Info Sehat

Jangan Sampai Salah, Ini Waktu Terbaik untuk Berjemur dan Mendapatkan Vitamin D

July 30, 2020 | Arianti Khairina | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Sebagian orang lebih nyaman untuk menghindari sinar matahari, padahal berjemur di bawah sinar matahari justru memiliki segudang manfaat untuk kesehatan. Tetapi jangan sampai salah, berikut jam berjemur untuk vitamin D bagi tubuh. 

Manfaat vitamin D 

Kebanyakan orang tidak cukup mendapatkan vitamin D karena memilih untuk menghindari paparan sinar matahari. Faktanya, diperkirakan bahwa lebih dari 40% orang dewasa Amerika kekurangan vitamin D.

Perlu kamu ketahui bahwa ada alasan mengapa vitamin D disebut juga sebagai vitamin sinar matahari.

Sinar matahari pagi menghasilkan sinar UV (ultraviolet) yang menyentuh permukaan kulit untuk diubah oleh tubuh menjadi vitamin D. 

Vitamin D ini sangat dibutuhkan untuk menjalankan fungsi metabolisme kalsium dan imunitas tubuh. Namun tak hanya itu, vitamin D juga berfungsi untuk mentransmisi kerja otot dengan saraf.

Oleh karena itu, sangat penting bagi tubuh untuk cukup mendapatkan vitamin D agar kesehatan tetap normal.

Sebagai contoh, vitamin D membuat sel-sel dalam usus melakukan penyerapan kalsium dan fosfor serta mineral yang penting untuk menjaga tulang kuat dan sehat.

Di sisi lain, kadar vitamin D yang rendah akan menimbulkan risiko yang serius berbahaya bagi kesehatan, seperti:

  • Osteoporosis
  • Kanker
  • Depresi
  • Kelemahan otot
  • Kematian

Selain itu, jangan terlalu banyak berharap akan mendapatkan banyak asupan vitamin D dari makanan.

Hal itu disebabkan karena beberapa makanan yang mengandung vitamin D tidak sebagus ketika kamu mendapatkan dari sinar matahari. 

Beberapa makanan yang mengandung vitamin D yaitu minyak ikan, ikan pedang, salmon, tuna kalengan, hati sapi, kuning telur dan sarden. 

Jika ingin mendapatkan banyak vitamin D dari makanan, pastikan kamu memakannya secara rutin yaitu setiap hari.

Namun penting untuk kamu ketahui, bagi kamu yang tidak mendapatkan cukup sinar matahari, sangat dianjurkan untuk mengonsumsi suplemen seperti minyak ikan. 

Satu sendok makan sebanyak 14 gram minyak ikan, mengandung lebih dari tiga kali jumlah vitamin D.

Penting untuk dicatat bahwa sinar UVB matahari tidak dapat menembus jendela. Jadi orang yang bekerja di sebelah jendela cerah masih rentan terhadap kekurangan vitamin D lho. 

Baca juga: Mau Berhenti Merokok? Ini Olahraga yang Tepat untuk Mengatasi Adiksi Rokok!

Jam berjemur untuk vitamin D

Hingga saat ini setiap orang memiliki perbedaan pendapat terkait dengan sinar matahari pagi yang baik untuk kesehatan. 

Namun menurut penjelasan dari Healthline, waktu terbaik untuk mendapatkan sinar matahari adalah jam 10.00 pagi. Sebenarnya yang kita butuhkan adalah ultraviolet B (UVB).

Pada siang hari, matahari berada pada titik tertinggi, dan sinar UVB-nya paling kuat. Hal itu berarti kamu membutuhkan lebih sedikit waktu di bawah sinar matahari untuk membuat vitamin D yang cukup bagi tubuh.

Banyak penelitian juga menunjukkan bahwa tubuh paling efisien dalam membuat vitamin D pada siang hari.

Misalnya di Inggris, 13 menit paparan sinar matahari saat siang hari selama musim panas dan dilakukan sebanyak tiga kali per minggu sudah cukup untuk menjaga tingkat kesehatan orang dewasa.

Studi lain menemukan bahwa 30 menit paparan sinar matahari musim panas saat siang hari di Oslo, Norwegia setara dengan mengonsumsi 10.000-20.000 IU vitamin D.

Manfaat lainnya jika kamu berjemur di bawah sinar matahari jam 10.00 pagi akan lebih efisien.

Satu studi yang dilansir dari Healthline menemukan bahwa paparan sinar matahari sore dapat meningkatkan risiko kanker kulit berbahaya. 

Bagi kamu yang ingin berjemur dalam waktu yang lama, sebaiknya lakukan pada jam 09.00-10.00 pagi. 

Alasannya karena pada waktu tersebut, risiko bahaya paparan sinar UV pun tidak terlalu serius.

Kamu dapat berjemur sambil berolahraga atau jalan santai dengan aman pada jam tersebut. Waktu yang disarankan untuk berjemur pada jam tersebut yaitu selama 15 menit.

Namun, berjemur di atas jam 10.00 pagi memiliki risiko yang lebih bahaya karena paparan sinar UV dapat meningkatkan risiko kanker kulit. 

Jika ingin tetap berjemur di atas jam 10.00 diperbolehkan, namun tidak disarankan berjemur lama-lama, sebaiknya kurang lebih hanya cukup selama 5 menit saja. 

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference
  1. Healthline.com (2018) diakses 27 Juli 2020. How to Safely Get Vitamin D From Sunlight
  2. Who.int (2002) diakses 27 Juli 2020. GLOBAL SOLAR UV INDEX A Practical Guide
  3. Medicalnewstoday.com (2019) diakses 27 Juli 2020. How to get more vitamin D from the sun 
    register-docotr