Kesehatan Mental

3 Tips Menjaga Hangatnya Silaturahmi saat Melakukan Lebaran Virtual

May 7, 2021 | Dewi Nurfitriyana | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Tak terasa hari raya Idul Fitri akan tiba sebentar lagi. Tak jauh berbeda dengan tahun lalu, tahun ini perayaan momen istimewa tersebut nampaknya juga harus dilakukan dengan segala keterbatasan.

Ya, pemerintah telah resmi mengeluarkan peraturan mengenai larangan mudik ke kampung halaman untuk merayakan lebaran.

Tapi tak perlu bersedih hati, kamu tetap bisa menjaga hangatnya silaturahmi bersama anggota keluarga tersayang, dengan menerapkan tips-tips lebaran virtual di bawah ini.

Keputusan pemerintah soal larangan mudik

Seperti yang kita tahu, meski program vaksinasi COVID-19 telah berlangsung di berbagai tempat, namun persebaran virus ini masih terus terjadi.

Dalam rangka memutus rantai penularan tersebut, pemerintah kemudian berupaya mencegah terjadinya mobilisasi antar wilayah dengan mencegah arus mudik. Hal ini dituangkan dalam Surat Edaran Satgas COVID-19 Nomor 13 Tahun 2021.

Di situ disebutkan bahwa seiring dengan akan datangnya hari raya Idul fitri 1442 Hijriah, maka mobilitas masyarakat berpeluang untuk meningkat baik untuk kegiatan keagamaan, keluarga, maupun pariwisata.

Kondisi tersebut besar kemungkinan akan turut meningkatkan risiko penularan virus corona. Oleh sebab itu, dalam rangka mencegah dan memutus rantai penyebaran COVID-19, pemerintah kemudian mengeluarkan kebijakan peniadaan mudik di tahun 2021.

Baca juga: Ini 7 Tips Menu Lebaran Sehat yang Patut Kamu Coba

Pengecualian perjalanan selama periode peniadaan mudik

Periode peniadaan mudik lebaran ditentukan sejak tanggal 6 sampai 17 Mei 2021. Ini berlaku baik bagi masyarakat yang menggunakan moda transportasi, kereta api, laut, dan udara lintas kota, kabupaten, provinsi, maupun negara.

Namun meski mudik dilarang, terdapat beberapa pengecualian tentang perjalanan orang selama bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1442 Hijriah, di antaranya adalah:

  1. Pelayanan distribusi logistik
  2. Pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak untuk kepentingan nonmudik (bekerja, berdinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka, ibu hamil yang didampingi 1 orang anggota keluarga, dan kepentingan persalinan yang didampingi maksimal 2 orang).

Orang-orang yang termasuk dalam kategori di atas, wajib memiliki print out surat izin perjalanan tertulis, atau Surat Izin Keluar/Masuk (SIKM) sebagai persyaratan melakukan perjalanan tersebut.

Tips mempererat silaturahmi saat lebaran walau tak bertemu langsung

Adanya larangan mudik dari pemerintah juga disertai anjuran untuk merayakan momen Idul Fitri secara virtual. Kamu juga diharapkan untuk membatasi pertemuan fisik antar anggota keluarga atau kerabat yang tidak tinggal satu rumah.

Meski kondisi ini mungkin terasa jauh dari ideal, namun kamu tetap bisa mendapatkan keseruan merayakan lebaran dengan melakukan beberapa tips berikut.

1. Lakukan percakapan sebelumnya untuk menyamakan persepsi

Sebelum lebaran tiba, bicarakan dengan anggota keluargamu yang lain tentang adanya kemungkinan kamu tak bisa hadir merayakan Idul Fitri bersama mereka. Ini penting, karena dengan begitu kamu tidak akan membuat mereka kecewa karena mengharapkan kehadiranmu.

Sampaikan pula bahwa kamu tetap akan ‘hadir’ hanya saja dengan cara yang berbeda yakni secara virtual.

Ada banyak media pertemuan online yang bisa kamu gunakan untuk merayakan Idul Fitri meski saling berjauhan. Semua bisa memudahkan kalian untuk tetap merasakan hangatnya suasana lebaran di tahun ini.

2. Jadwalkan pertemuan virtual

Pastikan untuk menentukan kapan kamu dan anggota keluarga jauhmu akan melakukan silaturahmi lebaran virtual.

Sepakati bersama beberapa hal penting seperti lama waktu, media pertemuan, sampai hal-hal kecil seperti siapa yang akan menjadi ‘tuan rumah’ pertemuan virtual tersebut.

Baca Juga: Sangat Butuh Sentuhan, Kenali Gejala dan Cara Mengatasi Touch Starvation

3. Berikan sentuhan yang berbeda

Berlebaran tanpa mudik bukan berarti suasananya tidak menyenangkan. Ada banyak cara unik yang bisa kamu lakukan agar perayaan ini tetap meriah, misalnya:

  1. Memakai dress code untuk dipakai bersama-sama.
  2. Melakukan games ringan sesaat sebelum acara inti dilakukan, seperti tebak-tebakan, membuka kado yang telah dikirim sebelumnya, atau lomba membaca kisah seputar Idul Fitri oleh keponakan-keponakan yang masih kecil.
  3. Lakukan doa bersama secara virtual, ini akan menjaga kesyahduan momen perayaan lebaran meski dilakukan secara berjauhan.
  4. Sampaikan pesan dan kesan tentang Idul Fitri kali ini oleh setiap anggota virtual meeting.
  5. Akhiri dengan saling bermaaf-maafan satu sama lain.

Itulah beberapa cara unik yang bisa kamu lakukan agar lebaran tetap berkesan meski tidak mudik dan dirayakan berjauhan. Apa kamu punya tips lain?

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Surat Edaran Satgas COVID-19 Nomor 13 Tahun 2021 diakses pada 6 Mei 2021

About Islam diakses pada 6 Mei 2021

Asia Society diakses pada 6 Mei 2021

    register-docotr