Info Sehat

Area Belakang Telinga Sakit? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengatasinya!

March 31, 2021 | Muhammad Hanif S. | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Telinga adalah salah satu bagian tubuh yang memainkan peran penting dalam hal pendengaran. Namun, terkadang muncul rasa sakit di bagian belakangnya. Penting untuk mengetahui faktor pemicu belakang telinga sakit agar mudah dalam mengatasinya.

Lantas, apa saja hal yang bisa menjadi penyebab belakang telinga sakit? Bagaimana cara mengatasinya? Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Kondisi belakang telinga sakit

Sakit di area belakang telinga biasanya berasal dari area tertentu di kepala. Meski, sebenarnya sakit kepala di telinga adalah hal yang sangat jarang terjadi dan tidak biasa.

Pada beberapa kasus, rasa sakit seperti denyutan mungkin bisa mereda dengan sendirinya. Namun, terkadang rasa sakit tersebut membutuhkan bantuan medis atau obat karena tak kunjung menghilang.

Baca juga: 7 Penyebab Sakit Telinga Berdenyut dan Cara Mengatasinya

Penyebab belakang telinga sakit

Jika area belakang telinga sakit dalam waktu yang cukup lama, kamu sebaiknya tak mengabaikannya. Sebab, bisa jadi itu adalah indikasi dari gangguan serius pada saraf. Berikut beberapa hal yang biasanya menjadi penyebab belakang telinga sakit:

1. Neuralgia oksipital

Faktor pertama yang dapat memicu sakit di telinga belakang adalah neuralgia oksipital. Kondisi tersebut adalah jenis sakit kepala yang disebabkan oleh cedera atau saraf terjepit di sekitar leher.

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan saraf terjepit, misalnya tidak adanya topangan pada leher dalam waktu yang lama atau karena terjadi peradangan di sekitar bahu. Keadaan itu secara perlahan akan memunculkan denyutan di area belakang telinga.

Tak hanya di sekitar telinga, beberapa orang juga kerap mengeluhkan rasa sakit yang sama di dahi dan satu sisi kepala. Rasa sakit biasanya dimulai dari leher kemudian menjalar ke bagian atas.

2. Mastoiditis

Mastoiditis adalah kondisi saat terjadinya peradangan di tulang mastoid yang terletak tepat di belakang telinga. Keadaan tersebut sering kali dipicu oleh infeksi bakteri yang tidak segera diobati, terutama jika terjadi di telinga bagian tengah.

Jika dibandingkan dengan orang dewasa, mastoiditis lebih sering terjadi pada anak-anak. Selain sakit di telinga, seseorang yang mengalami mastoiditis kerap mengeluhkan gejala lain seperti kemerahan, pembengkakan, dan keluar cairan dari lubang telinga.

Hal tersebut kemudian menyebabkan demam, sakit kepala, pembengkakan, hingga penurunan kemampuan pendengaran.

3. Gangguan sendi temporomandibular

Salah satu penyebab area belakang telinga sakit yang jarang diketahui adalah gangguan pada temporomandibular, yaitu sendi yang berfungsi membantu membuka dan menutup tulang rahang.

Rasa sakit bisa muncul ketika sendi itu ada pada posisi tidak sejajar, terluka, atau mengalami peradangan (arthritis). Selain rasa sakit di telinga, kamu mungkin juga akan sulit untuk mengunyah makanan serta membuka dan menggerakkan mulut.

Saat mengalami gangguan sendi tersebut, kamu akan mendengar bunyi ‘klik’ atau letupan yang berasal dari gesekan rahang. Pada waktu yang sama, rasa sakit akan muncul mulai dari belakang telinga hingga pangkal rahang.

4. Masalah pada gigi

Masih berkaitan dengan mulut, area belakang telinga sakit ternyata bisa dipicu oleh masalah gigi, lho. Masalah pada gigi dapat disebabkan oleh banyak hal, mulai dari cedera seperti benturan hingga munculnya abses.

Gejala selain sakit di telinga yang mungkin dapat kamu rasakan adalah nyeri pada gusi, sulit mengunyah, hingga bau mulut yang bertahan lama.

Bagaimana cara mengatasinya?

Jika rasa sakit masih dalam tahap ringan, kamu bisa mencoba meredakannya dengan cara rumahan, seperti:

  • Istirahat di ruangan yang tenang
  • Pijat bagian leher secara perlahan
  • Usahakan untuk membuang stres dan semua tekanan pikiran
  • Minimalkan pergerakan mulut dan gigi

Kamu juga bisa mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas di apotek, misalnya ibuprofen. Namun, tetap perhatikan aturan minum dan dosisnya, ya.

Kapan harus ke dokter?

Rasa sakit biasanya muncul dalam waktu singkat, sehingga kamu tak perlu pergi ke dokter. Namun, jika rasa sakit terjadi dalam waktu yang cukup lama, jangan ragu untuk memeriksakan diri.

Sebab, bisa jadi kondisi tersebut adalah indikasi dari penyakit atau gangguan kesehatan serius. Infeksi telinga bagian tengah misalnya, dapat menyebabkan demam hingga memengaruhi kemampuan pendengaran.

Segera periksakan diri jika rasa sakit di telinga disertai dengan gejala berikut:

  • Mual dan muntah
  • Kebingungan
  • Lesu
  • Kejang
  • Tidak bisa membuka atau menutup mulut

Nah, itulah beberapa hal yang bisa menjadi penyebab belakang telinga sakit dan cara untuk meredakannya. Jika kondisi tak kunjung membaik, jangan ragu untuk periksakan diri ke dokter, ya!

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

  1. Medical News Today, diakses 21 Maret 2021, What causes a headache behind the ears?
  2. Healthline, diakses 21 Maret 2021, What Causes a Headache Behind the Ear?
  3. American Association of Neurological Surgeons, diakses 21 Maret 2021, Occipital Neuralgia.

    register-docotr