Info Sehat

5 Langkah Pertolongan Pertama saat Tertusuk Paku Berkarat

January 5, 2021 | Nik Nik Fadlah | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Tertusuk paku berkarat adalah hal yang perlu diwaspadai. Sebab, ketika ini terjadi perlu mendapatkan penanganan secepatnya untuk mencegah infeksi. Lalu, apa saja yang harus dilakukan saat kaki tertusuk paku berkarat? Apa bahaya jika tidak segera ditangani?

Baca juga: Begini Cara Merawat Luka agar Tidak Meninggalkan Bekas di Kulit

Pertolongan pertama yang harus dilakukan ketika tertusuk paku berkarat

Tak hanya bisa menimbulkan rasa sakit atau membuatmu kesulitan untuk berjalan saja, ketika tertusuk paku berkarat, kamu harus segera melakukan pertolongan pertama. Terlebih lagi, paku berkarat bisa membawa kotoran masuk ke dalam kaki.

Berikut ini adalah beberapa pertolongan pertama ketika tertusuk paku berkarat yang perlu kamu ketahui.

1. Mencuci tangan

Mencuci tangan adalah hal penting yang harus kamu lakukan ketika kamu ingin menangani luka apapun. Sebab, kuman dan bakteri bisa masuk ke dalam tubuh melalui luka.

Bersihkan tangan menggunakan sabun dan air hangat setidaknya selama 20 detik, kemudian keringkan tangan menggunakan kain bersih.

2. Hentikan perdarahan

Ketika tertusuk paku dan menimbulkan perdarahan, beri tekanan lembut pada luka untuk menghentikan perdarahan. Sebaiknya, ketika melakukan hal ini gunakanlah perban atau kain bersih.

Ingat, jangan terlalu banyak memberikan tekanan. Sebab, ini dapat memperburuk rasa sakit dan perdarahan.

3. Bersihkan luka

Paku yang menempel di tanah bisa mengandung bakteri yang dapat menyebabkan kamu sakit. Membersihkan luka dengan benar adalah langkah penting yang harus kamu lakukan untuk mencegah komplikasi serius, seperti tetanus atau infeksi bakteri.

Perlu diketahui, bakteri penyebab tetanus bisa ditemukan pada kotoran, debu, ataupun kotoran hewan. Maka dari itu, membersihkan luka sesegera mungkin setelah tertusuk paku merupakan hal penting.

Untuk membersihkan luka dengan benar, mulailah dengan membilas luka dengan air bersih sekitar 5 hingga 10 menit. Jika kotoran masih terdapat pada luka, kamu bisa menggunakan pinset yang telah dibersihkan dengan alkohol terlebih dahulu untuk membersihkan kotoran tertinggal.

Cara lain yang bisa kamu lakukan untuk membersihkan kotoran yang tertinggal adalah menggunakan waslap bersih. Kemudian, bersihkan luka dan kulit di sekitar luka dengan menggunakan air, sabun, dan kain bersih.

4. Oleskan krim antibiotik

Setelah membersihkan luka akibat tertusuk paku berkarat, langkah selanjutnya adalah mengoleskan krim antibiotik. Oleskan secara tipis krim atau salep antibiotik seperti Neosporin.

Ketika kamu ingin mengganti perban, cuci kembali luka dan oleskan kembali krim antibiotik.

5. Membalut luka

Balut luka dengan menggunakan perban bersih. Ini digunakan untuk melindungi luka agar terhindar dari kotoran dan menjaganya tetap bersih. Sebelum membalut luka, tunggulah hingga perdarahan berhenti. Ganti perban, setidaknya sehari sekali setelah mandi.

Apakah tertusuk paku berkarat berbahaya?

Luka tertusuk paku mungkin saja terlihat kecil, akan tetapi ini bisa menembus jauh ke dalam kulit yang bisa menyebabkan risiko infeksi. Pada kasus paku yang terkontaminasi kotoran, luka yang kotor maupun luka dalam, ini harus segera mendapatkan bantuan medis.

Bahkan melansir dari laman Medical News Today, American College of Foot and Ankle Surgeons menyarankan seseorang agar segera mencari bantuan medis dalam kurun waktu 24 jam setelah mereka menginjak paku.

Seperti yang sudah diketahui, menginjak paku bisa mendorong kotoran atau bakteri masuk ke dalam kaki. Meskipun membersihkan luka secara menyeluruh telah dilakukan ataupun luka terlihat kecil, risiko infeksi masih tetap ada, terlebih lagi jika menginjak paku berkarat.

Tanda-tanda infeksi

Paling cepat, infeksi dapat berkembang dua hari setelah kaki tertusuk paku. Adapun beberapa tanda dari infeksi di antaranya adalah:

  • Rasa sakit
  • Peradangan
  • Pembengkakan
  • Keluar nanah dari luka
  • Demam
  • Kemerahan pada luka

Sebaiknya, janganlah menunggu hingga gejala infeksi berkembang untuk mencari bantuan medis. Sebab, cara terbaik untuk mencegah infeksi adalah penanganan sejak dini.

Baca juga: Tetanus

Apakah tertusuk paku berkarat menyebabkan tetanus?

Salah satu kekhawatiran terbesar ketika tertusuk paku berkarat adalah penyakit tetanus. Tetanus adalah infeksi serius yang disebabkan oleh bakteri Clostridium tetani. Bakteri ini bisa ditemukan di tanah, debu, ataupun kotoran.

Dr. William Schaffner, seorang spesialis penyakit menular di Vanderbilt University mengatakan bahwa bakteri tetanus dapat menginfeksi tubuh melalui luka terbuka, terutama luka dalam yang bisa menembus kulit.

Benda apapun yang mengandung bakteri, baik berkarat maupun tidak, yang menembus kulit dapat memberikan celah bagi bakteri untuk masuk ke dalam tubuh, yang mana dapat menyebabkan tetanus.

Tetanus sendiri dapat dicegah dengan melakukan vaksinisasi. Terlepas dari semua jenis luka tusuk, jika kamu tidak ingat kapan terakhir kali mendapatkan booster tetanus atau suntikan booster sudah lebih dari 10 tahun, kamu harus segera menemui dokter untuk mendapatkan suntikan booster.

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference

Healthline (2019). Diakses pada 22 Desember 2020. How to Prevent Complications from Stepping on a Nail

Live Science (2019). Diakses pada 22 Desember 2020. Do Rusty Nails Really Give You Tetanus? 

Mayo Clinic (2019). Diakses pada 22 Desember 2020. Puncture wounds: First aid 

Medical News Today (2020). Diakses pada 22 Desember 2020. What to do if you have stepped on a nail 

    register-docotr