Diet dan Nutrisi

Tak Asal Kenyang, Makanan yang Masuk Perut Wajib Penuhi 5 Kriteria Sehat Ini

July 24, 2020 | Dewi Nurfitriyana | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Ingin punya tubuh sehat, setidaknya harus dimulai dengan mengetahui apa itu kriteria makanan sehat. Jangan dulu geleng-geleng kepala karena takut menghadapi istilah diet yang menyeramkan. Memenuhi kriteria makanan sehat dalam menu harian tidak sesulit yang kamu bayangkan.

Selain bisa diperoleh dari berbagai bahan makanan yang murah meriah, cara mengatur pola makan dengan kriteria makanan sehat pun relatif mudah, lho.

Baca Juga: Agar Tetap Fit, Begini Tips Cerdas Memilih Makanan Sehat untuk Orang Sibuk

Kriteria makanan sehat dalam menu harian

Lalu seperti apa kriteria makanan sehat yang harus masuk dalam daftar pola makan harian kamu, yuk simak penjelasan di bawah ini.

Makanan bergizi

Kata pertama yang terlintas di kepala kamu saat mendengar istilah kriteria makanan sehat mungkin adalah ‘diet’. Padahal maknanya sama sekali bukan itu.

Salah satu kriteria makanan sehat seperti yang telah diartikan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO), adalah makanan yang bergizi. Adapun gizi yang dimaksud di antaranya adalah karbohidrat, protein, lemak, air, vitamin, serat, dan mineral.

Dilansir dari hopeindonesia.org, beberapa contoh makanan yang mengandung gizi sesuai kebutuhan tubuh adalah sebagai berikut:

  1. Makanan yang mengandung karbohidrat diantaranya ada nasi merah, roti gandum, sereal gandum
  2. Protein dan lemak bisa didapatkan melalui telur, kacang-kacangan, ikan, ayam dan daging
  3. Sayur, dan buah – buahan adalah sumber vitamin yang kamu bisa dapatkan untuk tubuh.

Kriteria makanan sehat harus seimbang

Tidak ada satu pun makanan yang mengandung semua gizi dengan lengkap. Oleh sebab itu tubuh akan memerlukan lebih dari satu atau dua jenis makanan agar bisa beraktivitas dengan baik.

Tubuh juga memiliki jumlah kebutuhan yang berbeda-beda terhadap masing-masing komponen gizi. Itulah mengapa kamu perlu mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang agar organ-organ di dalam tubuh dapat berfungsi dengan optimal.

Tak hanya itu, asupan gizi seimbang juga dapat membantu kamu memelihara dan memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak. Sehingga secara tidak langsung ini akan berperan dalam proses tumbuh kembang manusia.

Misalnya umumnya orang memerlukan setidaknya 2000 kalori agar bisa beraktivitas. Ia juga membutuhkan serat sebanyak 25-29 gram setiap hari. Dari sini setidaknya kamu harus berusaha mengonsumsi menu makanan yang bisa memenuhi jumlah dua kebutuhan tersebut secara mencukupi.

Harus beragam

Tak hanya untuk menghindari rasa bosan, pemilihan bahan makanan yang beragam juga akan membuat kamu mendapat asupan nutrisi yang berbeda-beda.

Misalnya untuk memenuhi kebutuhan vitamin, kamu bisa mendapatkan vitamin C dengan mengonsumi buah jeruk atau anggur. Di lain hari, kamu bisa mencoba memakan wortel untuk memperoleh vitamin A yang baik untuk kesehatan mata.

Kamu juga bisa mencoba mendapatkan berbagai nutrisi dalam satu porsi makanan yang sama. Contoh dalam sepiring salad, kamu bisa menaruh sayuran sebagai sumber serat, telur rebus untuk memperoleh protein, dan buah-buahan agar tubuh mendapatkan vitamin.

Bersih

Kriteria makanan sehat selanjutnya adalah harus higienis. Ini penting agar setiap asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh tidak mengandung kuman dan bakteri berbahaya.

Apalagi saat ini ada banyak tanaman sayur dan buah-buahan yang menggunakan pestisida sebelum dipanen. Jadi mencuci bahan makanan dengan air mengalir dan memasaknya dengan cara yang benar akan mengurangi risiko tubuh terkena penyakit.

Jangan mencuci bahan makanan segar seperti buah dan sayuran menggunakan sabun. Meski ini efektif menghilangkan kuman dan bakteri, tapi kebiasaan ini bisa menimbulkan risiko gangguan pencernaan seperti mual, muntah, dan sakit perut.

Baca Juga: Supaya Pandangan Tidak Berputar, Kenali Cara Mengatasi Vertigo Berikut Ini

Tidak diproses terlalu banyak

Dilansir dari healthline.com, memilih makanan yang alami atau tidak banyak diproses juga termasuk upaya memenuhi kriteria makanan sehat. Hal ini bertujuan agar kandungan gizi pada makanan belum berkurang terlalu banyak.

Selain itu makan yang diproses biasanya telah mengandung gula, lemak jahat, karbohidrat olahan, dan pengawet terlalu banyak. Semua zat tersebut tidak baik bagi tubuh karena bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan.

Jadi meski rasanya lezat dan tidak butuh waktu lama untuk dimasak, ada baiknya mulai saat ini kamu lebih banyak mengonsumsi makanan alami saja. Selain sehat, umumnya jenis makanan ini juga bisa dibeli dalam harga yang sangat terjangkau.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Healthy Eating — A Detailed Guide for Beginners, https://www.healthline.com/nutrition/healthy-eating-for-beginners#section11 dilansir pada 20 Juli 2020

What Does Healthy Eating Mean?, https://www.breastcancer.org/tips/nutrition/healthy_eat dilansir pada 20 Juli 2020

Understanding Food Groups, https://www.breastcancer.org/tips/nutrition/healthy_eat/food_groups, dilansir pada 20 Juli 2020

Makanan Bergizi Untuk Anak Indonesia, https://www.hopeindonesia.org/makanan-bergizi-untuk-anak-indonesia/#:~:text=Makanan%20bergizi%20adalah%20makanan%20yang,tumbuh%20dan%20berkembang%20dengan%20baik diakses pada 20 Juli 2020

    register-docotr