Diet dan Nutrisi

Ragam Manfaat Bunga Lawang untuk Kesehatan, Kamu Wajib Tahu!

March 26, 2021 | Nik Nik Fadlah | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Pernah mendengar bunga lawang? Sebagian dari kamu mungkin asing mendengar rempah yang satu ini. Bunga lawang biasanya dijadikan sebagai bahan dalam masakan. Di samping sebagai penyedap rasa, manfaat bunga lawang untuk kesehatan ternyata banyak sekali lho!

Bunga lawang (Illicium verum) berasal dari Tiongkok dan Vietnam. Bunga lawang berbentuk seperti bintang dengan 8 ruas yang pada masing-masing ruas terdapat sebuah biji.

Baca juga: Tak Hanya Cantik, Ini Manfaat yang Dimiliki Bunga Telang untuk Kesehatan Tubuh!

Kandungan nutrisi bunga lawang

Bunga lawang tidak hanya terkenal sebagai rempah dalam masakan saja, tetapi juga karena manfaat pengobatannya. Flavonoid dan polifenol adalah komponen paling berharga pada rempah ini yang bertanggung jawab akan khasiat pengobatannya.

Selain itu, terdapat beberapa komponen penunjang kesehatan utama lainnya yang dimiliki oleh bunga lawang, ini termasuk:

  • Linalool
  • Quercentin
  • Anethole
  • Asam shikimic
  • Asam galat
  • Limonene

Komponen tersebut berkontribusi pada sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan antimikroba pada bunga lawang.

Bahkan, beberapa penelitian pada hewan dan tabung reaksi menunjukkan bahwa kapasitas antioksidan pada bunga lawang memiliki sifat antikanker, seperti mengurangi ukuran tumor. Meskipun demikian, masih diperlukan lebih banyak penelitian.

Manfaat bunga lawang

Perlu kamu tahu bahwa bunga lawang telah digunakan selama ribuan tahun dalam pengobatan tradisional Tiongkok. Nah, berikut ini adalah berbagai manfaat bunga lawang untuk kesehatan tubuh:

1. Memiliki sifat antivirus

Seperti yang sudah diketahui bahwa, salah satu komponen yang terkandung dalam bunga lawang adalah asam shikimic. Asam shikimic sendiri adalah senyawa dengan kemampuan antivirus yang luar biasa. Karena hal itulah, bunga lawang dipercaya dapat mengatasi influenza.

Beberapa penelitian tabung reaksi menunjukkan bahwa minyak essensial bunga lawang dapat membantu mengobati infeksi virus lainnya, seperti herpes simpleks tipe 1.

Meskipun rempah berbentuk bintang ini seringkali digunakan untuk mengobati influenza, akan tetapi masih diperlukan banyak penelitian untuk memahami lebih lanjut potensi dari manfaat bunga lawang untuk mengobati infeksi virus lain pada manusia.

2. Membantu menangani infeksi jamur

Bunga lawang adalah sumber dari flavonoid anethole. Senyawa ini menawarkan manfaat antijamur.

Beberapa penelitian pertanian menemukan bahwa trans-anethole yang berasal dari bunga lawang dapat menghambat pertumbuhan jamur patogen pada tanaman tertentu yang dapat dimakan.

Pada penelitian tabung reaksi menunjukkan bahwa senyawa lainnya yang terdapat dalam minyak essensial bunga lawang, seperti terpene linalool dapat menekan biofilm (kumpulan sel mikroorganisme) serta pembentukan dinding sel dari jamur yang menular pada manusia.

Tak hanya itu saja, bunga lawang memiliki manfaat antijamur yang kuat yang juga dipercaya dapat membantu mengobati beberapa infeksi jamur.

Meskipun demikian, masih diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami manfaat bunga lawang untuk menangani infeksi jamur.

3. Melawan bakteri

Manfaat bunga lawang lainnya yang penting untuk diketahui adalah kemampuannya dalam menghambat pertumbuhan bakteri pada berbagai penyakit.

Studi tabung reaksi menunjukkan bahwa senyawa bioaktif yang terkandung dalam bunga lawang mungkin efektif dalam membantu mengobati infeksi saluran kemih yang disebabkan oleh bakteri.

Pada studi yang terpisah, mengungkapkan bahwa ekstrak bunga lawang dapat membantu mengurangi pertumbuhan E.coli pada cawan petri, meskipun efektivitasnya tidak sebaik pengobatan antibiotik yang umum digunakan.

4. Mengatasi gangguan tidur

Tak hanya manfaat yang sudah dijelaskan di atas saja, manfaat lain dari bunga lawang juga dapat membantu mengatasi gangguan tidur.

Beberapa penelitian menemukan bahwa bunga lawang memiliki sifat penenang, ini dikaitkan dengan antioksidan serta magnesium yang terkandung di dalamnya.

