Info Sehat

Siap Siaga! Ini Langkah-langkah Pencegahan Penyakit Marburg

August 16, 2021 | Ajeng Dwiri Banyu | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Di tengah pandemi COVID-19, muncul wabah baru yang cukup meresahkan yakni virus Marburg. Penyakit virus Marburg merupakan endemik di Afrika yang kemungkinan berasal dari sejenis kelelawar.

Perlu diketahui, penyakit ini cukup berbahaya karena dapat menular pada manusia dengan cepat. Nah, untuk mengetahui langkah-langkah tepat dalam mencegah penyakit Marburg, yuk simak penjelasannya berikut.

Baca juga: WHO Ingatkan Tentang Virus Marburg yang Berbahaya, Ini Gejalanya!

Bagaimana langkah pencegahan terhadap penyakit Marburg?

Dilansir Mayo Clinic, virus Marburg adalah virus yang mirip dengan virus yang menyebabkan perdarahan, contohnya demam berdarah, ebola yang dapat menyebabkan perdarahan hebat, kegagalan fungsi organ, hingga kematian. Virus Marburg dianggap sebagai infeksi zoonosis atau menular ke manusia dari siklus hidup hewan lain.

Penularan sangat mudah terjadi melalui kontaminasi cairan tubuh hewan atau kontak langsung dengan penderita penyakit virus Marburg. Untuk itu, pencegahan perlu dilakukan agar penularan virus Marburg tidak terjadi, seperti berikut:

Hindari area wabah yang diketahui

Sebelum bepergian ke Afrika, cari tahu tentang epidemi saat ini. Hindari juga kelelawar buah dan primata non-manusia yang tengah sakit sebagai bentuk perlindungan diri dari infeksi virus Marburg.

Sering-sering mencuci tangan

Seperti penyakit menular lainnya, salah satu tindakan pencegahan yang paling penting adalah sering mencuci tangan. Gunakanlah sabun dan air mengalir untuk membersihkan tangan atau pakai pembersih tangan berbasis alkohol yang mengandung setidaknya 60 persen alkohol.

Tidak mengonsumsi daging hewan liar

Untuk menghindari penularan virus Marburg, pastikan tidak mengonsumsi daging dari hewan liar. Daging hewan yang terkontaminasi bisa masuk ke dalam tubuh manusia dan menyebabkan infeksi terjadi setelah mengonsumsinya.

Hindari kontak dengan orang yang terinfeksi

Penularan virus Marburg sangat mudah terjadi, karena itu pastikan untuk tidak melakukan kontak langsung dengan orang yang terinfeksi. Pengasuh secara khusus juga harus menghindari kontak dengan cairan dan jaringan orang yang terinfeksi, termasuk darah, air mani, dan air liur.

Selain itu, kamu juga harus menghindari penggunaan tempat tidur yang sama, pakaian atau peralatan makan secara bergantian dengan penderita. Hal ini dikarenakan, penularan virus juga dapat terjadi melalui benda yang telah terkontaminasi.

Gunakan pelindung

Saat melakukan kontak dengan penderita Marburg, gunakan selalu pelindung diri seperti masker dan sarung tangan.

Jika kamu seorang tenaga kesehatan, maka kenakan alat pelindung diri dari ujung kepala sampai ujung kaki saat melakukan perawatan pada orang yang terinfeksi virus Marburg.

Perawatan terhadap penyakit virus Marburg

Penyakit virus Marburg dapat menyebabkan berbagai gejala, seperti demam, rasa tidak enak, sakit kepala, gangguan gastrointestinal, lemah dan lesu, ruam yang tidak gatal, serta perubahan neurologis seperti kebingungan.

Jika gejala ini sudah dirasakan, maka penting untuk segera melakukan perawatan bersama dokter.

Meski saat ini tidak ada obat pasti untuk virus Marburg, namun penyedia layanan kesehatan biasanya akan mengobati penyakit dengan mengelola gejala. Beberapa langkah untuk mengobati penyakit Marburg, yakni:

  • Mengisi kembali cairan dan elektrolit guna mencegah dehidrasi pada tubuh
  • Menstabilkan kadar oksigen dan tekanan darah
  • Mengelola rasa sakit atau gejala Marburg
  • Mengobati infeksi atau komplikasi sekunder yang mungkin telah terjadi
  • Mengganti darah atau faktor pembekuan dalam kasus perdarahan

Peningkatan kesadaran di masyarakat dan di antara penyedia layanan kesehatan tentang gejala klinis pasien dengan infeksi virus Marburg sangat penting. Kesadaran yang lebih baik ini dapat mengarah pada tindak pencegahan dini sehingga waspada terhadap penyebaran virus Marburg.

Baca juga: Kenali Perbedaan Pilek Alergi dan Pilek akibat Virus

Pastikan untuk mengecek kesehatan kamu dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Jaga kesehatan kamu dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference
  1. Mayo Clinic (2020), diakses 13 Agustus 2021. Ebola virus and Marburg virus
  2. CDC (2014), diakses 13 Agustus 2021. Marburg hemorrhagic fever (Marburg HF)
  3. MedicineNet (2021), diakses 13 Agustus 2021. Marburg Virus Disease
  4. Very Well Health (2019), diakses 13 Agustus 2021. An Overview of Marburg Virus
  5. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/viral-hemorrhagic-fevers/symptoms-causes/syc-20351260
    register-docotr