Kulit & Perawatan Tubuh

Scrub dengan Gula atau Garam: Mana yang Lebih Efektif Membersihkan Wajah?

December 4, 2020 | Ajeng Dwiri Banyu | dr. Pitoyo Marbun
no-image

Scrub pada wajah memang penting dilakukan karena dapat membantu pengelupasan kulit mati. Sekarang ini, scrub dapat diterapkan dengan menggunakan bahan-bahan alami seperti gula dan garam.

Namun, kamu perlu mengetahui manfaat dan efek samping yang mungkin terjadi sebelum menggunakan scrub gula atau garam. Nah, untuk mengetahui mana scrub yang lebih efektif membersihkan wajah, yuk, simak penjelasannya berikut.

Baca juga: Pilihan Terapi untuk Mengatasi Saraf Kejepit, Apa Saja?

Apa perbedaan antara scrub gula dan scrub garam?

Dilansir dari Skincare.com, tujuan dari exfoliant mekanis terutama pada wajah hanya untuk pengelupasan kulit. Proses ini melibatkan pengelupasan sel-sel kulit mati yang menumpuk di permukaan yang dapat menyebabkan tekstur kasar dan kulit kusam.

Menghilangkan sel-sel kulit mati melalui pengelupasan secara teratur, tidak hanya membantu kulit menyerap produk dengan lebih baik, tetapi juga mendapatkan wajah lebih cerah. Perlu diketahui, scrub gula dan garam bekerja secara efektif untuk mengangkat sel kulit mati.

Namun, kamu tetap perlu mempertimbangkan jenis kulit spesifik karena tekstur dari gula dan garam memiliki perbedaan. Beberapa perbedaan scrub untuk wajah dengan gula dan garam, antara lain sebagai berikut:

Sugar scrub

Sugar scrub atau dengan menggunakan gula dapat digunakan pada hampir semua jenis kulit. Hal ini dikarenakan butiran gula lebih kecil dan lembut daripada butiran garam sehingga tidak keras di kulit.

Gula sendiri merupakan sumber alami asam glikolat yang apabila digunakan pada kulit akan memiliki beragam manfaat.

Manfaat yang akan didapatkan, berupa memecah zat pengikat yang menyatukan sel-sel kulit, mempercepat pergantian sel, dan membuat kulit tampak lebih muda serta lembut.

Tak hanya itu, asam glikolat umumnya juga berguna untuk merawat kulit yang rusak akibat sinar matahari.

Gula adalah humektan, yang artinya menarik kelembapan dari udara ke dalam kulit. Saat mengaplikasikan scrub gula ke wajah, maka dapat membantu melembabkan dan menjaga hidrasi di dalamnya.

Gula perlahan akan larut dengan air hangat sehingga ketika digunakan sebagai scrub maka kulit hanya tersisa dengan base oil yang menutrisi. Dalam pengaplikasian scrub gula, kamu bisa menggunakan minyak kelapa organik untuk mendapatkan kulit yang lebih halus dan lembut.

Salt scrub

Selain gula, salt scrub biasanya juga digunakan pada wajah karena beragam manfaat di dalamnya. Namun, perlu diketahui jika scrub garam biasanya tidak dianjurkan jika memiliki wajah atau kulit yang sensitif.

Garam sendiri mengandung magnesium yang dapat membantu mengurangi peradangan dan membuang racun. Selain itu, garam laut biasanya lebih bagus karena mengandung banyak mineral bagi kulit yang dapat meningkatkan sirkulasi darah.

Butiran garam yang besar dan keras ketika scrub mampu mengangkat kulit mati dan akan mengeras saat dioleskan pada kulit. Namun, ketika memiliki kulit sensitif hindari scrub dengan menggunakan garam karena dapat menyebabkan jaringan parut.

Tak hanya itu, jika digunakan secara berlebihan maka bisa membuat kulit kering dan teriritasi. Pastikan untuk mengetahui jenis kulit sebelum menggunakan scrub jenis ini sebelum menyebabkan masalah yang lebih serius.

Scrub gula vs garam, mana yang lebih bagus?

Seperti yang sudah dijelaskan, sugar scrub lebih aman daripada dengan menggunakan garam karenanya teksturnya yang lembut. Scrub garam memang dapat mengangkat sel kulit mati dengan efektif, namun harus berhati-hati ketika memiliki kulit wajah yang sensitif.

Scrub juga hanya boleh dilakukan sesekali atau tidak terlalu sering karena dapat mengakibatkan efek samping pada wajah. Pastikan juga untuk tidak menggosok wajah dengan keras sebab bisa memicu sobekan kecil pada kulit dan mengakibatkan kerusakan.

Beberapa dampak lain yang mungkin dirasakan jika terlalu sering melakukan scrub wajah adalah kemerahan, kulit kering, dan muncul goresan atau luka. Nah, untuk mencegah efek samping tersebut berikut beberapa cara melakukan scrub wajah yang tepat.

Bersihkan wajah

Sebelum melakukan scrub atau exfoliator pada wajah, biasakan untuk membersihkan kulit terlebih dahulu dengan benar. Cucilah wajah dengan sabun cuci muka untuk membantu menghilangkan kotoran yang menempel.

Aplikasikan scrub

Setelah mencuci muka, oleskan scrub dengan lembut untuk memulai pengelupasan sel kulit mati. Berhati-hatilah saat menggosokkan scrub pada wajah atau gunakan sapuan yang ringan dengan gerakan memutar.

Bilas dan oleskan pelembab

Jika pijatan scrub sudah selesai, bilas wajah dengan air hangat dan keringkan. Ketika melakukan eksfoliasi, biasakan untuk menggunakan pelembab setelahnya. Hal ini bertujuan agar kelembaban pada kulit wajah bisa kembali.

Baca juga: Gigi Berlubang Saat Hamil Bisa Memicu Keguguran? Ini Faktanya!

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference
  1. Healthline (2020), diakses 3 Desember 2020.  Why Sugar Scrubs Are Bad for Your Facial Skin
  2. Briannasoap.com (2018), diakses 3 Desember 2020. The Difference Between and Benefits of Sugar Scrub and Salt Scrub
  3. Skincare.com (2020), diakses 3 Desember 2020. Quick Question: What’s the Difference Between Salt Scrubs and Sugar Scrubs?
  4. Burkewilliams.com (2013), diakses 3 Desember 2020. Sugar vs. Salt: How to Choose a Scrub
    Berita Terkait
    register-docotr