Info Sehat

Obat Pelunak Kotoran Telinga, Ini Ragam Pilihannya

January 10, 2021 | Nanda Hadiyanti | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Adanya kotoran telinga sebenarnya untuk melindungi telinga. Tetapi, kotoran telinga dapat mengering, mengeras dan kemudian menumpuk yang disebut dengan serumen prop. Tumpukan ini dapat mengakibatkan masalah dan di situlah kamu membutuhkan obat pelunak kotoran telinga.

Meski ada beberapa pilihan untuk membersihkan kotoran telinga yang menyumbat, tetapi obat pelunak kotoran telinga adalah salah satu yang mudah digunakan. Seperti apa obat pelunak kotoran telinga yang aman digunakan? Berikut penjelasannya.

Baca Juga: Ternyata Ini Penyebab Pendengaran Telinga Kamu Makin Berkurang

Obat pelunak kotoran telinga yang aman digunakan

Dilansir dari Health.harvard.edu, kamu dapat menggunakan obat pelunak kotoran telinga yang berbahan dasar air, dengan kandungan asam asetat, hidrogen peroksida, atau natrium bikarbonat. Beberapa jenis peroksida juga bisa digunakan

Obat-obatan tersebut dijual bebas, sehingga kamu dapat membelinya tanpa resep dokter. Beberapa obat yang umum digunakan yaitu:

Karbamid peroksida otic

Ini adalah salah satu obat yang dijual bebas. Dilansir dari Medscape, obat ini berbentuk obat tetes yang dapat digunakan untuk anak dan orang dewasa.

Bagaimana cara pemakaiannya?

  • Untuk anak

Untuk di bawah 12 tahun, 1 hingga 5 tetes di lubang telinga, dua kali sehari. Sementara untuk di atas 12 tahun, 5 hingga 10 tetes di lubang telinga, dua kali sehari. Penggunaan tidak lebih dari 4 hari.

Setelah diteteskan, biarkan selama beberapa menit, kemudian miringkan kepala sesuai dengan telinga yang telah ditetesi, lalu gunakan kapas untuk menampung kotoran telinga yang akan keluar.

  • Untuk dewasa

Penggunaan untuk orang dewasa sebanyak 5 hingga 10 tetes di lubang telinga, dua kali sehari, tidak melebihi 4 hari penggunaan. Sama seperti penggunaan pada anak, setelah ditetesi, biarkan beberapa menit kemudian miringkan kepala dan gunakan kapas untuk tempat kotoran telinga.

Obat tetes telinga jenis ini dijual dengan merek Debrox dan Murine.

Docusate sodium

Obat ini juga termasuk yang dijual bebas untuk melunakkan kotoran telinga yang menumpuk. Sama dengan jenis karbamid peroksida, obat ini termasuk obat tetes, dan cukup mudah digunakan.

Bagaimana cara pakainya?

Penggunaannya hanya dengan meneteskan obat secukupnya pada lubang telinga dalam keadaan kepala dimiringkan. Kemudian, diamkan beberapa saat, selanjutnya ubah posisi kepala ke arah sebaliknya.

Selanjutnya, kamu bisa menggunakan tisu atau kapas untuk membersihkan kotoran yang keluar dari telinga. Obat ini bisa ditemukan di Indonesia dan dibeli dengan merek dagang Forumen.

Apakah penggunaan obat pelunak kotoran telinga tersebut aman?

Selama digunakan sesuai dengan petunjuk yang tertera pada kemasan, umumnya aman. Namun, dapat juga menimbulkan efek samping. Beberapa efek samping yang mungkin terjadi yaitu:

  • Rasa tersengat pada telinga
  • Iritasi ringan
  • Kemerahan
  • Ruam

Baca Juga: Sering Muncul Dengungan di Telinga? Waspadai Penyakit Tinnitus!

Cara yang tidak dianjurkan untuk membersihkan telinga

Jika kamu tidak yakin menggunakan obat tetes telinga, sebaiknya kamu menemui dokter. Dokter memiliki alat dan cara yang terjamin dan sebaiknya tidak menggunakan cara lain yang tidak dianjurkan seperti:

  • Menggunakan benda kecil: Penggunaan benda seperti tutup pulen, jepit rambut atau benda lain justru tidak dianjurkan. Menurut Healthline, ini seperti pepatah yang berbunyi, jangan pernah memasukkan apapun di telinga yang lebih kecil dari siku.
  • Cotton bud: meski umum digunakan ternyata cotton bud berpotensi menyebabkan kerusakan telinga.
  • Lilin telinga: banyak orang yang memilih lilin telinga, tapi ada pertimbangan yang perlu kamu pikirkan, seperti kemungkinan luka bakar dan luka pada gendang telinga, mengingat cara penggunaannya dengan membakar lilin tepat di telinga orang yang memakainya.

Jika merasa memiliki kotoran telinga yang menumpuk sebaiknya bersihkan dengan cara yang tepat atau konsultasikan dengan dokter. Karena membiarkan kotoran telinga menumpuk dapat menyebabkan masalah seperti:

  • Menyebabkan sulit mendengar
  • Timbul rasa sakit
  • Keluar cairan
  • Telinga berdering
  • Gatal di telinga
  • Dapat menjebak bakteri dan timbul infeksi
  • Bisa menutupi adanya masalah yang lebih serius pada telinga.

Demikian informasi tentang obat pelunak kotoran telinga. Semoga kamu tidak salah pilih cara untuk membersihkan telinga, ya!

Punya pertanyaan lebih lanjut seputar kesehatan? Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Medscape, diakses 30 Desember 2020
Carbamide peroxide otic (OTC)
MIMS, diakses 30 Desember 2020
Forumen
Healthline, diakses 30 Desember 2020
Earwax Removal Home Remedies
Health.harvard.edu, diakses 30 Desember 2020
Got an ear full? Here’s some advice for ear wax removal

    register-docotr