Kandungan tersebut dapat merangsang pelepasan neurotransmitter tertentu yang dapat memberikan efek relaksasi.

Baca juga: Mengatasi Insomnia, Yuk, Simak 7 Tips Sehat Tanpa Gangguan Tidur!

5. Manfaat bunga lawang untuk kesehatan kulit

Dengan kandungan antioksidannya yang tinggi, bunga lawang dapat membantu melawan radikal bebas, terutama yang dapat menyebabkan stres oksidatif pada kulit.

Hal tersebut dapat membantu untuk mengurangi munculnya kerutan, meningkatkan elastisitas kulit, dan meminimalkan tampilan noda serta bekas luka, sehingga kulit dapat terlihat muda dan cerah.

6. Mengobati rheumatoid arthritis

Bunga lawang memiliki kandungan anethole, yang membuat rempah ini memiliki rasa yang khas. Selain itu, anethole adalah salah satu kandungan yang dipercaya dapat mengobati rheumatoid arthritis. 

Sebuah jurnal menuliskan jika penggunaan bunga lawang untuk mengobati rheumatoid arthritis sudah lama dilakukan. Terutama digunakan sebagai ramuan pengobatan tradisional Tiongkok. 

7. Mengobati flu

Bunga lawang mengandung asam shikimic, salah satu bahan utama yang digunakan dalam pembuatan obat flu burung, yang disebut Tamiflu.

Penelitian menyebutkan bahwa industri farmasi menggunakan bunga lawang dalam jumlah besar untuk mendapatkan kandungan asam shikimic, saat memproduksi obat flu burung. 

8. Berpotensi digunakan sebagai obat-obatan baru

Kandungan asam oleat, asam linoleat, asam miristat dan asam stearat di dalam ekstrak bunga lawang membuatnya dianggap sebagai salah satu bahan potensial jika dikembangkan menjadi produk obat baru. 

Namun perlu eksplorasi lebih jauh dan penelitian lebih lanjut, untuk mendapatkan manfaat-manfaat lainnya dari bunga lawang. 

9. Meningkatkan kesehatan jantung

Bunga lawang memiling kandungan antioksidan yang kuat. Kandungan tersebut dapat menangkal terjadinya stres oksidatif. Oksidatif terjadi akibat menumpuknya radikal bebas yang berbahaya bagi tubuh. 

Jika stres oksidatif tidak ditangkal, dapat menyebabkan beberapa penyakit, salah satunya penyakit jantung. Itu sebabnya bunga lawang termasuk rempah yang baik untuk kesehatan jantung.

Selain itu, sebuah penelitian pada hewan menunjukkan bahwa ekstrak etanol dari bunga lawang dapat membantu mengatasi tekanan darah yang tinggi, mengurangi berat badan berlebih dan menormalkan kadar lipid. 

Ekstrak etanol dari bunga lawang juga dapat mengurangi penumpukan plak di arteri dan mengurangi beberapa peradangan. Tapi penelitian ini masih sangat terbatas dan masih diperlukan penelitian lanjutan untuk memastikan klaim tersebut. 

10. Membantu mengatur gula darah 

Kandungan anethole dari bunga lawang bermanfaat menjaga kadar gula darah tetap normal. Hal ini dibuktikan melalui sebuah penelitian yang dilakukan pada hewan di India pada 2015 lalu. 

11. Membantu meningkatkan produksi ASI 

Tidak semua ibu yang baru melahirkan langsung lancar memproduksi ASI. Nah, salah satu manfaat bunga lawang yang diyakini sejak lama adalah dapat membantu meningkatkan produksi ASI. 

Alasannya karena adanya kandungan anethole. Anethole yang dapat digunakan untuk merangsang produksi ASI. 

Manfaat bunga lawang lainnya

Di luar yang sudah disebutkan di atas, berikut beberapa manfaat bunga lawang yang dipercaya dalam pengobatan tradisional. 

  • Membantu tidur lebih nyenyak
  • Meningkatkan kesehatan tulang
  • Batuk
  • Mengatasi masalah pencernaan
  • Gangguan menstruasi
  • Sakit perut
  • Meringankan gejala menopause
  • Melindungi dari gigitan nyamuk
  • Mencegah sembelit
  • Meningkatkan libido

Namun manfaat bunga lawang ini tidak memiliki cukup bukti secara ilmiah. Jika kamu ingin mengonsumsi bunga lawang untuk mengatasi masalah kesehatan tertentu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter. 

Penggunaan bunga lawang dengan cara tradisional

Bunga lawang dikenal memiliki rasa yang mirip dengan adas. Karenanya bunga lawang juga digunakan sebagai bumbu dapur dan termasuk ke dalam rempah-rempahan. 

