Info Sehat

Infeksi Jamur Hitam Belum Mereda, Kini Muncul Varian Putih dan Kuning di India

May 28, 2021 | Nanda Hadiyanti | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Kasus COVID-19 yang tinggi di India membuat munculnya ancaman penyakit baru. Salah satunya infeksi yang disebabkan oleh jamur hitam atau yang disebut mukormikosis. 

Meningkatnya kasus jamur hitam membuat otoritas kesehatan India mengumumkan epidemi mukormikosis. Belum selesai epidemi ini terjadi, muncul kembali infeksi lain yang disebabkan jamur kuning dan putih. 

Berikut penjelasan infeksi yang disebabkan oleh ketiga jamur tersebut, beserta gejala dan cara pengobatannya. 

Infeksi jamur hitam di India

COVID-19 dianggap berpotensi melemahkan respons kekebalan tubuh orang yang mengalaminya. Ini menyebabkan pasien COVID-19 rentan terkena infeksi lain. Apalagi mereka dengan sistem kekebalan yang lemah.

Di India, dikabarkan bahwa 90 orang yang telah sembuh dari COVID-19 justru meninggal karena mukormikosis, infeksi yang disebabkan oleh jamur hitam. 

Mukormikosis adalah jenis jamur yang langka. Jamur ini terdapat di lingkungan bebas seperti tanah, kompos dan kotoran hewan. 

Ada berbagai mukormikosis di antaranya:

  • Mukormikosis rhinocerebral (sinus dan otak)
  • Paru
  • Gastrointestinal
  • Kulit

Gejala infeksi jamur hitam terkait pernapasan

  • Batuk
  • Demam
  • Sakit kepala
  • Nyeri dada
  • Hidung tersumbat dan nyeri
  • Sesak napas

Gejala infeksi jamur hitam terkait kulit

  • Jaringan kulit menghitam
  • Kemerahan
  • Bengkak
  • Nyeri
  • Lecet
  • Bisul

Kondisi ini tidak menular, namun perlu diwaspadai jika kamu mengidap diabetes, kanker, HIV, cedera kulit dan baru menjalani operasi, rentan terserang infeksi jamur hitam.

Bagaimana mengobati infeksi jamur hitam?

Beberapa kondisi yang parah, mungkin dibutuhkan pengangkatan jaringan yang terkena. Selain itu orang yang mengalami infeksi jamur hitam akan diberikan obat antijamur spektrum luas, amphotericin-B. 

Infeksi ini harus segera diobati, jika tidak dapat berakibat fatal. Menurut Centers of Disease Control and Prevention (CDC), mukormikosis yang tidak diobati mengakibatkan tingkat kematian hingga 54 persen. 

Infeksi jamur putih di India

Setelah banyaknya kasus jamur hitam, kini bermunculan kasus infeksi kasus jamur putih yang parah. Sejumlah pasien didiagnosis aspergillosis invasif, bentuk infeksi jamur putih yang parah. 

Menurut CDC, aspergillosis invasif terjadi ketika jamur menyebabkan infeksi serius. Paling sering menyerang paru-paru, tetapi juga dapat menyebar ke bagian tubuh lain.

Apa saja gejala infeksi jamur putih?

Beberapa gejala infeksi jamur putih ini disebutkan mirip dengan COVID-19, seperti batuk, sesak dan nyeri dada. Beberapa orang juga mengeluhkan sakit kepala. 

Kasus ini sudah ditemukan di Kota Ghaziabad dan kota-kota di negara bagian Gujarat, Maharashtra dan Bihar. Jika tidak diobati segera dapat membahayakan orang yang mengidap infeksi tersebut.

Mereka yang memiliki tingkat kekebalan tubuh yang lemah, rentan terkena infeksi jamur putih. Pasien dengan penyakit tertentu seperti diabetes, kanker, atau orang yang menggunakan steroid dalam waktu lama juga berisiko tinggi terhadap infeksi jamur putih. 

Bagaimana cara mengobatinya?

Pengobatan yang cepat dan tepat dibutuhkan pada infeksi ini. Penggunaan voriconazole adalah salah satunya. Selain itu dapat menggunakan formulasi amfoterisin lipid, posaconazole, isavuconazole, itraconazole, caspofungin dan micafungin. 

Dalam kasus yang parah, mengatasi infeksi ini mungkin diperlukan pembedahan. Jika terkena infeksi jamur putih ini, orang dengan pengobatan imunosupresif harus dikurangi atau dihentikan jika memungkinkan.

Infeksi jamur kuning di India

Menyusul ditemukannya kasus infeksi yang disebabkan jamur putih, muncul juga infeksi akibat jamur kuning. 

Dilansir Hindustan Times, dokter spesialis telinga, hidung dan tenggorokan (THT) dari Ghaziabad, India, dr BP Tyagi, mengatakan bahwa jamur kuning bisa berakibat fatal. 

Alasannya karena jamur kuning muncul secara internal dan tidak mudah untuk mengenali gejalanya. Beberapa gejala infeksi jamur kuning yang dirasakan, bisa disalahartikan sebagai penyakit lainnya. 

Gejala infeksi jamur kuning

Beberapa gejalanya seperti:

  • Kelelahan
  • Penurunan dan kehilangan nafsu makan
  • Memperlambat penyembuhan luka
  • Menyebabkan mata cekung

Dalam kondisi yang parah, mengakibatkan kegagalan organ hingga terjadi nekrosis. Nekrosis adalah kondisi yang mengakibatkan kematian sel-sel dan jaringan hidup. 

Bagaimana mengobatinya?

Menurut sejumlah sumber, jamur kuning sama berbahayanya dengan infeksi yang disebabkan oleh jamur hitam. Pengobatannya pun menggunakan antijamur yang sama. 

Obat tersebut berupa suntikan yang disebut amphotericin-B, yang merupakan obat antijamur spektrum luas. 

Hingga kini, kabar kasus infeksi jamur masih terus meningkat. Bahkan menurut Healthline, lebih dari 9000 kasus infeksi jamur telah dilaporkan, sementara persediaan obat semakin menipis. 

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

CDC, diakses 27 Mei 2021
Aspergillosis
CDC, diakses 27 Mei 2021
Mucormycosis Statistics
Healthline, diakses 27 Mei 2021
How COVID-19 Surge Is Related to a Black Fungus Outbreak
Medical News Today, diakses 27 Mei 2021
COVID-19 increases black fungus infection risk in India
Hindustan Times, diakses 27 Mei 2021
Black fungus, white fungus, yellow fungus: What we know about post-Covid infections

    register-docotr