Diet dan Nutrisi

Suka Pedas? Ini Dampak Konsumsi Saus Sambal Berlebihan bagi Kesehatan

December 11, 2020 | Richaldo Hariandja | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Penggemar pedas tentu selalu akrab dengan saus dan sambal. Dua barang ini seakan wajib ada di meja makan. Tanpa kamu sadar, mengonsumsi saus sambal memberikan beberapa dampak kesehatan yang baik dan buruk.

Saus sambal sendiri tidak hanya mengandalkan cabai saja sebagai komposisi utamanya. Beberapa tambahan bumbu seperti bawang, terasi dan garam sering kali ditambahkan untuk menambah rasa.

Efek konsumsi saus sambal bagi kesehatan

Di balik sensasi pedasnya, ada banyak manfaat dan efek samping dari saus sambal. Beberapa di antaranya bahkan bisa membuat para penggemar pedas justru lebih aktif lagi menambahkan saus sambal pada makanan mereka.

Seperti yang ditemukan dalam sebuah publikasi penelitian yang dilakukan di Tiongkok pada 2015. Peneliti menyebut kalau makan makanan pedas bisa membuat kamu memiliki kemungkinan hidup yang lebih panjang ketimbang yang tidak doyan pedas.

Selain itu, beberapa dampak saus sambal bagi kesehatan adalah sebagai berikut:

Dampak positif saus sambal

Ada beberapa manfaat kesehatan yang bisa kamu dapatkan karena mengonsumsi saus sambal. Di antaranya adalah:

Penyedap rasa rendah kalori

Menambahkan penyedap rasa secara pada makanan tidak langsung juga menambahkan kandungan kalori, lemak hingga bahan-bahan buatan. Tapi, hal ini tidak akan terjadi pada saus sambal, karena rasa pedasnya tidak mengandung kalori bahan-bahan tambahan tersebut.

Meredakan nyeri

Sebagai komponen utama sambal, cabai memiliki salah satu kandungan unik bioaktif nabati yang disebut capsaicin. Semakin sering capsaicin ini masuk ke tubuh maka sensitivitas reseptor yang merasakan nyeri bisa berkurang.

Kondisi ini ternyata sangat berguna, karena reseptor nyeri kamu bisa menjadi tidak sensitif. Sehingga kalau kamu terkena heartburn, rasa nyerinya tidak akan terlalu menyiksa.

Hal ini dibuktikan dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The New England Journal of Medicine. Penelitian yang memberikan 2,5 gram cabai merah per hari pada penderita heartburn itu menunjukkan kalau cara tersebut berhasil mengurangi nyeri setelah 5 minggu.

Meningkatkan kesehatan kardiovaskular

Selain mengurangi nyeri, capsaicin juga memiliki manfaat dalam meningkatkan kesehatan kardiovaskular, lho! Hal ini dibuktikan dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients.

Penelitian tersebut melibatkan 35 partisipan yang memiliki level kolesterol baik (HDL) rendah. Mereka diberikan suplemen capsaicin dua kali sehari selama 3 bulan. Hasilnya, HDL merek meningkat sementara trigliserida menurun.

Berpotensi melawan kanker

Manfaat ini lagi-lagi dipengaruhi oleh capsaicin yang dikandung cabai. Hal ini diungkapkan dalam penelitian Anticancer Research yang diterbitkan tahun 2016. 

Efek samping konsumsi saus sambal berlebihan

Di balik segala manfaatnya, saus sambal juga memiliki efek samping yang perlu kamu pahami. Di antaranya adalah:

Rasa panas di perut

Sensasi panas di perut merupakan efek samping yang paling mendasar karena konsumsi saus sambal. Selalu pahami batasan yang bisa kamu konsumsi, ya! Kalau terlalu banyak, maka rasa panas ini akan terasa tidak nyaman.

Komponen utama penyebab sensasi ini ternyata adalah capsaicin. Terlalu banyak konsumsi capsaicin, lho! Jadi sebelum capsaicin membuat kamu mati rasa terhadap nyeri, sensasi panas ini akan menjadi satu hal yang akrab kamu alami.

Sakit perut dan diare

Beberapa orang yang tidak kuat makan pedas akan mendapati saluran pencernaan mereka terasa sakit setelah memakan saus sambal. 

Gejala dari kondisi ini biasanya nyeri di abdomen, sensasi panas di usus, kram hingga diare yang terasa sangat sakit.

Kondisi ini sangat umum terjadi jika kamu sudah memiliki penyakit irritable bowel syndrome (IBS). Mengonsumsi cabai, dalam hal ini lewat saus sambal bisa memperparah gejala penyakit ini.

Alergi

Meskipun tidak umum, tapi beberapa orang memiliki alergi terhadap cabai. Oleh karena itu, jika kamu termasuk salah seorang di antaranya, maka hindarilah saus sambal.

Namun ada juga yang bisa memakan saus sambal dalam jumlah yang kecil. Pahami bagaimana kondisi tubuh dan seberapa tolerannya kamu terhadap cabai sebelum mengonsumsi penambah rasa pedas ini, ya!

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami. 

Reference
  1. Healthline, diakses 11 Desember 2020. Chili Peppers 101: Nutrition Facts and Health Effects
  2. Verywellfit, diakses 11 Desember 2020. Hot Sauce Nutrition Facts and Health Benefits
  3. UChicago Medicine, diakses 11 Desember 2020. A hot topic: Are spicy foods healthy or dangerous?
  4. BMJ, diakses 11 Desember 2020. Consumptions of spicy foods and total and cause specific mortality: population based cohort study
  5. MDPI, diakses 11 Desember 2020. Capsaicin Supplementation Improved Risk Factor of Coronary Heart Disease in Individuals with Low HDL-C Levels
  6. National Library of Medicine, diakses 11 Desember 2020. Anticancer Properties of Capsaicin Against Human Cancer
  7. National Library of Medicine, diakses 11 Desember 2020. Red pepper and functional dyspepsia
    register-docotr