Info Sehat

Serba-serbi Restless Leg Syndrome: Penyakit yang Bikin Sulit Tidur

September 15, 2020 | Richaldo Hariandja | dr. Debby Deriyanthi
no-image

Restless leg syndrome atau sindrom kaki gelisah merupakan sebuah kelainan neurologis. Penyakit ini menyebabkan sensasi tidak menyenangkan di kaki dan juga dorongan yang kuat untuk menggerakkannya. 

Pada beberapa orang, dorongan itu makin menguat saat sedang beristirahat untuk tidur. Itu sebabnya, sindrom kaki gelisah ini bisa mengganggu waktu istirahat dan menimbulkan kantuk dan letih di siang hari.

Gejala restless leg syndrome

Gejala paling kentara dari restless leg syndrome adalah dorongan yang sangat kuat untuk menggerakan kaki, terutama saat kamu sedang duduk atau berbaring di tempat tidur. Kamu pun bisa merasakan sensasi yang aneh seperti geli, tarikan hingga ada yang merangkak di kaki.

Jika sindrom kaki gelisah yang kamu miliki masih ringan, gejala-gejala itu kemungkinan tidak akan terjadi setiap malam. Tapi jika kamu restless leg syndrome yang kamu miliki sudah parah, akan sangat mengganggu aktivitas dan tidak mudah untuk dibiarkan.

Gejala yang kamu alami biasanya akan terjadi di kedua sisi tubuh, tapi beberapa orang hanya mengalaminya di salah satu sisi saja. Sindrom kaki gelisah juga bisa menimpa anggota tubuh lain, termasuk tangan dan kepala kamu, gejala akan makin parah semakin kamu berumur.

Setiap orang yang terkena restless leg syndrome biasanya akan bergerak untuk meringankan gejala yang mereka alami. Gerakan tersebut bisa berupa mondar-mandir di lantai atau menyentak kaki dan berputar di kasur.

Gerakan tangan dan kaki saat tidur 

National Health Service mencatat 80 persen orang dengan sindrom kaki gelisah juga akan mengalami gerakan tangan dan kaki saat tidur (periodic limb movements in sleep / PLMS). 

Jika restless leg syndrome kamu menghadirkan PLMS, maka kakimu akan menyentak dan berguncang tanpa kamu sadari, terutama saat kamu sedang tidur. Gerakan ini akan berlangsung secara singkat dan berulang yang terjadi tiap 20-40 detik sekali.

Penyebab sindrom kaki gelisah

Hingga saat ini masih belum diketahui penyebab pasti restless leg syndrome. Akan tetapi, sebuah publikasi Harvard Medical School menyebut lebih dari 40 persen keluarga penderita penyakit ini memiliki riwayat restless leg syndrome.

Kemungkinan ada kaitan antara kondisi ini dengan level zat besi yang rendah di otak, bahkan jika tes darah menunjukan level zat besi kamu normal. Ada juga anggapan jika penyakit ini berkaitan dengan gangguan jalur dopamine di otak.

Penyakit parkinson pun juga memiliki kaitan dengan dopamine, mungkin itu sebabnya banyak penderita parkinson yang juga mengalami restless leg syndrome.meskipun demikian, saat ini masih dilakukan kajian terhadap dua hal ini.

Restless leg syndrome juga dikaitkan dengan kondisi berikut:

  • Penyakit kronis: seperti kekurangan zat besi, penyakit parkinson, gagal ginjal atau penyakit ginjal, diabetes, peripheral neuropathy
  • Pengobatan: beberapa obat dapat membuat gejala memburuk seperti obat anti mual, antipsychotic, antidepresan, obat pilek dan alergi yang mengandung antihistamine
  • Kehamilan: beberapa perempuan mengalami sindrom kaki gelisah, terutama di trimester terakhir masa kehamilan. Gejala biasanya akan hilang sebulan setelah melahirkan
  • Gaya hidup: kurang tidur atau masalah kelainan tidur seperti apnea dapat memicu gejala atau membuat penyakit ini menjadi parah. Begitupun dengan konsumsi alkohol, tembakau dan kafein

Mengatasi restless leg syndrome

Ada beberapa cara untuk mengatasi penyakit ini, mulai dari perubahan gaya hidup atau menggunakan obat-obatan. Kamu bisa coba cara-cara berikut ini:

Merubah gaya hidup

Beberapa gaya hidup yang bisa kamu ubah untuk mengurangi gejala sindrom kaki gelisah antara lain:

  • Kurangi konsumsi kafein, tembakau dan alkohol, terutama saat malam hari
  • Jangan merokok
  • Olahraga secara reguler setiap hari
  • Praktikan pola tidur yang sehat

Saat gejala timbul, kamu bisa terapkan langkah berikut ini:

  • Pijat kaki kamu
  • Mandi air hangat di malam hari
  • Aplikasikan kompres dingin atau hangat ke otot kaki
  • Lakukan aktivitas yang bisa mengalihkan pikiran seperti membaca atau menonton TV
  • Latihan relaksasi seperti yoga atau tai chi
  • Jalan-jalan dan lenturkan tubuh

Obat untuk sindrom kaki gelisah

Belum ada obat yang bisa menyembuhkan penyakit ini, tapi beberapa di antaranya bisa meringankan gejala yang timbul. Yaitu:

  • Peningkat dopamin: pramipexole, ropinirole, rotigotine
  • Obat tidur dan yang dapat mengendurkan otot: clonazepam, eszopiclone, temazepam, zaleplon, zolpidem
  • Opioid untuk meredakan nyeri: codeine, oxycodone, kombinasi hydrocodone dan acetaminophen, kombinasi oxycodone dan acetaminophen
  • Anticonvulsant untuk mengurangi gangguan sensorik: gabapentin, gabapentin enacarbil, pregabalin

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter terkait dengan masalah kesehatan kamu di aplikasi Good Doctor. Dokter terpercaya kami akan membantu dengan layanan 24/7.

Reference
  1. Healthline.com (2018) diakses 11 September 2020. Everything You Need To Know About Restless Leg Syndrome (RLS)
  2. Webmd.com (2020) diakses 11 September 2020. Restless Leg Syndrome
  3. Nhs.uk (2018) diakses 11 September 2020. Restless legs syndrome
  4. Health.harvad.edu (2012) diakses 11 September 2020. What to do about restless legs syndrome
    Berita Terkait
    register-docotr