Info Sehat

5 Obat Alami Malaria dari Bahan Rumahan, Ini Daftar Lengkapnya!

April 27, 2021 | Muhammad Hanif S. | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Malaria adalah salah satu penyakit akibat gigitan nyamuk yang dapat membahayakan nyawa. Penyakit tersebut biasanya mewabah di satu daerah atau kawasan. Obat alami malaria kerap dipakai untuk mengatasi penyakit itu, selain menggunakan obat-obatan medis.

Lantas, apa saja obat alami yang biasa dipakai dalam penanganan malaria? Yuk, temukan jawabannya dengan ulasan berikut ini!

Sekilas tentang malaria

Malaria adalah penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Anopheles yang telah terinfeksi parasit bernama Plasmodium. Ketika nyamuk tersebut menggigit manusia, parasit akan dilepaskan ke aliran darah. Kemudian, parasit berjalan menuju organ hati dan bertahan hingga tumbuh dewasa.

Setelah beberapa hari, parasit dewasa masuk ke aliran darah lagi dan mulai menginfeksi sel darah merah. Hanya dibutuhkan waktu sekitar 48 hingga 72 jam agar parasit berkembang biak. Sel yang terinfeksi akan pecah, lalu memunculkan gejala dalam waktu dua atau tiga hari sesudahnya.

Malaria ditularkan melalui darah, sehingga penyebarannya bisa terjadi lewat transplantasi organ, transfusi, dan penggunaan jarum suntik bersama.

Kasus malaria lebih sering ditemukan di negara beriklim tropis. Menurut data World Health Organization (WHO), pada 2016, diperkirakan ada 216 juta kasus malaria di 91 negara seluruh dunia.

Baca juga: Jarang Diketahui! Ini 7 Obat Nyamuk Alami yang Aman Digunakan

Pilihan obat alami malaria

Seperti yang telah disebutkan, malaria tidak hanya bisa diobat dengan obat medis, tapi juga bahan-bahan alami rumahan. Didukung oleh sejumlah penelitian, berikut obat alami malaria yang efektif untuk proses penyembuhannya:

1. Jahe sebagai obat alami malaria

Selain dipakai sebagai bumbu dapur, jahe juga bermanfaat sebagai obat alami malaria. Ini tidak lepas dari kandungan senyawa aktif yang dimiliki. Selain menghambat perkembangan parasit, jahe juga dapat secara perlahan membasminya.

Manfaat jahe untuk menyembuhkan malaria bukan hanya isapan jempol belaka. Menurut sebuah penelitian yang melibatkan puluhan pasien malaria di Kongo, Afrika Tengah, diketahui sebuah fakta bahwa efektivitas jahe dalam penyembuhan penyakit itu mencapai 92 persen.

2. Kayu manis

Demam, sakit kepala, dan diare merupakan gejala paling umum dari malaria. Beberapa keluhan tersebut bisa diredakan dengan konsumsi kayu manis. Ini tak lepas dari sifat antiinflamasi yang dimilikinya.

Menurut sebuah studi yang terbit di Journal of Tropical Medicine, kandungan yang ada pada kayu manis bisa membasmi parasit Plasmodium dengan cara mengacaukan sistem metabolismenya.

Tak hanya itu, melalui uji in-vitro yang dilakukan, senyawa asam amino pada kayu manis cukup efektif untuk menghambat proses biosintesis (berhubungan dengal sel) yang ada pada parasit tersebut.

3. Kemangi sebagai obat alami malaria

Daun basil atau yang kerap dikenal sebagai kemangi bisa menjadi obat alami malaria. Hal itu tak lepas dari senyawa aktif bersifat terapeutik yang dimiliki, salah satunya adalah eugenol. Daun basil sangat mudah ditemukan di banyak negara tropis, termasuk Indonesia.

Sebuah publikasi yang terbit di International Journal of Scientific and Engineering Research memaparkan, daun basil cukup efektif dalam meredakan gejala akibat malaria. Bahkan, tanaman itu juga bisa dipakai sebagai langkah pencegahan jika diminum setiap hari.

4. Buah-buahan sitrus

Selain menyegarkan, buah-buahan sitrus ternyata bisa dipakai sebagai obat malaria, lho. Senyawa asam yang mampu memberikan efek alkalisasi di dalam tubuh dipercaya dapat membasmi parasit penyebab malaria.

Sebuah riset di Nigeria menyebutkan, dari 120 anak yang diteliti, sekitar 75 persennya mengalami penurunan kadar parasit di dalam tubuhnya setelah rutin mengonsumsi buah-buahan sitrus, seperti lemon dan jeruk nipis.

Baca juga: Mau Coba Diet Jeruk Nipis untuk Menurunkan Berat Badan? Begini Caranya!

5. Cuka apel

Obat malaria dari bahan alami yang terakhir adalah cuka apel. Selain membantu membasmi parasit di dalam tubuh, cuka apel dipercaya bisa meredakan berbagai gejala akibat malaria, terutama demam.

Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan di Long Island University, Amerika Serikat, cuka apel bisa dipakai untuk mengatasi sejumlah infeksi yang disebabkan oleh parasit. Hal itu tak lepas dari senyawa antimikroba dan antibakteri yang dimiliki, termasuk unsur asam fenoliknya.

Nah, itulah lima obat alami malaria yang bisa digunakan untuk meredakan gejala dan membasmi parasit Plasmodium di dalam tubuh. Namun, untuk memastikan sembuh atau tidaknya, tetap periksakan diri ke dokter, ya!

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

  1. World Health Organization (WHO), diakses 15 April 2021, Malaria.
  2. Healthline, diakses 15 April 2021, Malaria.
  3. International Journal of Scientific & Engineering Research, diakses 15 April 2021, MALARIA:TREATMENT THROUGH NATURE.
  4. Research Gate, diakses 15 April 2021, Effects of Lime Juice on Malaria Parasite Clearance.
  5. Long Island University, diakses 15 April 2021, The Effect of Various Vinegars on Infectious Diseases and Body Metabolism.
  6. Pharmeasy, diakses 15 April 2021, 8 Simple Home Remedies For Malaria.
  7. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 15 April 2021, [Forty-two cases of malaria treated with ginger-partitioned moxibustion in the Republic of Congo].
  8. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 15 April 2021, The Effect of Aqueous Extract of Cinnamon on the Metabolome of Plasmodium falciparum Using 1HNMR Spectroscopy.

    register-docotr