Diet dan Nutrisi

Jenis Sereal yang Bagus untuk Diet Turunkan Berat Badan, Berikut Daftarnya!

May 23, 2021 | Muhammad Hanif S. | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Sereal merupakan makanan yang sering dipilih sebagai menu saat diet. Namun, tak banyak orang yang tahu bahwa tidak semua sereal cocok dikonsumsi untuk menurunkan berat badan. Penting untuk mengetahui dan memilih sereal yang bagus untuk diet.

Lantas, apa saja jenis sereal yang bagus untuk diet menurunkan berat badan? Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Apa itu sereal?

Sereal adalah makanan yang terbuat dari biji-bijian yang diolah, sering kali diperkaya dengan vitamin dan mineral. Cocok dikonsumsi sebagai menu sarapan, sereal biasanya disantap bersama susu, yoghurt, buah, atau kacang-kacangan.

Secara umum, sereal dibuat melalui beberapa proses, seperti:

  • Pengolahan: Biji-bijian yang akan dijadikan sereal akan diolah lebih dulu menjadi tepung halus
  • Pencampuran: Tepung dari biji-bijian akan dicampur menggunakan bahan-bahan lain, misalnya cokelat dan air
  • Ekstrusi: Setelah pencampuran, biji-bijian dan bahan lain tersebut akan melalui ekstrusi, yaitu proses penyatuan membentuk sereal menggunakan mesin bersuhu tinggi
  • Pengeringan: Sesudah proses ekstrusi, sereal akan dikeringkan sebelum memasuki tahap selanjutnya
  • Pembentukan: Langkah yang terakhir adalah membentuk sereal menjadi beberapa bentuk, seperti bola, bintang, lingkaran, atau persegi panjang

Sereal yang bagus untuk diet

Selain praktis dan ringkas, sebagian orang memilih sereal sebagai menu untuk menurunkan berat badan. Namun, perlu diketahui, tidak semua sereal bagus untuk diet, lho. Berikut pilihan dan daftar jenis sereal yang bagus untuk diet:

1. Bekatul (bran)

Bekatul atau bran adalah produk samping yang berasal dari proses penggilingan biji-bijian, ditemukan di hampir semua tanaman serelia seperti oat, beras, dan gandum. Jika dikonsumsi secara rutin, ada banyak manfaat bekatul yang bisa kamu dapatkan, termasuk untuk diet.

Bekatul merupakan jenis sereal yang bagus untuk diet, karena hanya mengandung 63 kalori dalam ukuran 29 gram.

Berdasarkan sebuah publikasi di Perpustakaan Kedokteran Nasional Amerika Serikat, serat tersebut juga bisa menekan dan mengurangi ghrelin, hormon pemicu rasa lapar. Secara tidak langsung, ini dapat mengurangi asupan kalori. Sehingga, berat badan akan lebih mudah dikontrol.

Baca juga: 6 Manfaat Bekatul untuk Kesehatan: Bisa Bantu Cegah Kanker & Penyakit Jantung!

2. Jagung (cornflake)

Kamu bisa rutin mengonsumsi sereal yang terbuat dari bahan dasar jagung atau yang sering disebut cornflake. Satu porsi sereal jagung (30 gram) mempunyai kalori 113 kkal, cocok untuk dijadikan menu sarapan sehat.

Dikutip dari Live Strong, jagung adalah makanan tinggi serat, dapat memberi efek positif bagi berat badan dengan cara memperlambat pencernaan. Sehingga, kamu akan merasakan kenyang lebih lama dan tidak makan secara berlebihan.  

3. Oatmeal

Jenis sereal berikutnya yang bagus untuk diet adalah oatmeal. Separuh cangkir berisi oatmeal kering yang dicampur dengan air hanya mempunyai 150 kalori, tapi tetap tinggi serat. Kandungan serat yang dimiliki bisa membantumu merasa kenyang lebih lama.

Sebuah studi oleh sejumlah ilmuwan di Chung-Shan Medical University, Taiwan, menyebutkan, produk dari oat bisa meminimalkan risiko obesitas serta mencegah penumpukan dan penyebaran lemak perut.

Selain itu, serat pada oatmeal juga bisa mendukung sistem pencernaan agar bekerja dengan baik.

Baca juga: Sering Diabaikan! Ini 3 Bahaya Konsumsi Refined Grain untuk Kesehatan

Sereal yang sebaiknya dihindari

Seperti yang telah disebutkan, tidak semua sereal bagus untuk diet. Ada satu jenis sereal yang sebaiknya kamu hindari, yaitu granola. Granola sendiri adalah campuran dari gandum gulung, kacang-kacangan, dan pemanis seperti gula atau madu.

Sebagian besar produk sereal dari granola yang dijual di supermarket mempunyai kandungan gula yang sangat tinggi. Penelitian pada 2019 menemukan adanya keterkaitan antara asupan makanan tinggi gula dengan risiko obesitas.

Nah, itulah daftar sereal yang bagus untuk diet dan yang sebaiknya dihindari. Jadi, jenis sereal apa yang jadi menu favoritmu?

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

  1. Healthline, diakses 18 Mei 2021, Breakfast Cereals: Healthy or Unhealthy?
  2. Healthline, diakses 18 Mei 2021, Wheat Bran: Nutrition, Benefits and More.
  3. Healthline, diakses 18 Mei 2021, Is Granola Healthy? Benefits and Downsides.
  4. Healthline, diakses 18 Mei 2021, Does the Oatmeal Diet Get Real Weight Loss Results?
  5. Taste of Home, diakses 18 Mei 2021, The 5 Healthiest Cereals You Can Eat (Plus, 5 You Should Avoid!).
  6. Cleveland Clinic, diakses 18 Mei 2021, How to Pick a Healthy Cereal.
  7. BHF, diakses 18 Mei 2021, Breakfast cereals ranked best to worst.
  8. Research Gate, diakses 18 Mei 2021, Simultaneous Conversion of All Cell Wall Components by Oleaginous Fungus without Chemi-physical Pretreatment.
  9. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 18 Mei 2021, The Dose Makes the Poison: Sugar and Obesity in the United States – a Review.
  10. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 18 Mei 2021, Wheat bran: its composition and benefits to health, a European perspective.
  11. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 18 Mei 2021, Oat prevents obesity and abdominal fat distribution, and improves liver function in humans.
  12. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 18 Mei 2021, Neuropeptides and the microbiota-gut-brain axis.

    register-docotr