Diet dan Nutrisi

Diet Mayo vs Diet Keto: Apa Bedanya dan Plus Minus bagi Kesehatan?

January 3, 2021 | Arianti Khairina | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Belakangan ini, memang banyak orang yang berlomba-lomba mulai untuk melakukan gaya hidup sehat. Salah satunya dengan melakukan diet mayo dan diet keto. Berikut ini penjelasan lengkap diet mayo vs diet keto. 

Diet mayo vs diet keto

Diet mayo 

Beberapa pola makan bisa jadi sulit dipatuhi, dan menyebabkan orang kehilangan motivasi. Tidak seperti banyak pilihan jangka pendek lainnya, diet mayo bertujuan untuk rencana berkelanjutan yang dapat kamu ikuti seumur hidup.

Melansir penjelasan dari laman Healthline, diet mayo ini adalah salah satu program diet yang menyarankan orang untuk mengurangi konsumsi garam dan karbohidrat.

Alih-alih melarang makanan tertentu, diet mayo ini berfokus pada penggantian perilaku tidak sehat dengan perilaku yang lebih mungkin mendukung penurunan berat badan. 

Cara kerja diet mayo 

Dilansir dari laman Healthline, fase pertama diet mayo, yang berlangsung selama dua minggu, dirancang untuk menghasilkan penurunan berat badan sebesar 2,7–4,5 kg.

Setelah itu, bertransisi fase selanjutnya, di mana kamu mengikuti aturan yang sama tetapi diperbolehkan istirahat sesekali.

Kebutuhan kalori ditentukan berdasarkan berat awal tubuhmu dan berkisar antara 1.200–1.600 kalori per hari untuk wanita dan 1.400–1.800 untuk pria.

Diet menyarankan berapa banyak porsi sayuran, buah-buahan, karbohidrat, protein, produk susu, dan lemak yang harus kamu makan berdasarkan target kalori yang diinginkan. 

Manfaat diet mayo 

Manfaat yang didapat dari diet mayo ini adalah:

  • Penurunan risiko penyakit jantung
  • Mencegah tekanan darah tinggi
  • Penurunan risiko penyakit diabetes

Efek samping diet mayo

Perlu kamu ketahui selain manfaat yang telah disebutkan sebelumnya, apabila dilakukan secara berlebihan diet mayo juga bisa memberikan efek samping negatif seperti: 

  • Kadar gula dalam darah naik
  • Berbahaya untuk penderita diabetes
  • Dehidrasi
  • Mual-mual
  • Mudah lelah
  • Mudah mengantuk
  • Depresi
  • Naiknya kadar kolesterol
  • Fungsi ginjal bisa terganggu

Penting untuk diperhatikan bagi kamu yang memiliki penyakit diabetes, tidak disarankan untuk menjalankan diet mayo ya. Untuk kalian yang baru akan menjalani diet mayo ini, bisa kalian pertimbangkan dulu sebelum benar-benar menjalaninya.

Baca juga: Catat! Ini Panduan Menu Diet Keto bagi Pemula untuk Seminggu

Diet keto 

Menurut penjelasan dari laman Healthline, diet ketogenik (atau singkatnya diet keto) adalah diet rendah karbohidrat dan tinggi lemak yang menawarkan banyak manfaat bagi kesehatan.

Faktanya, banyak penelitian menunjukkan bahwa jenis diet ini dapat membantu kamu menurunkan berat badan dan meningkatkan kesehatan.

Diet ketogenik bahkan mungkin bermanfaat melawan diabetes, kanker, epilepsi, dan penyakit Alzheimer. 

Cara kerja diet keto 

Melansir penjelasan dari laman Health Harvard, alih-alih mengandalkan gula (glukosa) yang berasal dari karbohidrat (seperti biji-bijian, kacang-kacangan, sayuran, dan buah-buahan), diet keto mengandalkan badan keton, sejenis bahan bakar yang diproduksi hati dari lemak yang disimpan.

Membakar lemak sepertinya cara ideal untuk menurunkan berat badan:

  • Ini mengharuskan kamu mengurangi karbohidrat, kurang dari 20 hingga 50 gram karbohidrat per hari (perlu diingat bahwa pisang ukuran sedang memiliki sekitar 27 gram karbohidrat).
  • Biasanya diperlukan beberapa hari untuk mencapai keadaan ketosis.
  • Makan terlalu banyak protein dapat mengganggu ketosis.

Manfaat dari diet keto

Berikut ini beberapa manfaat diet keto: 

  • Mengontrol gula darah pada penderita diabetes tingkat 2
  • Meringankan gejala epilepsi pada anak
  • Mengurangi risiko penyakit jantung
  • Mengurangi risiko terkena gangguan pada syaraf

Efek samping diet keto

Bagi kamu yang baru pertama kali melakukan diet keto, pada umumnya akan merasakan beberapa hal berikut ini: 

  • Tubuh menjadi lemas
  • Mudah gelisah
  • Susah tidur
  • Mual-mual
  • Rasa lapar yang bisa mengganggu aktivitas
  • Kurangnya kemampuan berkonsentrasi

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Healthline.com (2019) diakses pada 19 Desember 2020. The Mayo Clinic Diet Review: Does It Work for Weight Loss?
  2. Healthline.com (2020) diakses pada 19 Desember 2020. The Ketogenic Diet: A Detailed Beginner’s Guide to Keto
  3. Health.harvard.edu (2020) diakses pada 19 Desember 2020. Should you try the keto diet?
    register-docotr