Info Sehat

Bisa Terjadi pada Orang Dewasa, Kenali Gangguan Tidur Night Terror di Sini

September 15, 2020 | Richaldo Hariandja | dr. Raja Friska Yulanda
no-image

Jika kamu pernah tiba-tiba terbangun di malam hari lalu berteriak, menangis, gelisah dan takut, tandanya kamu mengalami night terror. Kejadian yang terjadi pada saat kamu tidur ini biasanya terjadi selama beberapa menit dan kamu akan tertidur setelah serangan ini lewat.

Meskipun umumnya terjadi pada anak-anak, night terror juga bisa terjadi pada orang dewasa. Sebuah kajian yang diterbitkan Canadian Medical Association Journal menyebut terdapat dua persen rata-rata orang dewasa yang mengalami night terror.

Tapi tidak menutup kemungkinan jumlahnya lebih banyak, lho. Karena kejadian ini terjadi pada saat kamu sedang tidur sehingga kamu mungkin tidak sadar mengalaminya.

Gejala night terror

Tanda night terror biasanya dimulai ketika kamu duduk di kasur dan menangis keras. Selain itu, gejala lain dari night terror adalah:

  • Berteriak
  • Menatap kosong
  • Memukul-mukul kasur
  • Napas menjadi cepat
  • Detak jantung menjadi cepat
  • Mandi keringat
  • Kebingungan
  • Bangun, atau melompat di kasur, kamu pun bisa saja lari-lari keliling kamar
  • Menjadi agresif ketika pasangan atau anggota keluarga mencoba menahan kamu

Night terror biasanya terjadi di setengah periode pertama tidur kamu. Yaitu pada saat kamu  memasuki tahap ketiga dan keempat dari tidur non-rapid eye movement (NREM) . 

Umumnya, night terror hanya berlangsung selama beberapa detik hingga menit, tapi dapat berlangsung pula hingga 10 menit atau lebih. Setelah itu, kamu akan kembali berbaring tidur, saat bangun kamu tidak akan merasakan dan mengingat apa yang terjadi pada saat itu.

Perbedaan night terror dan mimpi buruk

Kamu mungkin mengira night terror sebagai mimpi buruk. Meskipun terkesan sama, tapi dua hal ini ternyata berbeda, lho.

Saat kamu terbangun karena mimpi buruk, kamu kemungkinan mengingat setidaknya potongan kecil dari mimpi yang terjadi. Pada night terror, kamu akan tetap tertidur dan biasanya tidak akan mengingat apa yang terjadi saat sudah bangun.

Penyebab night terror

Night terror terjadi saat kamu setengah bangun dari tidur NREM. Momen ini terjadi saat kamu sedang melakukan transisi tingkatan tidur, jadi kamu seperti sedang tidak tidur dan juga sedang tidak bangun.

Meskipun demikian, penyebab pasti dari setengah bangun ini dan kaitannya dengan night terror masih belum diketahui. Dilansir Healthline, para pakar telah mengidentifikasi beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab night terror, yaitu:

Kondisi kesehatan jiwa

Pada orang dewasa, night terror terjadi karena kondisi kesehatan jiwa yang berkaitan dengan mood, seperti depresi, cemas, atau bipolar disorder.

Night terror juga dikaitkan dengan pengalaman trauma dan stres jangka panjang yang terjadi pada orang dewasa.

Masalah pernapasan

Masalah pernapasan seperti sleep apnea, atau kelainan tidur yang menyebabkan pernapasan kamu terganggu secara berkala. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko terjadinya night terror pada saat kamu sedang tidur.

Sebuah penelitian yang dilakukan menemukan adanya masalah pernapasan selama tidur pada mereka yang juga mengalami kelainan tidur seperti night terror. 

Para peneliti berkesimpulan jika usaha keras untuk bernapas pada saat tidur dapat memicu terjadinya night terror atau kondisi serupa lainnya.

Faktor lain

Beberapa faktor lain yang dapat berkontribusi menimbulkan night terror adalah:

  • Gangguan tidur karena sedang bepergian
  • Restless leg syndrome
  • Kurang tidur
  • Letih
  • Beberapa pengobatan seperti stimulan dan antidepresan
  • Demam
  • Konsumsi alkohol 

Cara mengatasi night terror

Kamu tidak selalu membutuhkan penanganan khusus night terror, karena biasanya dia tidak terlalu mengganggu waktu tidur atau memberikan efek negatif.

Meskipun demikian, night terror bisa sangat mengganggu dan membuat kamu kurang beristirahat. Untuk itu, kamu bisa ikuti beberapa langkah ini untuk mengatasinya:

  • Terapkan praktik tidur yang baik: cara paling mudah adalah dengan membuat jadwal tidur, lalu hindari penggunaan perangkat elektronik, bekerja atau aktivitas menguras energi lainnya sebelum tidur
  • Pastikan ada yang membangunkan kamu: jika night terror terjadi di waktu yang sama tiap malam, berusahalah untuk bangun 15 menit menjelang jadwal night terror. Kamu bisa mengandalkan orang lain atau alarm untuk bangun di waktu ini
  • Kunjungi therapist: lakukan langkah ini jika kamu tahu penyebab night terror adalah stres, trauma, keresahan atau masalah kesehatan jiwa lainnya

Tidur yang tidak berkualitas dapat memengaruhi kesehatan tubuh dan jiwa kamu. Untuk itu, konsultasikan dengan dokter jika kamu mengalami gangguan tidur seperti night terror ini, ya!

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter terkait dengan masalah kesehatan kamu di aplikasi Good Doctor. Dokter terpercaya kami akan membantu dengan layanan 24/7.

Reference
  1. Healthline.com (2019) diakses 14 September 2020. Adult Night Terrors: Why They Happen and What You Can Do
  2. Healthline.com (2019) diakses 14 September 2020. 10+ Signs of Sleep Apnea
  3. Pubmed.ncbi.nlm.nih.gov (2002) diakses 15 September 2020. Arousal reactions in sleepwalking and night terrors in adults: the role of respiratory events
  4. Ncbi.nlm.nih.gov (2014) diakses 15 September 2020. Parasomnias
    Berita Terkait
    register-docotr