Info Sehat

Jangan Diabaikan, Ini Deretan Tanda-Tanda Gigi Harus Dipasang Behel!

March 26, 2021 | Arianti Khairina
feature image

Pemakaian behel umumnya digunakan untuk memperbaiki posisi gigi yang berantakan atau tidak sejajar. Namun banyak orang yang telat menyadarinya untuk segera memperbaiki gigi. Lalu, apa saja tanda-tanda gigi yang harus dipasang behel? 

Tanda-tanda gigi harus dipasang behel 

Posisi gigi terlihat bengkok 

Apabila gigi mengalami kondisi tumpang tindih, atau bengkok kamu dapat memanfaatkan kawat gigi untuk memperbaiki posisinya. Salah satu hal terpenting dalam pemakaian kawat gigi adalah menggeser gigi untuk menciptakan jarak yang tepat di antara keduanya. 

Jika gigi terlalu berdekatan, kawat gigi dapat membantu menggesernya sedikit lebih jauh agar terlihat bagus dan rata.

Ada celah di antara gigi 

Gigi yang terlihat ada celah dengan ukuran yang terlalu lebar atau terlalu kecil, juga dapat menyebabkan masalah serius pada gigitan atau rahang di kemudian hari. Jarak gigi harus merata di gusi dan kamu membutuhkan pemakaian behel untuk memperbaikinya. 

Gigitan bengkok

Saat mengatupkan gigi, apakah kamu mengalami gigitan berlebih atau underbite yang signifikan? Apakah beberapa gigi atas dan bawah tidak saling bersentuhan saat menggigit?

Posisi yang benar adalah saat menggigit seharusnya menyatu secara alami dari atas ke bawah dan dari sisi ke sisi. Kawat gigi mungkin diperlukan untuk memperbaiki posisi tersebut. 

Memiliki bau mulut yang terus-menerus

Jika gigi terlalu berdekatan atau tumbuh miring, partikel makanan dan bakteri akan lebih mudah menumpuk di antara gigi dan menyebabkan plak yang pada gilirannya menyebabkan bau mulut dan gigi berlubang. 

Hal ini dapat menyebabkan penyakit periodontal, radang gusi, abses gigi, bahkan gigi tanggal. Jika gigi sangat bengkok, menyikat dan membersihkan gigi dengan benang dua kali sehari mungkin tidak sepenuhnya menyelesaikan masalah.

Sering mengalami nyeri rahang

Rahang yang tidak sejajar memberi tekanan ekstra pada persendian yang menempelkan rahang ke kepala, kondisi itupun menyebabkan rasa sakit.

Jika sering mengalami nyeri pada rahang, hal itu sudah menjadi tanda kamu memerlukan kawat gigi untuk membantu memperbaiki kesejajaran rahang dan gigitan.

Sering menggigit pipi atau kesulitan mengunyah

Gejala umum lain dari rahang yang tidak sejajar adalah secara tidak sengaja banyak menggigit bagian dalam pipi, atau tidak bisa mengunyah dengan baik karena gigitan yang bengkok.

Sekali lagi, jika gigi terlalu bengkok atau berdesakan di dalam mulut, bakteri jahat dan sisa makanan yang membusuk cenderung tersangkut di tempat yang sulit dibersihkan.

Jika kamu tidak dapat menjangkau beberapa tempat untuk dibersihkan atau tidak dapat mendorong benang di antara gigi yang terlalu rapat, maka pemakaian behel dapat membantu.

Baca juga: Hati-Hati, Bukannya Rapi Behel Lepas Pasang Malah Bikin Gigi Berantakan!

Kapan harus ke dokter gigi? 

American Academy of Orthodontics merekomendasikan agar semua anak rutin melakukan pemeriksaan ke dokter gigi saat berusia tidak lebih 7 tahun. Logika di balik rekomendasi ini adalah bahwa ketika kebutuhan akan kawat gigi teridentifikasi, perawatan dini dapat meningkatkan hasil yang optimal. 

Bahkan anak-anak tanpa gigi berjejal atau tidak sejajar juga memperoleh manfaat dengan tetap rutin melakukan pemeriksaan gigi ke dokter. 

Kapan usia terbaik untuk pemakaian behel?

Usia terbaik untuk mendapatkan behel bervariasi dari orang ke orang. Seringkali, perawatan dengan behel ini dimulai antara usia 9 dan 14 tahun, setelah anak-anak mulai mendapatkan gigi permanennya.

Namun bagi sebagian orang, perawatan dengan behel saat masih anak-anak tidaklah memungkinkan.

Alasan tidak memungkinkannya tergantung pada masing-masing orang. Seperti ketidaknyamanan, atau kurangnya diagnosis, sehingga banyak orang harus menunda perawatan ortodontik hingga usia dewasa.

Secara teknis, kamu tidak pernah terlalu tua untuk pemakaian behel. Namun, bukan berarti harus terus menunda pengobatan. Kapanpun siap menjalani perawatan untuk gigi sesak atau bengkok, kamu dapat segera melakukan pemakaian behel untuk memperbaiki posisinya. 

Ingatlah bahwa seiring bertambahnya usia, rahang akan terus tumbuh, yang dapat menyebabkan gigi semakin berkerumun atau menyempit. Jika terus menunggu untuk merawat gigi yang tidak sejajar atau bengkok, masalahnya tidak akan membaik atau teratasi dengan sendirinya.

Semakin cepat kamu melakukan pemeriksaan, semakin cepat pula posisi gigi masih dapat diperbaiki. 

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Healthline.com (2020) diakses pada 25 Maret 2021.  Who Needs Braces?
  2. Myfamilydentistry.com (2017) diakses pada 25 Maret 2021. How to Know if You Need Braces
  3. Ncbi.nlm.nih.gov (2014) diakses pada 25 Maret 2021. Prevalence of Malocclusion and Need for Early Orthodontic Treatment in Children 
    register-docotr