Kulit & Perawatan Tubuh

Malas Mandi saat WFH? Perhatikan, Ini Risiko yang Bisa Ditimbulkan

April 27, 2021 | Nik Nik Fadlah | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Mandi memiliki banyak manfaat bagi kesehatan kulit dan tubuh. Akan tetapi, aktivitas di rumah saja seperti work from home (WFH) justru membuat sebagian orang malas untuk mandi.

Penting untuk kamu ketahui bahwa jarang mandi bisa menyebabkan gangguan tertentu atau infeksi pada kulit, apa saja?

Nah, agar kamu lebih memahami risiko akibat malas mandi saat WFH beserta tips mengatasi rasa malas untuk mandi, yuk, simak ulasan lengkapnya di bawah ini.  

Baca juga: Supaya Aman, Ikuti 4 Tips Mandi saat Badan Berkeringat Usai Berolahraga

Risiko yang bisa terjadi akibat malas mandi

Perlu kamu ketahui bahwa malas mandi ketika WFH bisa menimbulkan berbagai risiko yang penting untuk diperhatikan, di antaranya adalah:

1. Bau badan

Kelenjar keringat menutupi sebagian besar tubuh, dan kemudian akan mengeluarkan keringat ketika kita merasa kepanasan, stres, faktor hormonal, hingga melakukan aktivitas fisik tertentu.

Pada dasarnya, keringat tidaklah berbau, tetapi bau keringat dapat muncul ketika keringat tercampur dengan bakteri. Bau badan tidak bisa dihindari jika kamu jarang mandi. Ketiak merupakan salah satu bagian tubuh yang paling terpengaruh akibat bau badan.

2. Penumpukan sel kulit mati

Jarang mandi juga bisa menyebabkan penumpukan sel kulit mati, kotoran, serta keringat pada kulit. Hal tersebut dapat memicu timbulnya masalah kulit tertentu, seperti jerawat dan mungkin memperburuk kondisi seperti dermatitis atau eksim. Seperti dilansir dari Healthline.

3. Ketidakseimbangan bakteri

Tak sampai di situ saja, malas mandi akibat WFH juga bisa menyebabkan ketidakseimbangan bakteri baik dan jahat pada kulit. Jika jumlah bakteri jahat lebih banyak dibandingkan dengan bakteri baik, ini bisa menimbulkan risiko infeksi kulit.

Untuk mencegah hal ini, pemakaian sabun saat mandi bisa membantu untuk melawan bakteri jahat.

4. Hiperpigmentasi

Mandi juga dapat membantu mengangkat sel-sel kulit mati. Nah, apabila kamu malas mandi, sel-sel tersebut dapat menempel pada kulit dan menyebabkan hiperpigmentasi. Kondisi ini bisa kamu atasi dengan kebersihan yang baik.

5. Menyebabkan kondisi kulit tertentu

Seperti yang sudah dijelaskan bahwa malas mandi juga bisa menyebabkan masalah pada kulit. Salah satu kondisi yang juga kamu perlu waspadai adalah dermatitis neglecta (DN).

Dikutip dari laman Very Well Health, ini merupakan kondisi di mana bercak atau plak dari sel-sel kulit mati, kotoran, serta keringat terbentuk pada kulit. Kondisi ini biasanya terjadi akibat tidak membersihkan tubuh dengan baik.

Pada kasus DN yang berlangsung ringan dan tidak menimbulkan komplikasi, ini bisa ditangani dengan membersihkan area yang terkena secara teratur. Sedangkan, dalam kasus DN yang berlangsung lebih parah, ini memerlukan obat topikal tertentu.

Berapa frekuensi mandi yang tepat per harinya?

Frekuensi mandi pada masing-masing orang berbeda. Namun, mandi secara teratur disarankan bagi seseorang yang melakukan aktivitas fisik yang menyebabkan berkeringat.

Mandi secara teratur atau sebanyak dua kali sehari juga ideal dilakukan bagi yang tinggal di negara beriklim tropis, seperti Indonesia.

Meskipun demikian, terdapat beberapa kondisi yang disarankan agar mandi tidak terlalu sering dilakukan, misalnya saja pada cuaca dingin. Sebab, kulit dapat menjadi lebih kering pada saat cuaca dingin dan terlalu sering mandi justru dapat menyebabkan kekeringan yang ekstrem.

Hal tersebut juga berlaku bagi seseorang yang memiliki kondisi kulit seperti psoriasis. Mandi lebih dari satu kali per hari dapat menyebabkan psoriasis kambuh dan menghilangkan bakteri baik pada kulit, sehingga menimbulkan risiko infeksi.

Baca juga: Faktor Penyebab dan Cara Menghilangkan Bau Badan yang Ampuh

Tips mengatasi malas mandi saat WFH

Nah, berikut ini adalah beberapa tips untuk mengatasi malas mandi ketika WFH yang penting untuk diketahui.

1. Tetapkan jadwal mandi

Pada saat bangun tidur, perasaan malas untuk langsung pergi mandi tak jarang dirasakan. Nah, untuk mengatasi rasa malas tersebut, kamu bisa menetapkan jadwal mandi. Menetapkan jadwal mandi dapat membantumu agar terbiasa mandi pada jam yang sama setiap hari secara konsisten.

Apabila kamu malas mandi akibat cuaca atau air yang terlalu dingin, kamu bisa mandi dengan menggunakan air hangat.

2. Ingat pentingnya mandi bagi kebersihan tubuh

Mandi secara teratur sangat penting untuk membersihkan kulit dan menjaga kesehatan tubuh. Mandi dapat membantu menghilangkan kuman, minyak berlebih, dan sel-sel kulit mati. Namun, tahukah kamu bahwa mandi juga memiliki manfaat lain?

Ya, selain manfaat yang sudah dijelaskan di atas, mandi juga dapat membantu menambah energi, meningkatkan sirkulasi darah, serta mengurangi stres.

3. Perhatikan durasi mandi

Mandi memang baik bagi kesehatan tubuh, akan tetapi sebaiknya jangan mandi terlalu lama atau terlalu sebentar. Sebab, mandi terlalu lama justru dapat menyebabkan kulit menjadi kering atau dehidrasi.

Sementara itu, mandi terlalu sebentar juga tidak boleh dilakukan, sebab kulit mungkin belum cukup bersih.

Waktu mandi yang disarankan adalah sekitar 5 hingga 10 menit. Gunakan sabun mandi yang lembut dan bilas hingga bersih. Penting juga bagi kamu untuk mengoleskan pelembap setelah mandi.

Nah, itulah beberapa informasi mengenai risiko yang bisa ditimbulkan akibat malas mandi saat WFH dan informasi lainnya.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Healthline (2019). Diakses pada 26 April 2021. How Often Should You Shower? 

Healthline (2020). Diakses pada 26 April 2021. How Long Should You Shower? 

Insider (2017). Diakses pada 26 April 2021. The truth about what happens when you don’t shower 

Kohler.co.uk (2019). Diakses pada 26 April 2021. BENEFITS OF SHOWERING

Medical News Today (2017). Diakses pada 26 April 2021. What is dermatitis neglecta? 

Very Well Health (2020). Diakses pada 26 April 2021. How Often Should I Shower? 

    register-docotr