Bunga lawang sering digunakan dalam masakan Cina klasik, Vietnam, India dan Timur Tengah. Biasanya digunakan untuk penambah rasa dalam kaldu, sup dan kari. Penggunaannya juga cocok dengan bumbu rempah lain seperti ketumbar, kayu manis, kapulaga dan cengkeh. 

Tidak hanya digunakan sebagai penambah rasa, tetapi bunga lawang sejak dulu sudah dipercaya sebagai herbal yang dapat mengobati masalah kesehatan. 

Dalam pengobatan tradisional Tiongkok atau pengobatan tradisional lain, bunga lawang dijadikan teh dan diminum sebagai obat. Minum teh bunga lawang dipercaya dapat mengobati infeksi saluran pernapasan, mual, sembelit, dan masalah pencernaan lainnya. 

Saat ini, penggunaan bunga lawang sudah lebih modern. Untuk sekedar menambahkan rasa atau ingin mengambil manfaatnya untuk kesehatan, kamu bisa menggunakannya dengan berbagai cara. 

Sisalnya menambahkannya pada pai, roti, muffin atau buang yang diolah. Jika belum pernah mengonsumsinya, cobalah sedikit saja untuk mencicipinya pertama kali, untuk mengenali rasanya. 

Nah, itulah beberapa informasi mengenai manfaat bunga lawang untuk kesehatan. Meskipun kaya akan manfaat, akan tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa rempah ini bisa menimbulkan alergi pada beberapa orang.

Efek samping bunga lawang

Bunga lawang umumnya dianggap aman untuk kebanyakan orang. Tetapi ditemukannya laporan tentang efek samping bunga lawang varietas Cina. Efek samping bunga lawang tersebut berupa munculnya reaksi alergi. Jika kamu memiliki alergi terhadap serbuk sari, kamu mungkin akan mengalami reaksi alergi saat mengonsumsi bunga lawang. 

Sementara kasus efek samping bunga lawang lainnya juga terjadi, yang terjadi setelah mengonsumsi bunga lawang Jepang. Bunga lawang Jepang diketahui mengandung neurotoksin kuat yang dapat menyebabkan gejala fisik yang serius. Di antaranya adalah kejang, halusinasi dan mual. 

Selain itu, ada juga laporan tentang reaksi alergi parah yang berpotensi fatal, terjadi pada bayi. Kasus ini diduga karena adanya kontaminasi dari varietas Jepang.

Karena itu sebaiknya tidak memberikan makanan dengan kandungan bunga lawang kepada bayi dan anak-anak. Walaupun di beberapa tempat, penggunaan bunga lawang dipercaya dapat mengatasi kolik pada bayi. Sayangnya klaim tersebut tidak disertai dengan bukti penelitian ilmiah. 

Menghindari efek samping bunga lawang

Yang perlu menjadi perhatian adalah mengenali bentuk bunga lawang. Karena bunga lawang Jepang terlihat sangat mirip dengan bunga lawang Cina, yang umum digunakan sebagai bumbu dan campuran masakan. 

Untuk itu penting memastikan bahwa bunga lawang yang kamu gunakan bukanlah jenis bunga lawang Jepang. Sebaiknya menggunakan varietas bunga lawang Cina, yang keamanannya lebih terjamin. 

Jika kamu tidak yakin tentang sumber atau kemurnian bunga lawang, sebaiknya tidak menggunakannya. Saat ini bunga lawang juga dibudidayakan di Prancis, Spanyol, Italia, dan Filipina. Walaupun berasal dari banyak tempat, tips amannya adalah pilihlah produk yang menggunakan bunga lawang Cina, yang relatif aman saat digunakan.

Satu lagi informasi yang perlu kamu ketahui adalah, bunga lawang diketahui tidak memiliki interaksi dengan obat-obatan tertentu. Tetapi jika kamu sedang mengonsumsi obat-obatan dalam waktu yang panjang, sebaiknya jangan sembarangan mencampurnya dengan obat herbal lainnya. 

Maka dari itu, akan lebih baik jika sebelum memutuskan untuk mengonsumsi rempah ini, sebaiknya konsultasikanlah terlebih dahulu pada dokter, ya.

Kamu juga bisa berkonsultasi dengan kami seputar manfaat bunga lawang melalui Aplikasi Good Doctor. Dokter terpercaya kami siap membantumu dengan layanan 24/7. Jangan ragu untuk berkonsultasi ya!

Reference

Healthline (2018). Diakses pada 20 November 2020. Star Anise: Benefits, Uses and Potential Risks 

Organic Facts (2020). Diakses pada 20 November 2020. 9 Surprising Benefits Of Star Anise 

Very Well Fit (2019). Diakses pada 20 November 2020. Star Anise Nutrition Facts 

    register-docotr