Info Sehat

Coba Redakan Sakit Maag dengan 5 Makanan Berikut

May 14, 2020 | Dani Kosasih
no-image

Menu sahur untuk penderita maag tentu harus diperhatikan. Salah mengonsumsi makanan saat sahur bisa membuat maag kambuh dan mengganggu ibadah puasa. Selain itu, produktivitas pun akan berkurang akibat rasa sakit dan tidak nyaman pada tubuh.

Penyakit maag adalah penyakit yang menyerang organ pencernaan seperti lambung, usus maupun kerongkongan. Munculnya maag bisa disebabkan oleh pola makan yang tidak teratur, stres atau bakteri helicobacter pylory.

Stres bisa memacu peningkatan asam lambung. Sedangkan helicobacter pylory akan menimbulkan gangguan di lambung dan usus 12 jari.

Puasa memiliki dampak positif bagi lambung. Sebagian besar orang mengira berpuasa dapat memperparah maag atau kenaikan asam lambung. Namun, faktanya puasa memberikan banyak manfaat bagi penderita maag.

Beberapa di antaranya seperti menurunkan risiko kenaikan asam lambung, mengurangi gerakan pada lambung dan usus serta meredakan stres dan tekanan mental.

Lalu apa saja menu sahur untuk penderita maag yang bisa dijadikan pilihan? Yuk, simak penjelasan berikut.

 1. Salad sayur dan buah

Sayur dan buah secara alami memiliki kandungan yang rendah lemak dan gula. Selain itu, beberapa sayur dan buah juga mampu membantu mengurangi asam lambung, misalkan kacang hijau, brokoli, asparagus, kembang kol, sayuran berdaun hijau, kentang, dan mentimun.

Untuk buah yang direkomendasikan menjadi menu sahur bagi penderita maag adalah melon dan pisang. Keduanya bersifat alkali sehingga baik dikonsumsi untuk mengatasi keluhan maag.

Kombinasi sayur dan buah juga bisa kamu campurkan dengan susu almond agar terasa lebih lezat. Selain karena aman untuk lambung, almond mengandung protein dan serat yang tinggi.

2. Oatmeal

Oatmeal adalah salah satu menu sahur untuk penderita maag yang sangat disarankan. Tidak hanya kaya akan serat, Oatmeal dipercaya bisa menyerap asam lambung sehingga menurunkan gejala maag.

Selain mengandung mengandung karbohidrat kompleks, Oatmeal juga mengandung sejumlah besar beta-glucan.

Beta-glucan sendiri punya peran penting dalam proses pencernaan, termasuk membantu mengurangi kolesterol dan kadar gula dalam darah.

Selain itu, beta-glucan juga memperlambat laju makanan dalam usus yang membuat rasa kenyang bertahan lama. Perut pun tidak akan cepat merasa lapar.

Oatmeal sangat baik bagi penderita maag. Foto: https://productnation.co/id/kuliner/makanan/20058/oatmeal-enak-terbaik-indonesia/

3. Kentang

Kentang adalah sumber karbohidrat yang baik dijadikan menu sahur untuk penderita maag. Cara penyajian yang baik adalah direbus atau dikukus lalu dijadikan kentang tumbuk.

Karena bagi penderita maag, mengonsumsi makanan yang lunak baik bagi kondisi pencernaan.

Kentang tumbuk kaya karbohidrat. Foto: https://resepkoki.id/resep/resep-mashed-potato/

4. Beras merah

Pada 100 gram beras merah terdapat 7.5 gram protein, 0.9 gram lemak, 77.6 gram karbohidrat, 0.3 gram zat besi dan 0.00021 gram vitamin B1. Salah satu keunggulan paling menonjol beras merah terletak pada kandungan serat yang tinggi.

Oleh sebab itu, beras merah dianggap lebih efektif dalam menurunkan kadar kolesterol pada tubuh. Dibandingkan beras putih, beras merah jauh lebih baik dikonsumsi bagi penderita maag.

Beras merah. Foto: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20150324133555-262-41425/beras-merah-cokelat-dan-hitam-mana-paling-sehat

5. Jahe

Jahe memiliki sifat anti-inflamasi alami dan telah lama digunakan sebagai pengobatan masalah pencernaan, meringankan rasa mulas dan refluks asam.

Jahe bekerja dengan mengurangi peradangan pada sistem pencernaan dan juga dapat membantu mengobati mual yang berhubungan dengan refluks asam. Untuk itu, jahe juga dapat dijadikan sebagai menu sahur untuk penderita maag.

Hindari makanan berikut

Selain menu sahur yang baik untuk dikonsumsi bagi penderita maag, perlu diperhatikan juga beberapa jenis makanan dan minuman yang tidak boleh dikonsumsi oleh penderita maag.

Mengutip Tribunnews, Ahli Gizi Klinik/Dietesion, Wahyu Hardi Prasetyo SSTG MPH-GK mengatakan khusus saat sahur, hindari makanan yang mampu merangsang pengeluaran asam lambung berlebih seperti makanan yang mengandung asam dan pedas.

Jangan mengonsumsi sumber karbohidrat yang mengandung gas seperti beras ketan, mi, bihun, singkong, talas, nangka dan sawi.

Jenis makanan yang mampu memperlambat pengosongan lambung antara lain kue tart dan keju serta makanan yang mengandung santan juga perlu kamu hindari.

Selain itu, hindari kopi, minuman beralkohol, bersoda, sari buah sitrus (rasa asam), susu full cream dan susu kental manis. Minum air putih secukupnya jauh lebih baik bagi proses percernaan saat puasa.


Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. kemkes.go.id (2018) diakses 23 April 2020.  http://yankes.kemkes.go.id/read-sakit-maag-wajib-baca-ini-5278.html
  2. tribunnews.com (2017) diakses 23 April 2020.  https://www.tribunnews.com/ramadan/2017/06/06/sakit-maag-tapi-ingin-berpuasa-yuk-catat-menu-berbuka-dan-sahur-yang-aman-dari-ahli-gizi
  3. healthline.com (2016) diakses 23 April 2020.  https://www.healthline.com/nutrition/9-benefits-oats-oatmeal#section5
  4. healthline.com(2019) diakses 23 April 2020.  https://www.healthline.com/health/gerd/diet-nutrition
  5. livestrong.com diakses 23 April 2020.  https://www.livestrong.com/article/52527-foods-stop-heartburn-acid-reflux/
  6. kemkes.go.id (2019) diakses 23 April 2020.  http://promkes.kemkes.go.id/3-manfaat-puasa-ramadhan-untuk-kesehatan-lambung
  7. Jurnal Pangan dan Gizi (2013) diakses 23 April 2020.  Indriyani F, Nurhidajah, Agus S. 2013. Karakteristik Fisik, Kimia Dan Sifat Organoleptik Tepung Beras Merah Berdasarkan Variasi Lama Pengeringan. Jurnal Pangan dan Gizi 4(8): 27-34.
    Berita Terkait
    register-docotr