan kondisi tubuh. Hal ini dapat menyebabkan gejala seperti ruam kulit, diare hingga mual. Jika kamu merasa terlalu banyak dalam mengonsumsi obat ini, hubungi dokter atau unit gawat darurat terdekat. 

Bagaimana cara mengetahui jika obat bekerja dengan baik?

Dokter akan menguji kadar asam urat dalam tubuh kamu untuk memeriksa apakah obat ini bekerja. Kadar asam urat darah akan berkurang sekitar 1-3 minggu sejak pertama kali kamu mulai mengonsumsi obat ini.

Tepat setelah mulai minum obat ini, kamu mungkin akan merasakan gout (gangguan pada sendi). Namun seiring waktu, gejala gout mungkin hilang.

Bagaimana cara menyimpan obat ini?

Simpan obat dalam wadah tertutup pada suhu kamar, jauh dari panas, lembab, dan cahaya langsung. Jangan menyimpan obat di tempat yang dingin serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Saat bepergian, jangan pernah memasukkan obat  ke dalam koper. Cukup simpan obat di dalam tas jinjing. Hindari juga meninggalkan obat di dalam mobil. Terutama jika cuaca sedang sangat panas. 

Peringatan obat 

Untuk kelompok orang dengan kondisi medis tertentu, berikut adalah peringatan yang harus diketahui:

  • Untuk penderita penyakit ginjal

Penderita penyakit ginjal mungkin tidak dapat membersihkan obat ini dari tubuh dengan baik. Kandungan allopurinol dalam tubuh akan meningkat dan menyebabkan lebih banyak efek samping. Obat ini juga dapat menurunkan fungsi ginjal sehingga dapat memperburuk penyakit ginjal.

  • Untuk wanita hamil

Allopurinol adalah obat kehamilan kategori C yang berarti belum banyak penelitian yang dilakukan pada manusia untuk memastikan bagaimana obat tersebut dapat mempengaruhi janin.  Namun penelitian pada hewan menunjukkan efek buruk pada janin ketika ibu mengonsumsi obat. 

Sebelum konsumsi obat ini, konsultasikan dengan dokter jika kamu sedang hamil atau berencana untuk hamil. Obat ini tidak dibenarkan penggunaanya jika dapat membahayakan kondisi janin dalam perut.

  • Untuk wanita yang sedang menyusui

Allopurinol diketahui dapat masuk ke dalam ASI sehingga menyebabkan efek samping pada anak yang disusui. Konsultasikanlah pada dokter soal kondisi ini.  Dokter mungkin menyarankan kamu untuk berhenti menyusui atau berhenti minum obat ini. 

  • Untuk lansia

Kondisi dan fungsi ginjal dari orang yang sudah lanjut usia mungkin sudah tidak seoptimal sebelumnya. Hal ini dapat menyebabkan tubuh memproses obat lebih lambat. Akibatnya obat akan berada dalam tubuh lebih lama dan dapat meningkatkan risiko efek samping. 

  • Untuk anak-anak

Obat ini belum diteliti lebih jauh soal penggunaannya pada orang yang berusia di bawah 18 tahun. 

Pemantauan khusus

Kamu dan dokter harus memantau kondisi kesehatan tubuhmu selama menggunakan obat ini. Hal ini dilakukan untuk melihat efektivitas obat serta keamanannya bagi tubuhmu. Berikut ini adalah hal yang biasanya diberikan pemantauan khusus:

  1. Fungsi ginjal.

Dokter mungkin melakukan tes darah untuk memeriksa seberapa baik ginjal dalam tubuhmu bekerja. Jika ginjal ditemukan tidak dapat berfungsi dengan baik, dokter dapat menurunkan dosis obat ini.

  1. Fungsi hati

Dokter mungkin melakukan tes darah untuk memeriksa seberapa baik organ hati dalam tubuhmu bekerja. Jika organ hati ditemukan tidak dapat berfungsi dengan baik, dokter dapat menurunkan dosis obat ini.

  1. Kadar asam urat.

Dokter mungkin melakukan tes darah untuk memeriksa asam urat dalam tubuhmu. Hal ini penting dilakukan untuk mengetahui seberapa baik obat ini bekerja.

Adakah instruksi diet khusus yang harus diikuti?

Untuk penderita penyakit batu ginjal, dokter mungkin akan meminta kamu agar makan makanan khusus. Diet yang disarankan adalah diet makanan rendah protein hewani (daging), natrium, gula, dan makanan kaya oksalat (seperti, bayam, bit, seledri, dan kacang hijau).

Kamu harus banyak mengonsumsi makanan tinggi serat dan harus minum banyak air. Di samping itu, perhatikan juga asupan kalsium. 

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
    Berita Terkait
    register-docotr