Diet dan Nutrisi

Tak Hanya Ampuh Turunkan Berat Badan, Ini Sederet Manfaat Susu Protein Lainnya

July 25, 2020 | Arianti Khairina | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Hampir seluruh orang di belahan dunia tentu sudah merasakan kenikmatan susu. Khusus untuk jenis susu protein, ini memberikan manfaat yang sangat besar bagi tubuh. Tak hanya nikmat, manfaat susu protein juga dapat meningkatkan kesehatan tubuh.

Apa itu susu protein? 

Dilansir dari Medicalnewstoday.com, susu terbuat dari dua protein, kasein dan whey. Untuk jenis protein whey dapat dipisahkan dari kasein dalam susu atau dibentuk sebagai produk sampingan pembuatan keju. 

Kemudian untuk protein whey dianggap sebagai protein lengkap karena mengandung semua 9 asam amino esensial. Protein ini juga rendah konten laktosa.

Pada umumnya, susu tinggi protein tersedia dalam bentuk susu bubuk instan, yang tinggal ditambah air dan dikocok dalam botol minum, sehingga praktis dikonsumsi kapan pun.

Baca Juga: Jangan Sepelekan, Inilah Penyebab Sakit Punggung yang Bisa Jadi Masalah Kesehatan Serius

Manfaat susu protein bagi kesehatan tubuh

Tentu saja ada banyak manfaat yang terkait dengan konsumsi protein whey. Berikut ini beberapa manfaatnya.

1. Menurunkan kolesterol

Manfaat susu protein yang pertama yakni membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam The British Journal of Nutrition, memberikan suplemen whey kepada 70 pria dan wanita yang kelebihan berat badan selama 12 minggu dan mengukur sejumlah parameter, seperti kadar lipid dan insulin.

Mereka menemukan manfaat susu protein yakni adanya penurunan yang signifikan dalam total kolesterol saat minggu ke 12 pada kelompok protein whey dibandingkan dengan kasein. 

2. Mencegah kanker 

Hasil yang menjanjikan diterbitkan dalam jurnal Anticancer Research yang dilansir dari Medical News Today untuk penggunaan konsentrat protein whey dalam pengobatan kanker. 

3. Menurunkan berat badan 

Manfaat susu protein juga bisa membantu menurunkan berat badan. Dalam satu penelitian terhadap 158 orang, yang diterbitkan dalam Nutrition & Metabolism, mereka yang diberi protein whey secara signifikan kehilangan lebih banyak lemak tubuh.

Tak hanya itu mereka juga menunjukkan pelestarian otot tanpa lemak yang lebih besar dibandingkan dengan subyek yang mengonsumsi minuman kontrol.

4. Mengobati asma

Protein whey dapat meningkatkan imun tubuh pada anak-anak yang memiliki penyakit asma. Anak-anak dengan asma yang dilengkapi dengan 10 gram protein whey dua kali sehari selama 1 bulan memiliki respons kekebalan yang meningkat.

5. Mengurangi tekanan darah dan penyakit kardiovaskular

Manfaat susu protein whey secara signifikan mengurangi tekanan darah pada pasien yang menderita hipertensi dan juga risiko mereka terkena penyakit jantung atau stroke lebih rendah.

6. Pertumbuhan otot 

Telah dijelaskan sebelumnya bahwa kandungan protein utama dalam susu adalah whey protein yang di dalamnya terdapat leusin, yakni asam amino yang berperan untuk meningkatkan pertumbuhan otot.

Protein whey juga mengandung sistein (asam amino bukan esensial) yang membantu meningkatkan glutathione sebagai antioksidan penting dalam tubuh. Tujuan kandungan tersebut untuk memerangi radikal bebas.

Oleh sebab itu, tak heran jika protein ini menjadi salah satu kandungan suplemen yang sangat sering digunakan para atlet dan binaragawan.

Baca juga: Moms, Pahami Penggunaan Susu Formula Bayi Berdasarkan Bahan Dasarnya

Efek samping susu protein

Beberapa orang yang alergi terhadap susu mungkin akan mengalami alergi terhadap protein whey.

Dalam dosis sedang, protein whey biasanya tidak menyebabkan efek samping. Namun, mengonsumsi dosis sangat tinggi dapat menyebabkan beberapa hal berikut ini:

  • Sakit perut
  • Kram
  • Nafsu makan berkurang
  • Mual
  • Sakit kepala
  • Kelelahan.

Jika kamu mengonsumsi protein whey dosis tinggi secara konsisten juga dapat menyebabkan timbulnya jerawat. 

Beberapa orang percaya bahwa ada risiko dari makanan olahan bergizi seperti ini, karena meskipun mengandung banyak nutrisi, keseimbangannya sangat condong ke protein.

Oleh karena itu pastikan kamu mengonsumsi susu protein dalam takaran yang tepat agar mendapatkan hasil yang maksimal dan tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi tubuh. 

Jika kamu tidak yakin dengan takaran minumnya, sangat disarankan untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter. 

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Medicalnewstoday.com (2017) diakses 21 Juli 2020. What are the benefits and risks of whey protein?
  2. Theproteinworks.com (2013) diakses 21 Juli 2020. Benefits Of Milk Protein
  3. Todaysdietitian.com (2013) diakses 21 Juli 2020. Milk Proteins: Packing a Powerful Nutritional Punch 
    register-docotr