Info Sehat

Rahang Kamu Sering Sakit? Mungkin Ini Penyebabnya!

December 31, 2020 | Arianti Khairina | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Hampir setiap orang pernah merasakan sakit rahang, hal itu memang umum terjadi. Namun, perlu kamu ketahui bahwa penyebabnya bisa bermacam-macam lho.

Apa itu sakit rahang?

Melansir penjelasan laman WebMD, sakit rahang bisa menjadi tanda dari sesuatu yang umum seperti sakit gigi atau bahkan sesuatu yang serius seperti serangan jantung.

Tulang rahang, juga disebut mandibula, terhubung ke tengkorak melalui sepasang sendi yang dikenal dengan sendi temporomandibular, atau TMJ. 

Sendi ini berada tepat di depan telinga, dan memungkinkan membuka dan menutup mulut. Rahang juga menahan gigi dan gusi, yang sensitif terhadap panas, dingin, atau tekanan.

Penyebab sakit rahang

Ini adalah salah satu alasan paling umum timbulnya rasa nyeri pada rahang. Sekitar 1 dari 8 orang mungkin memiliki kelainan TMJ. Gangguan TMJ ini lebih sering terjadi pada wanita. Dilansir dari WebMD, penyebab gangguan TMJ meliputi:

  • Cedera pada rahang.
  • Penyakit atau kondisi tertentu, seperti radang sendi. 
  • Menggeretakkan atau mengatupkan gigi. 
  • Rahang tidak sejajar
  • Peradangan pada otot di sekitar rahang. 
  • Stres

Gejala gangguan TMJ meliputi:

  • Suara saat membuka mulut. 
  • Nyeri di sekitar telinga, wajah, atau rahang.
  • Sakit kepala terus menerus. 
  • Telinga berdenging. 
  • Pusing
  • Masalah penglihatan. 
  • Nyeri atau kesulitan mengunyah. 
  • Mengunci rahang.

Jika kamu merasa memiliki masalah dengan TMJ sebaiknya segera periksa ke dokter. Biasanya, dokter akan meminta mengonsumsi obat yang dijual bebas seperti asetaminofen atau ibuprofen untuk nyeri.

Kamu mungkin akan disarakan untuk melatih otot rahang untuk memperkuat dan berhenti mengunyah permen karet atau menggigit kuku. Kamu mungkin juga mendapatkan pelindung gigitan plastik agar tidak menggeretakkan gigi. 

Masalah gigi

Banyak masalah pada gigi yang dapat menyebabkan nyeri rahang. Contohnya seperti sakit gigi, biasanya karena adanya gigi berlubang atau abses. Tak hanya itu, ada juga beberapa masalah gigi lain yang dapat menyebabkan sakit pada rahang seperti: 

  • Gigi yang retak, padat, atau sensitif terhadap suhu atau tekanan
  • Penyakit gusi, yang dapat merusak tulang rahang
  • Gigi bungsu mulai tumbuh
  • Gigi tidak sejajar
  • Menggeretakkan gigi atau mengatupkan rahang

Masalah sendi

Jika kamu memiliki jenis radang sendi yang dikenal sebagai rheumatoid arthritis, hal itu dapat menyerang sendi temporomandibular. Ini adalah penyakit autoimun, yang berarti tubuh secara keliru menyerang jaringan sehat dan membuatnya membengkak.

Hal itu dapat merusak tulang rawan lembut dan kenyal yang membuat rahang bergerak dengan mulus, dan dapat membuatnya terasa kaku dan sakit.

Baca juga: Jangan Sepelekan Tumbuh Kembang Rahang dan Gigi si Kecil, Berikut Penjelasannya!

Dampak sakit rahang bagi kesehatan 

Melansir penjelasan Medical News Today, komplikasi kesehatan dapat muncul jika kamu tidak mencari pertolongan medis untuk sakit rahang tersebut.

Komplikasi akan tergantung pada penyebab dan faktor lain, termasuk pendekatan pengobatan. Beberapa kemungkinan komplikasi yang akan terjadi apabila kamu mengalami sakit rahang seperti:

  • Komplikasi gigi
  • Infeksi
  • Rasa sakit pada rahang yang berkelanjutan
  • Tekanan emosional
  • Kehilangan nafsu makan karena nyeri atau kesulitan mengunyah dan menelan

Pencegahan sakit rahang

Jika seseorang pernah mengalami sakit rahang, sebaiknya ikuti beberapa cara berikut agar dapat membantu mencegahnya tidak terjadi kembali yakni:

  • Makan makanan lunak atau cair, seperti sup atau pasta.
  • Menghindari makan makanan yang renyah atau kenyal, seperti permen karet.
  • Makan dengan sedikit. 

Kemudian untuk beberapa strategi jangka panjang meliputi:

  • Melakukan perawatan gigi secara teratur. 
  • Mengurangi stres dengan mencoba meditasi, yoga, atau jenis olahraga lainnya. 
  • Memijat area rahang untuk mengendurkan otot dan meningkatkan aliran darah. 
  • Menggunakan pelindung mulut untuk menghentikan gigi agar tidak saling bergesekan. 
  • Mengadopsi postur tubuh yang benar dan tidak membawa tas yang berat terlalu lama di satu bahu. 

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Medicalnewstoday.com (2020) diakses pada 30 Desember 2020. Everything you need to know about jaw pain
  2. Webmd.com (2020) diakses pada 30 Desember 2020. Jaw Pain
  3. Webmd.com (2019) diakses pada 30 Desember 2020. Temporomandibular Joint Disorders (TMD, TMJ) 
    register-docotr