Info Sehat

Ragam Manfaat Buah Ciplukan: Cegah Peradangan hingga Jaga Kesehatan Tulang!

February 28, 2021 | Nik Nik Fadlah | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Buah ciplukan berasal dari Amerika Selatan dan memiliki ukuran kecil berwarna oranye. Tak hanya memiliki rasa nikmat, manfaat buah ciplukan ternyata sangat menakjubkan, lho. Mulai dari mencegah peradangan hingga menjaga kesehatan mata!

Nah, agar kamu lebih mengetahui apa saja manfaat buah ciplukan, yuk ketahui selengkapnya di sini.

Baca juga: 7 Manfaat Kuning Telur bagi Kesehatan: Meningkatkan Imunitas Tubuh hingga Jantung Sehat

Kandungan nutrisi buah ciplukan

Ciplukan merupakan salah satu buah yang memiliki kandungan nutrisi berlimpah. Buah ini memiliki kandungan kalori dalam jumlah sedang, yakni menyediakan sekitar 74 kalori per cangkir (140 gram). Mayoritas kalori yang dimiliki buah ciplukan berasal dari karbohidrat.

Nah, berikut ini adalah kandungan nutrisi selengkapnya pada satu cangkir (140 gram) buah ciplukan seperti dilansir dari Healthline.

  • Kalori: 74
  • Karbohidrat: 15,7 gram
  • Serat: 6 gram
  • Protein: 2,7 gram
  • Lemak: 1 gram
  • Vitamin C: 21% dari angka kecukupan gizi (AKG) untuk wanita dan 17% untuk pria
  • Thiamin: 14% dari AKG untuk wanita dan 13% untuk pria
  • Riboflavin: 5% dari AKG
  • Niacin: 28% dari AKG untuk wanita dan 25% untuk pria
  • Vitamin A: 7% dari AKG untuk wanita dan 6% untuk pria
  • Zat besi: 8% dari AKG untuk wanita dan 18% untuk pria
  • Fosfor: 8% dari AKG

Selain kandungan nutrisi yang sudah disebutkan di atas, buah ciplukan juga memiliki kandungan penting lainnya lho, termasuk beta karoten dan vitamin K dalam jumlah tinggi serta kalsium dalam jumlah kecil.

Manfaat buah ciplukan untuk kesehatan tubuh

Memiliki kandungan nutrisi penting untuk kesehatan tubuh menjadikan buah ciplukan sebagai salah satu buah yang memiliki beragam manfaat. Berikut adalah manfaat buah ciplukan untuk kesehatan yang tak boleh kamu lewatkan.

1. Kaya akan kandungan antioksidan

Buah ciplukan mengandung antioksidan tinggi. Perlu kamu tahu bahwa antioksidan memiliki peran penting, sebab membantu melawan dan memperbaiki kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.

Hingga saat ini, penelitian telah mengidentifikasi 34 senyawa yang terdapat di dalam buah ciplukan yang bermanfaat bagi kesehatan. Pada penelitian tabung reaksi, senyawa fenolik dalam buah ciplukan terbukti dapat menghambat pertumbuhan sel kanker payudara dan usus besar.

Dalam studi tabung reaksi lainnya, ekstrak buah ciplukan dikatakan dapat meningkatkan kehidupan sel-sel tubuh sekaligus mencegah pembentukan senyawa yang menyebabkan kerusakan oksidatif.

Kandungan antioksidan pada buah ciplukan paling banyak terdapat pada kulitnya, yakni memiliki hampir tiga kali jumlah antioksidan jika dibandingkan dengan daging buahnya.

2. Memiliki sifat antiinflamasi

Salah satu senyawa yang terdapat di dalam buah ciplukan adalah withanolide yang memiliki sifat antiinflamasi, yang mana dapat berpotensi melindungi tubuh dari perkembangan kanker usus besar.

Sebuah studi yang dilakukan terhadap hewan menemukan bahwa ekstrak kulit buah ciplukan dapat mengurangi peradangan pada penyakit radang usus. Tak hanya itu, tingkat penanda inflamasi pada jaringan juga lebih rendah.

Meskipun tidak ada penelitian pada manusia yang memiliki hasil sebanding, namun penelitian tabung reaksi terhadap sel manusia menemukan efek yang menjanjikan terhadap peradangan.

3. Tingkatkan sistem kekebalan

Potensi lain dari buah ciplukan adalah dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan. Namun, belum ada penelitian terhadap manusia dan sistem kekebalan. Meskipun demikian, penelitian tabung reaksi menunjukkan beberapa manfaat dari buah ciplukan.

Studi pada sel manusia mencatat bahwa buah ciplukan dapat membantu mengatur sistem kekebalan. Buah berukuran kecil ini mengandung banyak polifenol, yang mana dapat membantu menghalangi pelepasan penanda kekebalan inflamasi tertentu.

Sebagai tambahan, kandungan vitamin C di dalam buah ciplukan juga memainkan peranan penting dalam sistem kekebalan tubuh yang baik.

Baca juga: Sistem Kekebalam Tubuh Menurun, Apa Penyebabnya?

4. Menjaga kesehatan tulang

Buah ciplukan juga mengandung vitamin K, yakni vitamin yang larut dalam lemak yang terlibat dalam proses metabolisme tulang. Oleh karena itu, vitamin ini merupakan komponen penting yang dibutuhkan untuk tulang.

5. Meningkatkan kesehatan mata

Selanjutnya, manfaat buah ciplukan juga dapat meningkatkan kesehatan mata, lho. Buah ciplukan mengandung lutein dan beta karoten beserta beberapa karotenoid lainnya.

Mengonsumsi makanan yang mengandung karotenoid, seperti buah-buahan dan sayuran telah dikaitkan dengan risiko degenerasi makula yang lebih rendah. Sebagai tambahan, karotenoid lutein juga dapat membantu mencegah kondisi tertentu yang dapat menyerang mata.

6. Menstabilkan kolesterol

Buah ciplukan juga mengandung fitosterol, yakni sejenis antioksidan yang dapat membantu menurunkan jumlah kolesterol berlebih dalam darah, terutama kolesterol LDL “jahat”.

Tak sampai di situ saja, buah ciplukan juga mengandung asam lemak seperti asam linoleat dan asam oleat, yang dapat menurunkan kolesterol secara keseluruhan.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Healthline (2018). Diakses pada 22 Februari 2021. What Are Golden Berries? Everything You Need to Know 

Webmd (2020). Diakses pada 22 Februari 2021. Health Benefits of Golden Berry 

Ramadan, Manal, Ahmed El-Ghorab, dan Kadry Ghanem (2015). Volatile compounds, antioxidants, and anticancer activities of Cape gooseberry fruit (Physalis peruviana L.): An in-vitro study. Gale Academic Onefile  (diakses pada 22 Februari 2021)

Areiza-Mazo, Natalia, Jorge Robles (2018). Extracts of Physalis peruviana Protect Astrocytic Cells Under Oxidative Stress With Rotenone. NIH (diakses pada 22 Februari 2021)

Castro, Jenny, Yanet Ocampo, dan Luis Franco (2015). Cape Gooseberry [Physalis peruviana L.] Calyces Ameliorate TNBS Acid-induced Colitis in Rats. NIH (diakses pada 22 Februari 2021)

Mier-Giraldo, Helen, Luis Eduardo Díaz-Barrera (2017). Cytotoxic and Immunomodulatory Potential Activity of Physalis peruviana Fruit Extracts on Cervical Cancer (HeLa) and Fibroblast (L929) Cells. NIH (diakses pada 22 Februari 2021)

    register-docotr