Diet dan Nutrisi

Mudah Lelah? Coba Konsumsi 7 Makanan Sumber Energi Berikut Ini!

February 21, 2021 | Richaldo Hariandja | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Kurang bertenaga membuat aktivitas terganggu dan produktivitas menurun. Oleh karena itu, salah satu cara untuk memastikan kamu bertenaga sepanjang hari adalah dengan mengonsumsi makanan sumber energi yang tepat.

Meskipun seluruh makanan memberikan kamu energi, tapi beberapa di antaranya ada yang mengandung nutrisi yang dapat meningkatkan level energi dan menjaga konsentrasi epanjang hari.

Makanan-makanan sumber energi

Berikut ini adalah beberapa makanan yang dapat menjadi sumber energi tambahan untuk membantu aktivitas harianmu:

1. Pisang

Pisang bisa jadi satu makanan sumber energi yang cepat dan berkelanjutan. Tidak hanya baik sebagai sumber gula, ada juga serat yang terkandung di dalam buah ini yang dapat membantu tubuh mengurai gula tersebut.

Pisang mengandung nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh seperti karbohidrat kompleks, potasium dan vitamin B6. Semua kandungan ini dapat membantu meningkatkan level energi dalam tubuh.

Sebuah kajian yang diterbitkan dalam jurnal PLoS ONE menyebut konsumsi pisang sebelum bersepeda jarak jauh sama efektifnya dalam membantu meningkatkan daya tahan dan performa seperti saat kamu minum minuman berkarbohidrat.

2. Alpukat sebagai makanan sumber energi

Alpukat merupakan buah yang kaya akan nutrisi yang menyehatkan. Sebuah kajian dalam jurnal Critical Reviews in Food Science and Nutrition mencatat bagaimana alpukat kaya akan nutrisi dan protein.

Alpukat juga mengandung serat yang dapat membantu kamu dalam menjaga keberlanjutan energi hingga sepanjang hari.

Selain itu, alpukat mengandung lemak ramah yang dapat meningkatkan level energi dan membuat nutrisi lemak larut lebih tersedia di dalam tubuh.

3. Ikan berlemak

Ikan berlemak seperti salmon dan tuna merupakan makanan sumber energi yang kaya akan protein, asam lemak dan vitamin B. Jenis makanan ini sangat baik untuk kamu sertakan dalam diet harian.

Satu sajian salmon atau tuna disebut US Department of Agriculture dapat memenuhi rekomendasi angka kecukupan gizi (AKG) untuk asam lemak omega-3 dan vitamin B12.

Jika dilihat dari fungsinya, asam lemak omega-3 merupakan satu nutrisi yang mampu menurunkan inflamasi. Inflamasi sendiri merupakan penyebab rasa lelah yang paling umum.

Bahkan sebuah penelitian dalam Journal of Clinical Oncology menyebut konsumsi suplemen omega-3 dapat menurunkan rasa letih, terutama pada pasien kanker dan mereka yang sedang menjalani penyembuhan kanker. 

4. Beras cokelat

Berbeda dengan beras putih biasa, beras cokelat kaya akan nutrisi. Beras jenis ini tidak terlalu banyak diproses dan mempertahankan lebih banyak nutrisi berharga dalam bentuk serat, vitamin dan mineral.

Satu setengah mangkuk (50 gram) beras cokelat mengandung 2 gram serat dan mampu menyajikan porsi mangan dalam jumlah besar sesuai dengan AKG. 

Mangan merupakan mineral yang dapat membantu enzim mengubah karbohidrat dan protein untuk menghasilkan energi.

5. Ubi

Tidak hanya manis, ubi pun merupakan satu makanan sumber energi bagi kamu yang membutuhkan level tenaga berlebih.

Dalam satu mangkuk sajian ubi (100 gram) terdapat 25 gram karbohidrat kompleks, 3,1 gram serat, 25 persen AKG mangan dan vitamin A dalam jumlah besar.

Karena karbohidrat kompleks serta seratnya, maka tubuh akan mencerna ubi dengan perlahan sehingga kamu akan dipasok dengan level energi yang konstan.

6. Kopi sebagai minuman sumber energi

Kamu mungkin akan mencari kopi jika membutuhkan tambahan energi. Hal ini karena kopi kaya akan kafein yang dengan cepat melewati aliran darah menuju otak dan menghambat aktivitas adenosine yang membuat sistem saraf pusat senyap.

Sebaliknya, kafein akan meningkatkan produksi epinephrine, sebuah hormon yang menstimulasi tubuh dan otak. 

Namun, jangan mengonsumsi kopi lebih dari 400 mg atau sekitar 4 gelas per hari, ya!

7. Telur

Tidak hanya enak, telur juga merupakan satu makanan sumber energi yang bisa kamu andalkan. Telur mengandung protein yang memberikan energi secara berkelanjutan.

Selain itu, telur pun kaya akan leucine atau asam amino. Protein ini pun diketahui mampu meningkatkan produksi energi, lho!

Demikianlah berbagai makanan sumber energi yang bisa kamu andalkan dan tambahkan dalam diet harian. Selalu jaga kesehatan, ya!

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference
  1. Healthline, diakses 16 Februari 2021. 27 Foods That Can Give You More Energy
  2. MedicalNewsToday, diakses 16 Februari 2021. The 28 best energy-boosting foods and drinks
  3. US Department of Agriculture, diakses 16 Februari 2021. FoodData Central
  4. National Library of Medicine, diakses 16 Februari 2021. Hass Avocado Composition and Potential Health Effects
  5. National Library of Medicine, diakses 16 Februari 2021. Bananas as an Energy Source during Exercise: A Metabolomics Approach
  6. National Library of Medicine, diakses 16 Februari 2021. Fatigue, inflammation, and ω-3 and ω-6 fatty acid intake among breast cancer survivors
    register-docotr