Info Sehat

Tren Glow in The Dark Tattoo, Apa Risikonya bagi Kesehatan Kulit?

August 26, 2021 | Nik Nik Fadlah | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Glow in the dark tattoo atau tato yang bisa menyala dalam kegelapan saat ini tengah menjadi tren di kalangan anak muda. Bahkan, beberapa akun di media sosial telah memamerkan jenis tato ini.

Akan tetapi, adakah bahaya glow in the dark tattoo bagi kesehatan? Nah, untuk mengetahui penjelasan selengkapnya, yuk simak ulasannya di bawah ini.

Baca juga: Mengenal Lethologica: Kondisi Sulit Mengingat Kata-kata Saat Berbicara

Mengenal glow in the dark tattoo dan prosedurnya

Glow in the dark tattoo adalah tato yang dibuat dengan warna-warna cerah dan berpendar yang cukup sulit dilihat pada siang hari. Tato jenis ini juga dikenal sebagai ultraviolet (UV) tattoo atau black light tattoo.

Perlu kamu ketahui bahwa terdapat dua jenis glow in the dark tattoo, yakni gambar yang dapat menyala dalam gelap dan gambar yang akan menyala saat diberi cahaya, lebih tepatnya sinar UV.

Pada dasarnya, prosedur untuk membuat glow in the dark tattoo sama seperti membuat tato biasa, namun yang membedakan adalah penggunaan tintanya. Disebutkan bahwa glow in the dark tattoo dibuat dengan menggunakan tinta khusus yang reaktif terhadap sinar UV.

Tato jenis ini bukanlah sebuah hal yang baru. Sebab, tato jenis ini sudah mendapatkan popularitas di tahun 90-an.

Adakah bahayanya bagi kesehatan kulit?

Salah satu kekhawatiran mengenai tato jenis ini adalah tentang bahayanya bagi kesehatan, terutama kesehatan kulit. Utamanya hal ini berkaitan dengan bahan yang digunakan dalam tintanya, yakni jenis tinta yang dibubuhi oleh fosfor.

Menurut dokter kulit, Arash Akhavan, fosfor adalah bahan populer untuk menciptakan efek glow in the dark. Namun, jika digunakan dalam dosis tinggi dapat bersifat karsinogenik alias pemicu kanker.

Tinta dengan fosfor untuk mencapai efek glow in the dark saat ini tidak lagi digunakan. Untuk menggantikan pigmen kimia yang berbahaya, glow in the dark tattoo kini dibuat dengan menggunakan jenis tinta yang reaktif terhadap sinar UV.

Kendati demikian, penelitian telah melaporkan bahwa orang yang mendapatkan glow in the dark tattoo mengalami risiko efek samping yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang memilih menggunakan tinta tradisional atau biasa. Demikian dikutip dari laman Greatist.

Adapun beberapa efek samping yang paling umum terjadi di antaranya adalah ruam kulit, lecet, hingga infeksi. Tak hanya itu, sebagian orang mungkin saja alergi terhadap bahan tinta yang digunakan.

Maka dari itu, penting bagi kamu untuk selalu mempertimbangkan jika ingin melakukan glow in the dark tattoo.

Baca juga: Waspada, Terlalu Sering Mandi Ternyata Bisa Berbahaya bagi Tubuh

Hal yang perlu dipertimbangkan jika ingin membuat glow in the dark tattoo

Agar aman, sebelum membuat tato jenis ini ada beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan. Terkait dengan hal ini pun dokter kulit Rachel Nazarian memberikan beberapa tips yang perlu diperhatikan jika ingin membuat tato jenis ini.

Meskipun sebagian besar kalangan sudah tidak menggunakan kandungan fosfor lagi, penting bagi kamu untuk tetap melakukan penelitian sebelum mendapatkan glow in the dark tattoo. Sebab, keberadaan fosfor masih bisa dimungkinkan.

Bahkan, beberapa tinta yang bersifat alami juga masih dapat mengandung fosfor sebagai bahan kimia alami. Ia menambahkan bahwa tinta berbasis fosfor dapat menyebabkan efek samping seperti pembengkakan, ruam kulit, hingga sensai terbakar.

“Rekomendasi saya adalah untuk selalu bertanya tentang bahan-bahan yang ditemukan dalam pigmen tato, untuk memastikan tidak ada fosfor atau bahan apa pun yang mungkin membuat reaksi alergi,” kata Nazarian.

Perawatan kulit setelah melakukan glow in the dark tattoo

Pada dasarnya, merawat kulit setelah melakukan glow in the dark tattoo sama halnya seperti merawat tato biasa. Kamu perlu untuk membersihkannya dengan baik menggunakan air dan sabun bebas pewangi.

Kemudian, pastikan juga kelembapan kulit terjaga. Tak hanya itu, sebaiknya jauhkanlah kulit dari sinar matahari dan hindari merendam area kulit yang terdapat tato di bawah air selama dua pekan pertama setelah dibuat.

Nah, itulah beberapa informasi mengenai glow in the dark tattoo. Meski sedang tren, namun akan lebih baik berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter sebelum menerapkannya.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Allure (2020). Diakses pada 25 Agustus 2021. The Complete Guide to Glow in the Dark Tattoos 

Bustle (2021). Diakses pada 25 Agustus 2021. The Unfiltered Truth About Black Light Tattoos, Straight From A Pro 

Byrdie (2021). Diakses pada 25 Agustus 2021. Yes, Glow-in-the-Dark Tattoos Exist—Here’s What You Need to Know 

Greatist (2021). Diakses pada 25 Agustus 2021. Get Some Skin in the Game: Your Complete Guide to UV Tattoos

Love to Know. Diakses pada 25 Agustus 2021. Glow-in-the-Dark Tattoo Ink 

    register-docotr