Info Sehat

Psoriasis Vs Ketombe, Ini Perbedaan dan Cara Penanganannya!

March 31, 2021 | Fitri Chaeroni | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Munculnya noda-noda putih di kulit kepala dan rambut tidak selalu merupakan masalah ketombe lho. Ada beberapa kondisi yang juga dapat menimbulkan noda seperti ketombe. Seperti psoriasis dan dermatitis seboroik.

Psoriasis kulit kepala dan ketombe adalah kondisi umum yang memengaruhi kulit kepala. Selain itu, mereka memiliki beberapa tanda dan gejala yang serupa, seperti kulit bersisik dan merah. Pelajari apa saja masalah kulit kepala pada ulasan berikut ini!

Baca Juga: Cara Menghilangkan Kutu Rambut: Minyak Zaitun hingga Shampo

Mengenal berbagai masalah kulit kepala

Masalah kulit kepala yang umum terjadi di antaranya ketombe, psoriasis, dan dermatitis seboroik. Ketombe adalah kondisi umum yang menyebabkan kulit kepala mengelupas. 

Kondisi ini bukanlah darurat medis, namun kulit kepala yang mengelupas akibat ketombe yang jatuh ke pundak cukup mengganggu kepercayaan diri seseorang.

Sementara psoriasis adalah penyakit kulit yang menyebabkan bercak merah dan gatal bersisik, paling sering pada lutut, siku, batang tubuh dan termasuk kulit kepala.

Terakhir, dermatitis seboroik adalah penyakit kulit umum yang menyebabkan ruam gatal dengan kulit bersisik. 

Perbedaan gejala

Dokter biasanya dapat mengetahui apakah kamu menderita psoriasis kulit kepala, dermatitis seboroik, ketombe biasa, atau ketiganya berdasarkan pemeriksaan kulit, kulit kepala, dan kuku.

Paling sering, sisik psoriasis lebih tebal dan agak lebih kering daripada sisik dermatitis seboroik. Psoriasis lebih cenderung melampaui garis rambut.

Selain itu, psoriasis biasanya menyerang lebih dari satu area tubuh. Jika kamu menderita psoriasis kulit kepala, kamu mungkin juga mengalami psoriasis ringan pada siku, lutut, tangan, atau kaki atau mungkin melihat perubahan halus pada kuku.

Gejala ketombe biasa:

  • Serpihan kulit di kulit kepala, rambut, alis, jenggot atau kumis, dan bahu 
  • Kulit kepala gatal
  • Kulit kepala bersisik dan berkerak pada bayi dengan cradle cap.

Gejala psoriasis kulit kepala:

  • Kulit yang kemerahan tertutup serpihan dan sisik keperakan
  • Bercak yang mungkin melampaui garis rambut atau muncul di bagian tubuh lainnya
  • Gatal atau pegal.

Gejala dermatitis seboroik pada kulit kepala:

  • Kulit merah tertutup sisik putih atau kekuningan yang tampak berminyak
  • Serpihan kulit (ketombe) yang mungkin menempel pada batang rambut
  • Mungkin gatal.

Baca Juga: Jangan Sampai Keliru, Kenali Penyakit Dermatitis Seboroik yang Mirip Ketombe

Penanganan

Untuk mengatasi ketiga masalah kulit kepala tersebut, pastinya butuh metode pengobatan yang berbeda. Sebab penyebab dan gejalanya juga berbeda.

Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi masalah ketombe, psoriasis, dan dermatitis seboroik!

1. Cara mengatasi ketombe

Untuk ketombe ringan, pertama-tama coba bersihkan setiap hari dengan sampo lembut untuk mengurangi penumpukan minyak dan sel kulit. Jika itu tidak membantu, cobalah shampo khusus yang mengandung obat ketombe. 

Untuk menemukan shampo yang cocok, kamu mungkin perlu mencoba beberapa produk. Jika mengalami gatal, perih, kemerahan atau terbakar setelah menggunakan suatu produk, hentikan penggunaannya.

Berikut beberapa jenis shampo yang mengandung obat ketombe:

  • Shampo mengandung zinc pyrithione (DermaZinc, Head & Shoulders, Jason Dandruff Relief 2 in 1). Ini mengandung agen antibakteri dan antijamur zinc pyrithione.
  • Shampo mengandung ter (Neutrogena T/Gel). Ter batubara memperlambat seberapa cepat sel-sel kulit di kulit kepala mati dan mengelupas.
  • Shampo yang mengandung asam salisilat (Neutrogena T / Sal, Baker’s P & S, lainnya). Produk ini membantu menghilangkan kerak.
  • Sampo selenium sulfida (Head & Shoulders Intensive, Selsun Blue, lainnya). Ini mengandung agen antijamur. 
  • Sampo ketokonazol (Nizoral AD). Sampo ini ditujukan untuk membunuh jamur penyebab ketombe yang hidup di kulit kepala.

2. Cara mengatasi psoriasis kulit kepala

Tidak ada obat untuk psoriasis, tetapi kamu dapat mengambil sejumlah langkah untuk mengelola gejalanya. Perawatan akan bergantung pada:

  • Seberapa parah kondisinya
  • Bagaimana psoriasis menanggapi pengobatan sebelumnya
  • Apakah kamu menderita psoriasis di tempat lain di tubuh 
  • Berapa banyak rambut yang kamu miliki.

Perawatan yang paling umum untuk kasus ringan adalah obat yang dioleskan langsung ke kulit kepala. Jika kamu memiliki kasus yang lebih parah atau menderita psoriasis di tempat lain di tubuh, kamu mungkin memerlukan obat yang merawat seluruh tubuh.

3. Cara mengatasi dermatitis seboroik

Dermatitis seboroik terkadang akan hilang dengan sendirinya. Namun seringkali, ini adalah masalah seumur hidup yang dapat kambuh kembali. Kamu bisa mengontrol gejalanya dengan melakukan perawatan kulit yang baik.

Jika kamu memiliki dermatitis seboroik di kulit kepala, gunakan shampo ketombe yang dijual bebas dengan salah satu bahan berikut:

  • Ter batubara
  • Ketoconazole
  • Asam salisilat
  • Selenium sulfida
  • Zinc pyrithione

Punya pertanyaan lebih lanjut seputar kesehatan? Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Mayo Clinic. Diakses pada 30 Maret 2021. Scalp psoriasis vs. seborrheic dermatitis: What’s the difference?

Mayo Clinic. Diakses pada 30 Maret 2021. Dandruff

Mayo Clinic. Diakses pada 30 Maret 2021. Psoriasis

WebMD. Diakses pada 30 Maret 2021. Scalp Psoriasis

WebMD. Diakses pada 30 Maret 2021. Seborrheic Dermatitis

 

 

    register-docotr