Info Sehat

Penting! Kenali Faktor-Faktor Umum Penyebab Susah BAB dan Apa Obatnya

September 10, 2020 | Richaldo Hariandja | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Sembelit atau konstipasi bisa menyerang siapapun. Oleh karena itu, penting supaya kamu untuk mengetahui apa saja penyebab susah buang air besar (BAB).

Tak bisa diremehkan, susah BAB juga bisa memicu komplikasi lain seperti pembengkakan pembuluh darah di anus (hemorrhoids), kulit anus yang robek, hingga akumulasi kotoran yang tidak dapat dikeluarkan dari tubuh.

Baca Juga: Sering Sulit BAB? Ini 5 Jenis Obat Pencahar yang Tersedia di Apotek

Faktor risiko penyebab susah BAB

Penyebab susah BAB dilihat dari faktor risikonya. Jika kamu masuk dalam kelompok berikut, kamu memiliki risiko yang lebih besar terkena konstipasi:

  • Berusia 65 tahun atau lebih: Kaum lanjut usia biasanya kurang aktif secara fisik, memiliki penyakit bawaan serta kurang makan makanan yang bernutrisi
  • Kurang aktif bergerak: Jika kamu memiliki kondisi medis tertentu seperti cedera sumsum tulang belakang, biasanya memiliki pergerakan usus yang tidak normal
  • Wanita atau anak-anak: Wanita memiliki kejadian konstipasi yang lebih sering ketimbang pria. Sementara itu, anak-anak juga lebih mudah mengalami kondisi ini dibandingkan orang dewasa
  • Hamil: Perubahan hormon dan tekanan di usus dari janin yang terus berkembang dapat menjadi penyebab sembelit saat hamil

Penyebab susah BAB yang umum terjadi

Selain faktor risiko di atas, ada beberapa penyebab susah BAB lainnya yang juga sering terjadi dan perlu menjadi perhatian kamu. Dengan begitu, kamu bisa menghindari kondisi ini.

Apa saja penyebab susah BAB yang paling umum terjadi?

Kurang konsumsi serat

Konsumsi makanan kurang serat bisa menjadi penyebab sembelit, lho. Hal ini bisa terjadi karena kebiasaan maupun pola diet yang disengaja..

Terutama jika kamu kerap mengurangi asupan serat, serta terlalu banyak konsumsi makanan yang sulit dicerna. Ini akan sangat memengaruhi kerja sistem pencernaan kamu, lho.

Kamu harus ingat, makan makanan berserat tinggi penting untuk tubuh kamu. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di University of Kentucky, Amerika Serikat, tekstur feses memengaruhi gerak usus.

Oleh karena itu, kamu harus makan cukup serat supaya terhindar dari susah buang air besar yang mengganggu pencernaan kamu.

Kurang minum air putih

Makanan yang kamu makan akan dicerna dari perut menuju usus besar. Apabila kamu tidak memiliki kadar cairan yang cukup dalam tubuh, usus besar akan menyerap air dari sisa makanan yang sedang dicerna, feses pun jadi keras dan sulit untuk dikeluarkan.

Oleh karena itu, sangat penting untuk kamu menjaga tubuh tetap terhidrasi. Caranya yakni dengan rutin minum air putih dan mendengarkan sinyal yang dikirimkan tubuh saat sedang membutuhkan asupan air.

Secara umum, kamu membutuhkan asupan 8 gelas air per hari untuk hasil yang maksimal. Asupan air putih yang cukup akan memudahkan makanan untuk bergerak dari usus menuju saluran pembuangan di anus.

Penyebab sembelit saat hamil

Di masa kehamilan, wanita akan menghasilkan hormon yang membuat kerja usus lebih tenang. Hal ini menyebabkan makanan dan kotoran di dalam perut bergerak secara perlahan di dalam sistem pencernaan.

Belum lagi dengan melebarnya rahim higga menekan usus saat masa kehamilan. Ini juga dapat jadi penyebab susah BAB.

Jika kamu mengalami sembelit saat hamil, kamu sangat tidak disarankan untuk mengonsumsi obat pencahar. Yang perlu diingat, konsumsi obat apapun selama hamil sebaiknya dikonsultasikan dulu dengan dokter, ya!

Penyebab bayi susah BAB

Bayi juga bisa mengalami susah BAB, lho. Sebagai orang tua, kamu harus mengetahui penyebab dan cara menanganinya.

Pada dasarnya bayi memiliki gerak usus yang lambat, dan ini normal. Tapi beberapa masalah kesehatan dapat menjadi penyebab bayi susah BAB, salah satu contohnya adalah adanya sumbatan di saluran pencernaan yang membuat gerakan usus mereka tidak normal.

Saat bayi susah BAB, biasanya gejala yang ditunjukkan adalah:

  • Terlihat tidak nyaman
  • Kotorannya keras
  • Kotoran hitam atau berdarah
  • Tidak BAB setidaknya sekali dalam waktu 5 hingga 10 hari
  • Tidak makan dengan normal
  • Perutnya terlihat bengkak.

