Info Sehat

Cara Mengatasi Asam Lambung untuk Cegah Kekambuhan, Apa Saja?

January 3, 2021 | Ajeng Dwiri Banyu | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Cara mengatasi asam lambung perlu diketahui agar tidak menyebabkan kekambuhan atau masalah kesehatan lebih parah di masa depan. Asam lambung sendiri merupakan kondisi umum yang disertai dengan nyeri terbakar di area dada bagian bawah.

Ketika asam lambung terjadi lebih dari dua kali dalam seminggu maka didiagnosis sebagai penyakit gastroesophageal reflux atau GERD.

Nah, untuk mengetahui cara mengatasi asam lambung yang tepat yuk simak penjelasan lebih lanjut berikut!

Baca juga: Manfaat Tanaman Lobelia Bisa Atasi Depresi? Yuk Simak Fakta Medisnya!

Apa penyebab umum gangguan asam lambung?

Dilansir Medical News Today, refluks asam atau gangguan asam lambung terjadi ketika beberapa kandungan asam lambung mengalir ke kerongkongan. Hal ini menyebabkan perpindahan makanan ke bawah dari mulut.

Sfingter esofagus bagian bawah atau LES merupakan pita otot yang melingkar di ujung esofagus. Saat bekerja dengan benar, alat akan rileks dan terbuka untuk menelan kemudian mengencangkan lalu menutup lagi setelahnya.

Refluks asam terjadi jika LES tidak dapat mengencang atau menutup dengan benar. Kondisi ini memungkinkan cairan pencernaan dan isi lain dari perut naik ke kerongkongan. Isi perut seperti dimuntahkan ke kerongkongan dan gejala refluks asam akan terasa seperti mulas.

Bagaimana cara mengatasi gangguan asam lambung agar tidak kambuh?

Masalah asam lambung dapat kambuh karena beberapa faktor penyebab tertentu, termasuk gaya hidup. Faktor lain yang mungkin memicu asam lambung pada seseorang, seperti kegemukan, kebiasaan merokok, tingkat latihan fisik yang rendah, konsumsi obat-obatan, dan kehamilan.

Pola makan yang dikaitkan dengan refluks asam, meliputi konsumsi berlebihan kafein, alkohol, garam dan kebiasaan langsung berbaring 2-3 jam setelah makan.

Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa pilihan makanan mungkin sama efektifnya dengan menggunakan inhibitor pompa proton atau PPI dalam mengobati refluks asam.

Untuk menghindari kekambuhan penyakit, seseorang yang memiliki riwayat asam lambung perlu menerapkan cara penanganan dengan tepat. Beberapa cara mengatasi asam lambung yang bisa diikuti, antara lain sebagai berikut:

Konsumsi obat-obatan

Untuk orang yang jarang mengalami mulas atau gangguan pencernaan, perawatan asam lambung dengan konsumsi obat bisa membantu mengurangi keasaman isi lambung. Formulasi cair dan tablet yang disebut dengan antasida atau merek lain memiliki keefektifan yang sama. 

Antasida memberikan bantuan yang cepat namun jangka pendek dengan mengurangi keasaman isi lambung. Namun demikian, obat terkadang tidak bekerja untuk semua orang dan kebutuhan untuk pengobatan rutin perlu didiskusikan terlebih dahulu dengan dokter.

Jika refluks asam terjadi secara berulang, maka pilihan pengobatan yang paling utama adalah PPI atau penyekat H2. PPI dan penghambat H2 menurunkan produksi asam dan mengurangi potensi kerusakan yang disebabkan oleh refluks asam.

Obat-obatan ini umumnya aman, tetapi mungkin tidak sesuai untuk semua orang sehingga dapat menyebabkan efek samping. Misalnya, seseorang bisa saja mengalami masalah dalam menyerap nutrisi atau disebut juga dengan malnutrisi.

Pembedahan atau operasi

Jika obat-obatan tidak sepenuhnya menyelesaikan penyakit refluks asam, maka dokter dapat merekomendasikan pembedahan. Prosedur yang paling baru disetujui melibatkan pembedahan dengan menempatkan cincin di sekitar bagian luar ujung bawah esofagus. 

Cincin tersebut terdiri dari manik-manik titanium magnetik yang disatukan oleh kabel. Alat ini akan membantu refluks dengan mencegah isi perut naik ke kerongkongan. Perlu diketahui, pembedahan jenis ini tidak diperbolehkan jika memiliki alergi terhadap logam tertentu.

Prosedur pembedahan lain yang disebut fundoplication juga dapat membantu mencegah refluks asam lebih lanjut. Dalam pembedahan ini, bagian atas perut akan ‘dibungkus’ untuk memperkuat refluks asam dan memperbaiki hernia hiatal.

Ahli bedah melakukan prosedur ini dengan melalui sayatan terbuka di perut atau dada. Selain itu, dokter juga mungkin akan memasukkan tabung berlampu ke dalam sayatan kecil di bagian perut penderita refluks.

Perubahan gaya hidup

Cara mengatasi asam lambung agar tidak kambuh yang terakhir adalah mengubah gaya hidup. Jika tidak ingin mengonsumsi obat secara terus menerus atau menjalani operasi yang menyakitkan, segera ubah gaya hidup menjadi lebih sehat.

Ukuran gaya hidup yang dapat membantu mengatasi masalah asam lambung, termasuk memperbaiki postur tubuh, memakai pakaian longgar, dan menurunkan berat badan jika obesitas.

Tak hanya itu, cara mengatasi asam lambung juga perlu dengan menghindari tekanan yang meningkat pada perut seperti mengenakan ikat pinggang atau melakukan latihan sit-up.

Baca juga: Masih Bingung dengan Kencing Batu dan Batu Ginjal? Yuk Pahami Perbedaannya!

Pastikan untuk mengecek kesehatan kamu dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Jaga kesehatan kamu dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference
  1. Healthline (2019), diakses 22 Desember 2020. Everything You Need to Know About Acid Reflux and GERD
  2. Webmd (2020), diakses 22 Desember 2020. What Is Acid Reflux Disease?
  3. Harvard Health Publishing, diakses 22 Desember 2020. 9 ways to relieve acid reflux without medication
  4. Medical News Today (2017), diakses 22 Desember 2020. What is acid reflux?
    register-docotr