Kesehatan Mental

Stres Berlebih Bisa Ganggu Gairah Sex dan Memicu Penyakit Berbahaya

July 25, 2020 | Richaldo Hariandja | dr. Debby Deriyanthi
no-image

Ciri-ciri orang stres sebenarnya dapat kamu lihat dari perubahan yang terjadi secara fisik dan mental. Dengan mengenalinya, maka kamu bisa terhindar dari stres kronis yang dapat berujung pada masalah kesehatan serius.

Stres adalah hal yang lumrah terjadi, karena ini adalah mekanisme tubuh dalam merespons setiap masalah atau tuntutan.

Untuk itu, kenali ciri-ciri orang stres berikut ini:

Timbulnya jerawat

Munculnya jerawat adalah ciri-ciri orang stres yang paling terlihat. Hal ini karena saat stres, biasanya kamu akan lebih sering menyentuh wajah, dan kebiasaan ini bisa menyebarkan bakteri dan berkontribusi dalam pembentukan jerawat.

Beberapa studi bahkan mengonfirmasi jika jerawat berkaitan dengan level stres yang tinggi. Salah satunya adalah penelitian yang dilakukan di Stanford University School of Medicine, Amerika Serikat. 

Penelitian yang mengukur tingkat keparahan jerawat pada 22 orang sebelum dan saat ujian. Hasilnya, peningkatan level stres dari ujian tersebut berkaitan dengan tingkat keparahan dari jerawat.

Di samping stres, penyebab lain dari jerawat adalah perubahan hormon, bakteri, produksi minyak yang berlebih dan pori-pori yang tersumbat.

Sakit kepala

Banyak kajian yang menunjukkan jika sakit kepala adalah ciri-ciri orang stres. Kondisi ini biasanya akan ditunjukkan dengan nyeri di kepala atau area sekitar leher.

Sebuah publikasi dalam The Journal of Headache and Pain menyebut jika kejadian yang membuat stres membuat sakit kepala kronis. Hal ini terjadi pada 45 persen kasus dari 267 orang yang dijadikan sampel. 

Penelitian lain dilakukan di Jerman berhasil menemukan peningkatan intensitas stres berkaitan dengan peningkatan sakit kepala yang dialami per bulan.

Selain stres, sakit kepala juga disebabkan oleh kurang tidur, konsumsi alkohol serta dehidrasi.

Sering sakit

Terlalu sering sakit bisa jadi salah satu ciri-ciri orang stres. Beberapa studi menemukan fakta jika stres dapat melemahkan sistem imun dan meningkatkan kerentanan tubuh terhadap infeksi.

Seperti sebuah kajian di Hong Kong terhadap 61 orang dewasa yang disuntikan vaksin flu. Mereka yang memiliki stres kronis ternyata memiliki imun yang lemah untuk merespons vaksin tersebut, yang mengindikasikan jika stres dapat melemahkan sistem imun.

Penelitian lain dilakukan terhadap 235 orang dewasa di Australia juga menemukan hal serupa. Responden yang memiliki tingkat stres tinggi dikatakan mengalami 70 persen infeksi pernapasan lebih banyak ketimbang responden dengan tingkat stres rendah.

Meskipun demikian, kamu tidak bisa memukul rata kalau melemahnya sistem imun hanya disebabkan oleh stres. Karena kondisi ini juga bisa disebabkan oleh makanan tidak seimbang, kegiatan fisik yang kurang dan kelainan sistem imun seperti leukemia.

Menguras energi dan sebabkan insomnia

Kondisi letih yang kronis dan penurunan energi dapat menjadi salah satu ciri-ciri orang stres, lho. Setidaknya, itulah yang ditemukan oleh sekelompok peneliti asal Jerman.

Dalam kajian yang melibatkan 2.483 orang, peneliti menemukan jika keletihan sangat erat kaitannya dengan peningkatan level stres yang dirasakan oleh para responden.

Stres juga dapat mengganggu waktu tidur kamu dan menyebabkan insomnia. Hal ini berdasarkan studi yang dilakukan oleh peneliti asal Swedia.

Para peneliti menemukan jika tingkat stres tinggi karena pekerjaan berkaitan dengan peningkatan sulitnya rasa kantuk timbul serta tidak dapat beristirahat saat jam tidur.

Perubahan libido

Banyak orang mengalami perubahan dalam dorongan seksual mereka saat masuk dalam periode sangat stres dalam hidup. Kamu pun harus waspada terhadap ciri-ciri orang stres yang satu ini.

Dalam satu kajian terhadap tingkat stres 30 perempuan di Amerika Serikat, peneliti meminta para wanita menonton film dewasa untuk mengukur gairah mereka. Hasilnya, para perempuan yang mengalami stres kronis memiliki gairah lebih rendah ketimbang responden yang tidak terlalu stres.

Ada banyak penyebab potensial dari perubahan libido ini, termasuk perubahan hormon, keletihan dan aspek psikologis.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Healthline.com (2018) diakses 22 Juli 2020. https://www.healthline.com/nutrition/symptoms-of-stress
  2. Pubmed.ncbi.nlm.nih.gov (2015) diakses 22 Juli 2020. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/25480807/
  3. Ncbi.nlm.nih.gov (2000) diakses 22 Juli 2020. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3611807/
  4. Pubmed.ncbi.nlm.nih.gov (2003) diakses 22 Juli 2020. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/12873885/
  5. Pubmed.ncbi.nlm.nih.gov (2012) diakses 22 Juli 2020. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/22772580/
  6. Pubmed.ncbi.nlm.nih.gov (1986) diakses 22 Juli 2020. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/3740039/
  7. Pubmed.ncbi.nlm.nih.gov (2011) diakses 22 Juli 2020. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/21774803/
  8. Pubmed.ncbi.nlm.nih.gov (2013) diakses 22 Juli 2020. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/23841462/
    Berita Terkait
    register-docotr