Kulit & Perawatan Tubuh

Sering Bikin Minder, Ini Penyebab dan Cara Mengatasi Jerawat di Dagu

May 21, 2020 | Muhammad Hanif S. | dr. Debby Deriyanthi
no-image

Jerawat di dagu adalah salah satu keluhan pada kulit yang cukup sering dialami oleh kaum hawa. Meski mungkin tidak berbahaya, tapi bisa mengganggu penampilan, ya.

Akibatnya, tak jarang rasa minder dan tidak percaya diri pun muncul. Nah, supaya tidak berlanjut jadi infeksi, hindari memecahnya sembarangan.

Bagaimana cara mengatasi jerawat di dagu? Apa penyebab kondisi ini sering muncul? Berikut informasi lengkapnya untuk kamu!

Faktor penyebab jerawat di dagu

Jerawat pada dagu tidak muncul dengan sendiriya, melainkan dipengaruhi oleh beberapa faktor pemicu.

Faktor-faktor tersebut termasuk kebersihan wajah, ketidakstabilan hormon, stres, dan efek samping obat-obatan yang sedang dikonsumsi.

1. Faktor kebersihan wajah

Masalah utama dari jerawat di wajah adalah soal kebersihan. Tidak sedikit yang mengabaikan hal yang satu ini. Wajah yang kotor tentu saja menjadi tempat berkumpulnya kuman dan bakteri.

Nah, meski mungkin kamu tidak merasakannya, tapi tumpukan kotoran tersebut dapat menyumbat pori-pori dan memicu jerawat.

Baca juga: Katakan Selamat Tinggal pada Jerawat Batu, Begini Cara Menghilangkannya

2. Faktor hormonal

Selain masalah kebersihan, jerawat pada dagu juga bisa muncul karena adanya fluktuasi hormon di dalam tubuh.

Naik turunnya hormon ini sering terjadi pada saat seseorang memasuki masa pubertas, menstruasi, dan bertambahnya usia.

Wanita lebih sering mengalami beberapa kondisi yang menyebabkan ketidakseimbangan hormon. Menurut American Academy of Dermatology, jerawat di dagu lebih sering terjadi pada wanita di rentang usia 20 sampai 29 tahun, dengan persentase mencapai 50 persen.

3. Jerawat di dagu karena stres

Banyak orang sudah salah kaprah dalam menghubungkan stres dengan jerawat. Menurut sejumlah pakar dermatologi dalam jurnal JAMA Dermatology, stres tidak bisa menyebabkan seseorang timbul jerawat. Hanya saja, stres bisa memperburuk jerawat yang telah ada.

Luka atau infeksi pada jerawat akan sulit disembuhkan saat seseorang sedang stres atau depresi. Saat stres melanda, jerawat berkembang dengan lambat. Artinya, proses penyembuhannya juga butuh waktu yang tidak sebentar.

4. Efek samping obat

Jika kamu selalu menjaga kebersihan wajah dan tidak sedang mengalami stres, mungkin kamu tengah merasakan efek samping dari obat-obatan tertentu.

Perlu kamu ketahui, beberapa obat bekerja dengan melibatkan hormon dalam tubuh, sehingga ketidakstabilan pun bisa saja terjadi.

Beberapa obat yang bekerja dengan memengaruhi hormon di dalam tubuh di antaranya adalah pil kontrasepsi, vitamin B, antidepresan, dan kortikosteroid.

Tidak heran jika seorang wanita yang mengonsumsi pil kontrasepsi seringkali muncul jerawat di dagu.

Cara mengatasi jerawat di dagu

Setelah mengenali berbagai penyebab dari jerawat di dagu, kini saatnya kamu mengetahui beberapa cara yang ampuh untuk mengusir spot pengganggu di wajah itu. Ini langkah-langkah yang bisa kamu terapkan di rumah.

1. Jangan sering sentuh wajah

Jangan sekali-sekali menyentuh jerawat menggunakan tangan telanjang, apalagi jika tangan kamu dalam kondisi kotor. Ini justru dapat membuat jerawat jadi infeksi.

Tangan adalah bagian dari tubuh tempat berkumpulnya kuman dan bakteri. Jadi, sebaiknya bersihkan wajah dengan kapas atau perantara lain yang bersih.

2. Kompres dengan es

Cara mengatasi jerawat pada dagu berikutnya adalah mengompresnya dengan es atau handuk yang telah dicelupkan ke air dingin. Tidak perlu memberikan tekanan pada jerawat, cukup posisikan es atau handuk tersebut di atas jerawat selama 5 menit.

Air dingin atau es bisa menenangkan rasa sakit dan juga mengobati kemerahan pada jerawat.

3. Gunakan asam salisilat

Asam salisilat adalah senyawa yang mampu mengobati berbagai masalah pada kulit wajah, termasuk jerawat. Zat ini bisa dengan mudah didapatkan di beberapa produk skincare.

Cari produk perawatan wajah yang mengandung senyawa ini dan benzoil peroksida. Kombinasi keduanya bisa membunuh bakteri yang ada pada jerawat.

4. Rajin bersihkan sel kulit mati

Salah satu cara mengatasi jerawat pada dagu yang sering tidak disadari adalah dengan membersihkan sel kulit mati secara teratur. Biasanya, sebagian wanita hanya membersihkan wajah menggunakan cairan cleansing hanya jika sedang menggunakan make up.

Padahal, membersihkan wajah saat tidak sedang memakai make up bisa mengangkat sel kulit mati yang berpotensi memperparah jerawat yang sudah ada.

Baca juga: Agar Tak Iritasi, Begini 7 Cara Menghilangkan Jerawat Membandel

5. Minum antibiotik

Antibiotik tidak hanya bisa digunakan untuk mengobati penyakit dalam, tapi juga jerawat. Obat ini bekerja dengan meredakan inflamasi atau peradangan, termasuk pada wajah.

Tapi ingat, cara ini hanya bisa kamu lakukan dengan anjuran dan resep dari dokter. Tidak semua jerawat di dagu memerlukan antibiotik sebagai pengobatan.

Konsultasi dengan dokter kulit diperlukan guna mendapatkan dosis yang tepat. Jika tidak, beberapa efek samping bisa muncul seperti mual, diare, dan gangguan pencernaan.

Mencegah munculnya jerawat di dagu

Mencegah lebih baik daripada mengobati, bukan? Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menurunkan risiko terkena jerawat di dagu, di antaranya:

  • Cuci seluruh area wajah menggunakan sabun muka, paling tidak dua kali dalam sehari
  • Kelola stres dengan baik
  • Gunakan tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan
  • Jangan sering menyentuh wajah menggunakan tangan
  • Jaga kebersihan tempat tidur (termasuk bantal)
  • Hindari makanan berminyak dan yang memiliki kandungan gula berlebih

Nah, itulah ulasan lengkap tentang penyebab jerawat di dagu, cara mengatasi, dan pencegahannya. Tetap jaga kebersihan dan kelola stres agar terhindar dari jerawat, ya!

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

  1. Medical News Today, diakses 16 Mei 2020, What to do about chin pimples.
  2. Healthline, diakses 16 Mei 2020, Jawline Acne: Causes, Treatment, and More.
  3. The Journal of the American Medical Association Network, diakses 16 Mei 2020, The Response of Skin Disease to Stress Changes in the Severity of Acne Vulgaris.
  4. American Academy of Dermatology Association, diakses 16 Mei 2020, Adult Acne.

    Berita Terkait
    register-docotr