Covid-19

Heboh Kalung Anti-Coronavirus dari Eucalyptus, Ini Faktanya

July 12, 2020 | Arianti Khairina | dr. Ario W. Pamungkas
feature image

Munculnya kalung eucalyptus yang disebut sebagai ‘anti-corona’ tentu membuat heboh masyarakat Indonesia. Banyak orang meragukan khasiatnya. Lalu apa sih sebenarnya manfaat eucalyptus itu sendiri bagi kesehatan tubuh? 

Baca Juga: 7 Cara Menghilangkan Ketombe dengan Bahan Berikut Bisa Kamu Lakukan di Rumah

Eucalyptus awalnya untuk teh demam

Dilansir dari Verywell Health, eucalyptus adalah pohon cemara asli dari Australia tetapi dibudidayakan di seluruh dunia. Awalnya pohon ini digunakan oleh orang Aborigin di pedalaman.

Mereka mengonsumsi akarnya yang mengandung air. Tak hanya itu saja, para penduduk asli Aborigin juga minum teh kayu putih sebagai obat demam. 

Pengobatan dengan eucalyptus tersebut yang akhirnya meluas di berbagai negara dan menyebar dengan cepat. Di Australia eucalyptus memang dikenal sebagai teh demam.

Virus corona penyebab COVID-19

Seperti kita ketahui bahwa saat ini dunia sedang dilanda pandemi virus corona atau disebut juga sebagai COVID-19. Setiap negara berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan penangkal atau bahkan vaksin yang tepat untuk membasmi virus tersebut. 

Coronaviruses (CoV) sendiri menurut penjelasan dari WHO adalah sekumpulan virus yang menyebabkan penyakit flu biasa hingga penyakit yang lebih parah seperti sindrom pernafasan timur tengah (MERS-CoV) dan sindrom pernafasan akut parah (SARS-CoV).

Novel Coronavirus (nCoV) adalah jenis baru yang belum diidentifikasi sebelumnya pada manusia. Gejala awal yang akan kamu rasakan jika terinfeksi virus ini yaitu demam, batuk kering, dan kelelahan.

Tak hanya itu saja beberapa diantaranya mungkin juga merasakan sakit dan nyeri, hidung tersumbat, sakit tenggorokan hingga diare. 

Namun, parahnya ada juga yang positif COVID-19 tanpa mengalami gejala apapun. Kebanyakan orang (sekitar 80 persen) pulih dari penyakit tanpa perlu perawatan khusus. Tetapi ada juga sekitar 1 dari setiap 6 orang yang positif terinfeksi akan mengalami kesulitan bernapas.

Benarkah eucalyptus ampuh menangkal COVID-19? 

Demi menangkal virus corona tersebut, baru-baru ini Kementerian Pertanian bekerja sama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian telah menciptakan kalung berbahan eucalyptus (kayu putih) yang disebut bisa menangkal virus corona.

Sontak informasi tersebut sangat menarik perhatian masyarakat Indonesia. Pasalnya kalung yang disebut-sebut bisa menangkal virus corona tersebut telah melewati hasil laboratorium di Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

Hasilnya memang teruji ampuh membunuh virus corona dalam 15-30 menit pemakaian. Namun, wajib untuk diingat, bahwa pengujian eucalyptus dilakukan pada virus influenza dan virus corona model beta dan gamma, bukan virus SARS-CoV-2 yang merupakan penyebab COVID-19.

Penelitian tidak spesifik menyebutkan bahwa eucalyptus tersebut ampuh untuk menangkal virus SARS-CoV-2 penyebab penyakit COVID-19 atau tidak.

Para peneliti mengemukakan bahwa hal ini adalah sebuah inovasi dari pemanfaatan sumber daya alam di tengah pandemi.

Harapannya, penelitian ini menjadi langkah awal dan terus dikembangkan.

Baca juga: New Normal: Hidup di Tengah COVID-19

Khasiat eucalyptus bagi tubuh

Walaupun saat ini eucalyptus disebut-sebut akan menjadi vaksin atau ampuh menangkal virus COVID-19, sebenarnya jauh sebelum itu eucalyptus sudah sering digunakan untuk mengobati sakit batuk hingga flu. Berikut ini beberapa manfaatnya yang dilansir dari Healthline

1. Mengobati sakit batuk 

Selama bertahun-tahun, minyak kayu putih telah digunakan untuk meredakan batuk. Saat ini, beberapa obat batuk yang dijual bebas mengandung minyak kayu putih sebagai salah satu bahan aktifnya.

Beberapa contoh seperti Vicks VapoRub, mengandung sekitar 1,2 persen minyak kayu putih bersama dengan bahan pereda batuk lainnya.

Pada umumnya cara menggunakan eucalyptus sebagai obat dengan mengusapkan pada dada dan tenggorokan untuk meredakan gejala batuk pilek atau flu biasa.

2. Mengusir serangga 

Digigit nyamuk atau serangga tentu saja hal yang biasa dan pasti setiap orang pernah mengalaminya. Seringkali dianggap sepele, padahal gigitan nyamuk dan serangga tersebut dapat membahayakan kesehatan kamu loh.

Sebagai cara yang efektif bagi kamu untuk mengusir nyamuk dan serangga adalah dengan menggunakan eucalyptus dalam bentuk minyak yang bisa dioleskan ke tubuh.

Tujuannya agar serangga-serangga tersebut tidak lagi menggigit kulitmu dan menularkan penyakit. 

Manfaat lainnya eucalyptus ini juga mampu untuk mengurangi lendir pada pernapasan, melegakan pernapasan, dan menyembuhkan herpes pada bibir.

Khasiat eucalyptus bagi tubuh memang sudah tak diragukan, tetapi belum ada kepastian apakah bisa menangkal virus COVID-19 atau tidak.

Oleh karena itu, sambil menunggu kepastian eucalyptus melewati beberapa pengujian terlebih dahulu, kamu harus tetap melaksanakan beberapa protokol dasar COVID-19 ya. Seperti wajib menggunakan masker saat berada di luar rumah dan selalu mencuci tangan. 

Sangat disarankan juga untuk selalu menggunakan barang pribadi demi menghindari penularan virus dari orang lain.

Untuk menetapkan apakah sebuah zat dapat disebut dan digunakan sebagai obat memerlukan proses yang panjang, termasuk di dalamnya adalah serangkaian uji klinis.

Penelitian masih harus dilakukan untuk dapat membuktikan bahwa eucalyptus memang memiliki manfaat, bahkan dapat membunuh virus SARS CoV2, virus penyebab COVID-19.

Sambil menunggu hasil penelitian dan vaksin COVID-19, yuk kita selalu ikuti dan patuhi protokol pengendalian COVID-19 dimanapun kita berada.

Jangan lupa untuk selalu menerapkan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS), ya.

Pantau perkembangan situasi pandemi di Indonesia melalui situs resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Konsultasi lengkap seputar COVID-19 di Klinik Lawan COVID-19 dengan mitra dokter kami. Yuk, klik link ini untuk download aplikasi Good Doctor!

Reference
  1. Healthline.com (2017) diakses 7 Juli 2020. 9 Unexpected Benefits of Eucalyptus Oil
  2. Verywellhealth.com (2019) diakses 7 Juli 2020. The Health Benefits of Eucalyptus Oil
  3. Pertanian.go.id (2020) diakses 7 Juli 2020. Kementan Launching Antivirus Corona Berbahan Eucalyptus
  4. Who.int (2020) diakses 7 Juli 2020. Coronavirus

 

    register-docotr