Beberapa cara untuk menangani masalah BAB pada bayi adalah:

  • Jika kamu menggunakan susu formula, konsultasikan dengan dokter jika kamu ingin mengganti merek susu tersebut.
  • Tambahkan sedikit jus buah seperti prem dan pir ke botol bayi
  • Berikan air sedikit lebih banyak jika anak berusia lebih dari 4 bulan, tapi usahakan untuk berkonsultasi dulu dengan dokter terkait masalah ini.
  • Jika bayi sudah bisa makan makanan keras, cobalah makanan yang mengandung lebih banyak serat.
  • Tekuk kaki bayi hingga menyentuh dada. Akan lebih mudah bagi mereka untuk BAB di posisi demikian ketimbang dalam posisi terbaring lurus.
  • Mandi air hangat dapat membuat otot bayi menjadi rileks dan memudahkan mereka untuk BAB.
  • Pijat lembut perut mereka.

Konsumsi jenis obat tertentu

Jenis obat tertentu dapat menyebabkan atau memperburuk konstipasi. Salah satu obat yang diresepkan yang dapat menyebabkan konstipasi adalah pereda nyeri dan lainnya.

Beberapa jenis obat yang bisa memengaruhi penyebab susah BAB di antaranya:

  • Pereda nyeri opiod seperti morfin, codeine dan lainnya
  • Obat antikolinergik seperti atropine, trihexiphenidyl
  • Antispasmodik seperti dicylomine
  • Antidepresan trisiklik seperti amytriptyline
  • Obat antiparkinson
  • Penghambat saluran kalsium untuk pengobatan aritmia
  • Obat antidiare seperti ioperamide dan attapulgite
  • Suplemen kalsium
  • Pereda nyeri atau NSAID

Baca Juga: Penting! Kenali Faktor-faktor Umum Penyebab Susah BAB

Obat susah BAB

Apapun penyebab sembelit, kamu pasti akan berusaha mencari obat untuk mengatasi masalah ini. Beruntungnya, ada beberapa obat susah BAB yang bisa kamu dapatkan tanpa resep di apotek atau toko obat.

Beberapa obat susah BAB yang bisa kamu andalkan adalah:

Suplemen serat

Seperti yang sudah dijelaskan kalau kurang serat dapat menjadi penyebab sembelit. Untuk itu, salah satu cara mengatasi susah BAB yang bisa kamu andalkan adalah konsumsi suplemen serat ini.

Pada prinsipnya, obat ini akan menyerap air untuk membentuk kotoran yang padat hingga bisa membuat usus kamu kembali bergerak. Pastikan kamu juga minum banyak air supaya obat ini tidak menyumbat usus kamu.

Untuk beberapa orang, obat ini bisa menyebabkan kembung dan nyeri di perut. Jenis suplemen ini antara lain:

  • Calcium polycarbophil
  • Methylcellulose fiber
  • Psyllium
  • Wheat dextrin

Osmotik

Cara kerja obat ini untuk mengatasi susah BAB adalah menarik air ke usus besar, sehingga kotoran menjadi lebih lunak. Obat ini dapat menyebabkan kram, diare serta mual-mual.

Obat ini bisa dicari di apotek dengan jenis:

  • Magnesium citrate
  • Magnesium hidroksida
  • Lactitol
  • Polyethylene glycol

Obat susah BAB yakni stimulan

Obat ini bisa dicoba kalau sembelit kamu terasa parah dan obat lain tidak ampuh. Stimulan akan membuat usus kamu terpijat dan membuatnya bergerak sehingga isinya dapat bergerak.

Stimulan yang dapat dicari adalah bisacodyl dan sennoside.

Pelunak kotoran

Obat ini biasanya dipakai kalau kamu harus menghindari banyak gerakan seperti setelah kamu menjalani operasi. Pelunak kotoran ini sangat baik untuk digunakan dalam jangka pendek.

Prinsip kerja obat ini adalah menarik air ke usus sehingga kotoran menjadi lunak. Jenis obat ini yang bisa dicari di apotek adalah docusate sodium.

Demikian beberapa faktor risiko dan penyebab dari BAB yang perlu kamu ketahui. Jika kondisi ini tak kunjung sembuh dan semakin mengganggu aktivitas sehari-hari kamu, segera cek ke dokter, ya!

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference
  1. Healthline.com (2017) diakses 27 Mei 2020. How to Eat (and Recover from) a Low Fiber Diet
  2. Healthline.com (2016) diakses 27 Mei 2020. Does Fiber Relieve or Cause Constipation? A Critical Look
  3. Webmd.com (2020) diakses 27 Mei 2020. How Drinking Fluids Can Help You Manage Constipation
  4. Americanpregnancy.org diakses 27 Mei 2020. Constipation in Pregnancy
  5. News-medical.net (2019) diakses 27 Mei 2020. Drugs that Cause Constipation
  6. Helathline.com (2019) diakses 27 Mei 2020. What You Should Know About Constipation
  7. Webmd.com (2018) diakses 27 Mei 2020. When to Get Help for Constipation
  8. Mayoclinic.org (2019) diakses 27 Mei 2020. Constipation
  9. Webmd.com (2020) diakses 10 September 2020. Medicines to Treat Constipation
  10. Webmd.com (2020) diakses 10 September 2020. Your Baby’s Bowels and Constipation
    register-docotr